INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

"Transportasi Higienis” Jadi Kebutuhan di Era Kenormalan Baru

INSTRAN.org — Penyelenggaraan sistem transportasi higienis menjadi keharusan mengikuti arah perkembangan kenormalan baru. Pemenuhan protokol kesehatan...

Ini Bocoran Skema New Normal di Transportasi Umum

INSTRAN.org - New normal atau kondisi normal yang baru di tengah virus Corona sedang hangat diperbincangkan. Bahkan, hal ini pun sudah digaungkan...

Normal Baru, Organda: Sektor Transportasi Tak Serta-merta Pulih

INSTRAN.org — Organisasi Angkutan Darat menilai para pengusaha angkutan darat mesti melakukan inovasi jasanya guna menyesuaikan dengan normal baru...

Kemenhub Perketat Pengawasan Transportasi Darat

INSTRAN.org - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat pengawasan transportasi darat pascahari raya...

Jika Larangan Mudik Selesai, Transportasi Akan Tetap Dibatasi?

INSTRAN.org - Pemerintah telah melarang mudik sejak 24 April lalu, penjagaan transportasi pun diperketat apalagi untuk ke luar daerah. Hal ini...

  • "Transportasi Higienis” Jadi Kebutuhan di Era Kenormalan Baru

    Thursday, 28 May 2020 11:13
  • Ini Bocoran Skema New Normal di Transportasi Umum

    Thursday, 28 May 2020 10:54
  • Normal Baru, Organda: Sektor Transportasi Tak Serta-merta Pulih

    Wednesday, 27 May 2020 10:16
  • Kemenhub Perketat Pengawasan Transportasi Darat

    Wednesday, 27 May 2020 10:07
  • Jika Larangan Mudik Selesai, Transportasi Akan Tetap Dibatasi?

    Wednesday, 27 May 2020 10:03

Metropolitan

"Transportasi Higienis” Jadi Kebutuhan di Era Kenormalan Baru
Thursday, 28 May 2020
INSTRAN.org — Penyelenggaraan sistem transportasi higienis menjadi keharusan mengikuti arah perkembangan kenormalan baru. Pemenuhan protokol kesehatan menjadi keharusan. Read more...
Ini Bocoran Skema New Normal di Transportasi Umum
Thursday, 28 May 2020
INSTRAN.org - New normal atau kondisi normal yang baru di tengah virus Corona sedang hangat diperbincangkan. Bahkan, hal ini pun sudah digaungkan pemerintah di tengah wabah yang belum surut di... Read more...
Normal Baru, Organda: Sektor Transportasi Tak Serta-merta Pulih
Wednesday, 27 May 2020
INSTRAN.org — Organisasi Angkutan Darat menilai para pengusaha angkutan darat mesti melakukan inovasi jasanya guna menyesuaikan dengan normal baru yang akan berlaku. Read more...
Kemenhub Perketat Pengawasan Transportasi Darat
Wednesday, 27 May 2020
INSTRAN.org - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat pengawasan transportasi darat pascahari raya Idulfitri 1441 Hijriah di perbatasan Bekasi-Karawang... Read more...
Jika Larangan Mudik Selesai, Transportasi Akan Tetap Dibatasi?
Wednesday, 27 May 2020
INSTRAN.org - Pemerintah telah melarang mudik sejak 24 April lalu, penjagaan transportasi pun diperketat apalagi untuk ke luar daerah. Hal ini ditandai dengan diterbitkannya Permenhub Nomor 25 Tahun... Read more...
Jaga Keamanan Penumpang Bus Transjakarta PDF Print E-mail
Friday, 15 March 2019 11:29
INSTRAN.org – Kasus penyerangan penumpang di Halte Transjakarta BKN, Cawang, Jakarta Timur, kemarin menimbulkan ketakutan. 

Pengguna Transjakarta harus meningkatkan kewaspadaan saat berada di halte maupun di dalam bus. Yang perlu didorong, PT Transportasi Jakarta menambah petugas jaga guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang. 

“Tempatkan petugas keamanan di lingkungan publik, khususnya di fasilitas Bus Trans jakarta,” ujar pengamat perkotaan Universitas Trisakti Nirwono Joga kemarin. Menurut dia, semestinya penusukan penumpang di halte bus tidak terjadi jika petugas siaga. 

