INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pakai Tipe Generasi Terbaru, CR400AF

INSTRAN.org - Mengedepankan teknologi terkini, Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan menggunakan kereta cepat generasi terbaru, CR400AF yang merupakan...

Aturan Ojek Online Berlaku Paling Lambat Pekan Depan

INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan aturan perlindungan keselamatan dan perhitungan tarif ojek online (ojol) akan berlaku...

DPRD DKI Anggap LRT Velodrome - Kelapa Gading Merupakan Proyek Gagal

INSTRAN.org - DPRD DKI Jakarta menilai moda transportasi massal berbasis rel ringan atau Light Rail Transit (LRT) adalah proyek gagal. DKI disarankan...

PPD Buka Akses Baru JA dan JR Connexion di Scientia Square Park Summarecon

INSTRAN.org - Akses transportasi darat dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, semakin mudah dengan adanya komitmen layanan...

Didominasi Pemudik Berhenti Sembarangan

INSTRAN.org - Manajemen rest area di ruas jalan tol perlu di sempurnakan agar ideal menampung para pemudik sehingga tidak terjadi lagi antrean...

  • Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pakai Tipe Generasi Terbaru, CR400AF

    Tuesday, 18 June 2019 10:01
  • Aturan Ojek Online Berlaku Paling Lambat Pekan Depan

    Friday, 14 June 2019 11:21
  • DPRD DKI Anggap LRT Velodrome - Kelapa Gading Merupakan Proyek Gagal

    Thursday, 13 June 2019 10:24
  • PPD Buka Akses Baru JA dan JR Connexion di Scientia Square Park Summarecon

    Thursday, 13 June 2019 10:23
  • Didominasi Pemudik Berhenti Sembarangan

    Wednesday, 12 June 2019 14:06

Metropolitan

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pakai Tipe Generasi Terbaru, CR400AF
Tuesday, 18 June 2019
INSTRAN.org - Mengedepankan teknologi terkini, Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan menggunakan kereta cepat generasi terbaru, CR400AF yang merupakan hasil pengembangan tipe CRH380A oleh CRRC Qingdao... Read more...
Aturan Ojek Online Berlaku Paling Lambat Pekan Depan
Friday, 14 June 2019
INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan aturan perlindungan keselamatan dan perhitungan tarif ojek online (ojol) akan berlaku paling lambat pekan depan.  Read more...
DPRD DKI Anggap LRT Velodrome - Kelapa Gading Merupakan Proyek Gagal
Thursday, 13 June 2019
INSTRAN.org - DPRD DKI Jakarta menilai moda transportasi massal berbasis rel ringan atau Light Rail Transit (LRT) adalah proyek gagal. DKI disarankan melaporkan penggunaan Anggaran LRT kepada Komisi... Read more...
PPD Buka Akses Baru JA dan JR Connexion di Scientia Square Park Summarecon
Thursday, 13 June 2019
INSTRAN.org - Akses transportasi darat dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, semakin mudah dengan adanya komitmen layanan transportasi bus. Hal itu ditandai dengan dibukanya... Read more...
Didominasi Pemudik Berhenti Sembarangan
Wednesday, 12 June 2019
INSTRAN.org - Manajemen rest area di ruas jalan tol perlu di sempurnakan agar ideal menampung para pemudik sehingga tidak terjadi lagi antrean kendaraan yang meluber ke bahu jalan.  Read more...
Angkutan Massal Mendesak Dibenahi PDF Print E-mail
Tuesday, 11 June 2019 10:53
Angkutan massal untuk mudik Lebaran mendesak dibenahi agar menarik minat masyarakat. Peminat angkutan umum tinggi asalkan fasilitasnya memadai.

INSTRAN.org - Hingga hari ketiga seusai Lebaran (H+3), jumlah pengguna angkutan umum menurun, tetapi di lain sisi mobil pribadi justru membeludak di Jalan Tol Trans-Jawa. Agar masyarakat mau beralih moda, pemerintah perlu membenahi transportasi publik untuk keperluan mudik Lebaran.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah pengguna angkutan umum pada 2019 sejak 29 Mei (H-7) hingga 9 Juni (H+3) sebanyak 12,73 juta orang atau turun 8,5 persen dibandingkan dengan jumlah pengguna angkutan umum pada periode yang sama tahun 2018 sebanyak 13,9 juta penumpang.

Dari semua moda transportasi, jumlah pengguna pesawat dan angkutan jalan yang merosot tajam. Jumlah penumpang pesawat turun dari 3,5 juta penumpang pada 2018 menjadi 2,5 juta orang pada 2019. Adapun jumlah pengguna angkutan jalan, termasuk bus, turun 13,7 persen, dari 3 juta pengguna pada 2018 menjadi 2,63 juta orang pada 2019.

