INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

Bajaj Diusulkan Gantikan Peran Ojek Online Saat New Normal

INSTRAN.org - Pengamat Transportasi sekaligus Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno...

New Normal, Bentor dan Bajaj Diusulkan Jadi Pengganti Ojol

INSTRAN.org - Bentor, kendaraan roda tiga dengan gandengan samping atau sespan diusulkan pengamat transportasi agar dikembangkan pemerintah sebagai...

Pengamat: Berpotensi Celaka, Sekat Plastik Ojol Perlu Uji SNI

INSTRAN.org - Sekat plastik buatan ojek online (ojol) untuk persiapan antar penumpang saat new normal mendapat respons dari pengamat transportasi....

Dilema Angkutan Ojek Di Era New Normal

INSTRAN.org - Sebetulnya saat kenormalan baru itu, physicall distancing atau jaga jarak tetap harus ditegakkan. Jika kemudian ojek daring (online)...

Pengamat: Larangan Ojol Bawa Penumpang Perparah Kemacetan DKI

INSTRAN.org - Pengamat transportasi Darmaningtyas menilai keputusan pemerintah melarang jasa ojek online (ojol) dan konvensional mengangkut penumpang...

  • Bajaj Diusulkan Gantikan Peran Ojek Online Saat New Normal

    Wednesday, 03 June 2020 11:29
  • New Normal, Bentor dan Bajaj Diusulkan Jadi Pengganti Ojol

    Wednesday, 03 June 2020 10:10
  • Pengamat: Berpotensi Celaka, Sekat Plastik Ojol Perlu Uji SNI

    Wednesday, 03 June 2020 10:05
  • Dilema Angkutan Ojek Di Era New Normal

    Tuesday, 02 June 2020 15:47
  • Pengamat: Larangan Ojol Bawa Penumpang Perparah Kemacetan DKI

    Tuesday, 02 June 2020 10:41

Metropolitan

Bajaj Diusulkan Gantikan Peran Ojek Online Saat New Normal
Wednesday, 03 June 2020
INSTRAN.org - Pengamat Transportasi sekaligus Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno, menilai pemerintah untuk menata atau merancang... Read more...
New Normal, Bentor dan Bajaj Diusulkan Jadi Pengganti Ojol
Wednesday, 03 June 2020
INSTRAN.org - Bentor, kendaraan roda tiga dengan gandengan samping atau sespan diusulkan pengamat transportasi agar dikembangkan pemerintah sebagai pengganti ojek online (ojol) dan ojek konvensional... Read more...
Pengamat: Berpotensi Celaka, Sekat Plastik Ojol Perlu Uji SNI
Wednesday, 03 June 2020
INSTRAN.org - Sekat plastik buatan ojek online (ojol) untuk persiapan antar penumpang saat new normal mendapat respons dari pengamat transportasi. Barang untuk partisi pengemudi dan penumpang itu... Read more...
Dilema Angkutan Ojek Di Era New Normal
Tuesday, 02 June 2020
INSTRAN.org - Sebetulnya saat kenormalan baru itu, physicall distancing atau jaga jarak tetap harus ditegakkan. Jika kemudian ojek daring (online) boleh beroperasi, meski membawa helm sendiri... Read more...
Pengamat: Larangan Ojol Bawa Penumpang Perparah Kemacetan DKI
Tuesday, 02 June 2020
INSTRAN.org - Pengamat transportasi Darmaningtyas menilai keputusan pemerintah melarang jasa ojek online (ojol) dan konvensional mengangkut penumpang dalam new normal akan memperparah kemacetan... Read more...
Covid-19 Menyerang Semua Aspek, Pemda Didorong Berhati-hati Gunakan Anggaran PDF Print E-mail
Friday, 22 May 2020 11:47
INSTRAN.org - Pandemi Covid-19 membuat semua sektor terdampak, yaitu dalam bentuk kegiatan atau aktivitas setiap sektor yang kini berkurang jauh. Setiap pemerintah daerah sebaiknya tidak mengalokasikan seluruh anggaran daerah untuk Covid-19, tetapi menyisakan sebagian untuk tetap bisa membangun dan membuat masyarakat terlibat dalam pembangunan sehingga sektor-sektor ekonomi ikut bergerak.

Lilik Kurniawan, Deputi Bidang Pencegahan BNPB Satgas Penanggulangan Covid-19, dalam seminar daring nasional bertajuk ”Pandemi Covid-19, PSBB, dan Larangan Mudik terhadap Kondisi Ekonomi Daerah” yang digelar Kelompok Keahlian Transportasi dan Laboratorium Jalan Raya, Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (20/5/2020), menjelaskan, Covid-19 bukan hanya masalah kesehatan, melainkan juga masalah ekonomi, sosial, budaya, dan ketahanan pangan.