Jaminan rasa aman perlu dilakukan kepada masyarakat, salah satunya menempatkan petugas dan menyediakan metal detector. Tak hanya fasilitas Transjakarta, kondisi Jakarta juga kerap tidak aman di beberapa titik. Banyak lokasi kurang penerangan jalan. 

Nirwono kemudian mempertanyakan pemasangan 3.000 kamera pengawas/ CCTV saat masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). “Kasus ini menunjukkan CCTV belum berfungsi maksimal, perlu dievaluasi,” ucapnya. 

Kasus penyerangan dengan pisau di halte Transjakarta di lakukan Sudirman, 51, terhadap Erick Marbun. Kapolsek Kramat Jati Kom - pol Nurdin Ar Rahman me - nga takan, pelaku nekat menusuk Erick karena tidak suka dengan korban yang saat me - nunggu bus menyilangkan kakinya seakan-akan mengejek pelaku. 


Menurut dia, pelaku memiliki trauma dengan orangorang yang duduk sambil mengangkat atau menyilangkan kaki. “Seakan-akan merasa terhina seketika timbul perasaan seperti itu,” katanya. 

Polisi masih memeriksa pelaku untuk mendalami peristiwa penusukan. Untuk kor ban saat ini masih menjalani pe ra - watan di Rumah Sakit Sukamto, Kramat Jati, Jakarta Timur karena mengalami luka tusuk. Menurut Santi, saksi di lokasi, saat itu korban tidak sedang melakukan apa-apa. 

Korban sedang duduk kemudian langsung didatangi pelaku. “Jadi orang itu enggak pakai nanya, langsung main tusuk,” kata petugas Transjakarta tersebut. Aksi penusukan pengguna Transjakarta juga pernah menimpa seorang karyawan PT Bo ka Inti yang tengah menunggu di Halte Pintu I, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat. 

Korban ditikam penja hat. Ponselnya raib dibawa bandit jalanan itu. Korban ber nama Sunaryo, 26, yang ngekos di kawasan Blok M, Jakarta Se latan, menderita luka tikam di perut dan langsung dilarikan ke RSAL Mintoharjo. Rentetan teror terhadap Bus Transjakarta sudah terjadi sejak 2011. 

Sekitar 20 insiden perusakan terjadi di halte hingga bus. Kejadian yang paling membahayakan adalah penembakan ke arah Transjakarta Koridor IX Pluit-Pinang Ranti. Bus berpenumpang itu ditembak orang tak dikenal di Halte Pancoran Barat, Gatot Subroto, Jakarta. 

Meski tak ada korban, peristiwa ini membuat penumpangnya trauma. Polisi harus lebih intensifmenjagafasilitasTransjakarta. Selain itu CCTV di lokasi-lokasi sasaran juga harus ditambah. Kemudian pada 5 Agustus 2012 pelaku menyasar empat halte sekaligus, yakni Halte Tebet BKPM, Halte Cawang Ciliwung, halte di sekitar Stasiun Cawang, serta Halte Cawang Otista. 

Pelaku beraksi tengah malam hingga dini hari dan pada hari libur. Diduga kuat pelaku menggunakan senapan angin karena saat peristiwa ber langsung, saksi mata tidak men dengar suara letusan layak nya senjata api. 

Selanjutnya, 16 Agustus 2012, dua halte di Jakarta Selatan rusak akibat lemparan ben - da keras.Halte tersebut adalah Halte Jamsostek, Jalan Gatot Su broto dan Halte Tebet BKPM, Jalan MT Haryono. Kaca de pan loket dan kaca pintu te ngah rusak. Setelah penembakan di hal - te, teror mengarah ke Bus Trans - jakarta. 

Bus berisi pe num pang yang sedang ber henti di Halte Pancoran Barat ditembak hingga kacanya retak. Pada 8 Februari 2014 penumpang dan sopir Trans jakarta mendadak mendengar sua ra tembakan tiga kali. Posisi titik tembakan berada di kaca jendela sebelah kiri dan dua lagi di kaca pintu. 

yan yusuf/ helmi syarif 



Sumber : Koran Sindo, Jumat 15 Maret 2019

http://koran-sindo.com/page/news/2019-03-15/0/13/Jaga_Keamanan_Penumpang_Bus_Transjakarta

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1844
mod_vvisit_counterYesterday3434
mod_vvisit_counterThis week11001
mod_vvisit_counterThis month91349
mod_vvisit_counterAll6775312
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download