Kondisi ini terlihat di terminal bus. Di Terminal Kampung Rambutan, misalnya, jumlah penumpang bus yang berangkat mudik pada Lebaran 2019 dari H-7 hingga H-1 sebanyak 82.820 penumpang atau turun ketimbang tahun lalu yang sebanyak 93.400 orang.

Untuk itu, pemerintah didesak membenahi angkutan massal Lebaran. ”Penggunaan angkutan umum memang harus didorong karena kalau terus mengandalkan jalan tol dan kendaraan pribadi, kemacetan akan selalu terjadi,” kata pakar transportasi Institut Teknologi Bandung, Sony Sulaksono, Senin (10/6/2019).

Sony menilai, pemerintah perlu membenahi sejumlah hal untuk mendorong minat masyarakat menggunakan angkutan umum saat mudik. Di sektor angkutan bus, misalnya, pemerintah harus membenahi kondisi dan fasilitas di terminal agar lebih nyaman, termasuk menyediakan tempat parkir sepeda motor yang memadai di terminal.

Selain itu, terminal-terminal besar yang ada di sejumlah kota juga perlu diintegrasikan dengan akses keluar dan masuk jalan tol untuk mempercepat waktu tempuh. Selain bus, kapasitas kereta api juga dapat ditingkatkan dengan cara merampungkan pembangunan rel ganda di jalur selatan Jawa.

Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi Deddy Herlambang mengingatkan, pemerintah seharusnya tidak hanya mengandalkan jalan tol untuk memperlancar arus mudik. Sebab, jalan tol tetap berpotensi macet karena tingginya pertumbuhan kendaraan pribadi.

Oleh karena itu, Deddy menyatakan, pemerintah semestinya memberikan fasilitas untuk menarik minat masyarakat menggunakan angkutan umum.

Kendaraan di jalan tol
Di sisi lain, volume kendaraan pribadi membeludak saat arus mudik dan balik Lebaran sehingga memicu kepadatan di Jalan Tol Trans-Jawa. Kemacetan terparah terjadi pada Minggu (9/6) siang hingga Senin dini hari yang kebanyakan dipicu akibat antrean kendaraan ke tempat istirahat.

Pada Minggu malam sekitar pukul 22.30, perjalanan dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju Semanggi, Jakarta, dengan jarak sekitar 80 kilometer, misalnya, ditempuh selama 4,5 jam, sedangkan pada hari biasa sekitar 2 jam.

Berdasarkan data PT Jasa Marga, jumlah kendaraan yang keluar Jakarta saat mudik dengan melintasi GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi dari H-7 hingga H-1 mencapai 1,2 juta unit. Adapun jumlah kendaraan pada saat arus balik dari H+1 hingga H+3 mencapai 719.654 kendaraan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui, salah satu penyumbang kepadatan di jalur mudik adalah kendaraan pribadi. Untuk itu, tahun depan pihaknya akan memprioritaskan fasilitas angkutan massal.

”Mungkin yang dapat dilakukan dalam jangka setahun mendatang adalah perbaikan fasilitas di moda bus dan kereta api,” ujar Budi Karya, seraya menyebutkan, peminat angkutan umum tahun ini naik.

Pada Senin sore, lalu lintas arus balik sudah mulai lancar. Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Inspektur Jenderal Refdi Andri menyatakan, puncak arus balik terjadi pada H+4 atau hari Minggu kemarin. Untuk itu, rekayasa lalu lintas, termasuk sistem satu arah, tidak diberlakukan lagi.

”Kami perkirakan, pemudik masih akan kembali ke Jakarta dalam satu hari hingga lima hari ke depan,” kata Refdi Andri di Cikampek.

Secara terpisah, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengapresiasi keberlangsungan mudik Lebaran 2019. Sebab, mudik tahun ini lebih baik daripada tahun lalu dilihat dari jumlah kecelakaan yang berkurang.

Berdasarkan data Polri, jumlah kecelakaan dari H-7 hingga H+3 Lebaran 2019 sebanyak 529 kejadian, turun sebanyak 65 persen dibandingkan dengan tahun 2018 yang sebanyak 1.491 kejadian.

(DIV/HRS/FRD/DVD/SKA/AIN/TAM/EDN/NAD/ARN/RTG/DIT/DKA/NCA)


Sumber : Kompas, Selasa 11 Juni 2019

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2163
mod_vvisit_counterYesterday3015
mod_vvisit_counterThis week5178
mod_vvisit_counterThis month73829
mod_vvisit_counterAll5640535
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download