Dalam pantauan Satgas Penanggulangan Covid-19, persebaran Covid-19 yang di Indonesia sudah dinyatakan sebagai bencana nasional oleh Presiden Joko Widodo pada 13 April 2020 memunculkan banyak dampak. Dari sektor ketenagakerjaan saja, dari dua skenario yang dijelaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani, ada potensi munculnya jutaan pengangguran dan kemiskinan.

Dari skenario sangat berat, jumlah pengangguran akan bertambah 5,23 juta orang. Sementara angka kemiskinan bertambah 3,78 juta orang. Dari skenario berat, jumlah pengangguran bertambah 2,92 juta orang. Sementara kemiskinan bertambah 1,16 juta orang.

Angka-angka itu, lanjut Lilik, muncul akibat banyak sektor dunia usaha yang terganggu. Mulai dari kegiatan pariwisata, industri, manufaktur, perdagangan, hingga ketahanan pangan. Juga karena terhambatnya pembangunan di daerah-daerah.

Apabila dicermati lebih jauh, lanjut Lilik, dari survei yang dilakukan sebuah organisasi nonprofit (NGO), di level masyarakat mulai banyak yang kehilangan mata pencarian, kehilangan pekerjaan, serta ada yang kehilangan setengah dari penghasilan.

”Pandemi juga sudah berdampak di sektor pendidikan dan kesehatan,” ucap Lilik.

Djarot Tri Wardhono, Kepala Bagian Pentarifan dan Pelaporan, Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan, menjelaskan, adanya pandemi, akhirnya membuat sejumlah daerah mengajukan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Langkah itu lalu diikuti pembatasan layanan angkutan umum, baik di dalam kota maupun antarkota.

Jumlah penumpang, baik angkutan bus, kereta, kapal laut, maupun kapal terbang, terus menurun sebagai dampak dari adanya aturan pembatasan perjalanan.

Darmaningtyas dari Institut Studi Transportasi (Instran) memaparkan, dampak dari aturan-aturan juga larangan dari Kemenhub, saat ini sudah berdampak langsung kepada para pengusaha angkutan dan pengemudi.

Dari data Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) pusat, saat ini ada 1,3 juta pengemudi yang terdampak. Mereka sudah tidak bisa berkegiatan karena adanya sejumlah aturan yang membatasi pergerakan transportasi, khususnya transportasi manusia.

”Ini sampai hari ini belum ada skema subsidi dan bantuan kepada para pengemudi,” jelasnya.

Hal demikian juga dirasakan para operator angkutan ataupun pengusaha transportasi. ”Selama tidak beroperasi, ya, seharusnya ada kompensasi yang diberikan kepada para operator yang tidak beroperasi karena larangan. Minimal untuk bertahan,” jelas Darmaningtyas.

Seharusnya, ujar Darmaningtyas, pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, mulai memikirkan adanya skema bantuan, baik kepada pengemudi maupun pengusaha transportasi.

Eddy Suratman, Guru Besar Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan, dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan, dampak dari adanya pandemi Covid-19 akan membuat pertumbuhan ekonomi nasional juga terganggu. Indonesia juga mengalami defisit APBN.

Di tengah persoalan yang terjadi, pemerintah juga meminta setiap daerah untuk mengalokasikan anggaran daerah untuk Covid-19. Namun, Eddy berpandangan, Covid-19 sudah mengganggu perekonomian. Supaya ekonomi tetap tumbuh, tetap bergerak, sebaiknya daerah tidak mengalokasikan seluruh anggaran daerah untuk kesehatan dan penyelamatan.

”Sebagian kesehatan dan sebagian sisanya untuk menjalankan pembangunan, misalnya membangun jalan. Dengan demikian, kegiatan ekonomi yang terkait dengan pembangunan tetap ada,” katanya.

Namun, dalam diskusi itu juga disepakati, sebaiknya semua patuh dan taat pada protokol kesehatan Covid-19 supaya rantai persebaran terputus. Apalagi sampai hari ini vaksin Covid-19 belum ada.


Sumber : Kompas, 21 Mei 2020

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2622
mod_vvisit_counterYesterday2667
mod_vvisit_counterThis week8130
mod_vvisit_counterThis month8130
mod_vvisit_counterAll6797312
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download