INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

Mencari Solusi Benahi Transportasi di Jabodetabek

INSTRAN.org - Tata kelola transportasi menjadi permasalahan krusial di berbagai daerah. Utamanya di kota-kota besar dan sibuk seperti Jakarta.

Kendaraan Listrik Akan Melejit, Ini Kata Operator Transportasi

INSTRAN.org - Sejumlah operator transportasi umum satu suara soal kendaraan listrik, khususnya untuk angkutan umum. Mereka menilai sarana transportasi...

Menhub: Kita Harus Move On, Dorong Transportasi yang Menjunjung Protokol Kesehatan

INSTRAN.org - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan pandemi COVID-19 mengancam kebangkrutan industri penerbangan, terutama...

Rencana Gojek Grab 'Merger', Instran: Ada Risiko Monopoli

INSTRAN.org - Institut Studi Transportasi atau Instran menilai rencana pemerintah provinsi DKI Jakarta menggabungkan layanan transportasi daring Grab...

Pemerintah Kembangkan Fasilitas Stasiun KRL Pondok Ranji, Apa Saja?

INSTRAN.org - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan bersama dengan PT Kereta Api Indonesia...

  • Mencari Solusi Benahi Transportasi di Jabodetabek

    Thursday, 13 August 2020 12:10
  • Kendaraan Listrik Akan Melejit, Ini Kata Operator Transportasi

    Thursday, 13 August 2020 12:00
  • Menhub: Kita Harus Move On, Dorong Transportasi yang Menjunjung Protokol Kesehatan

    Wednesday, 12 August 2020 10:48
  • Rencana Gojek Grab 'Merger', Instran: Ada Risiko Monopoli

    Wednesday, 12 August 2020 10:38
  • Pemerintah Kembangkan Fasilitas Stasiun KRL Pondok Ranji, Apa Saja?

    Tuesday, 11 August 2020 09:50

Metropolitan

Mencari Solusi Benahi Transportasi di Jabodetabek
Thursday, 13 August 2020
INSTRAN.org - Tata kelola transportasi menjadi permasalahan krusial di berbagai daerah. Utamanya di kota-kota besar dan sibuk seperti Jakarta. Read more...
Kendaraan Listrik Akan Melejit, Ini Kata Operator Transportasi
Thursday, 13 August 2020
INSTRAN.org - Sejumlah operator transportasi umum satu suara soal kendaraan listrik, khususnya untuk angkutan umum. Mereka menilai sarana transportasi bertenaga setrum makin penting untuk mengurangi... Read more...
Menhub: Kita Harus Move On, Dorong Transportasi yang Menjunjung Protokol Kesehatan
Wednesday, 12 August 2020
INSTRAN.org - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan pandemi COVID-19 mengancam kebangkrutan industri penerbangan, terutama maskapai. Read more...
Rencana Gojek Grab 'Merger', Instran: Ada Risiko Monopoli
Wednesday, 12 August 2020
INSTRAN.org - Institut Studi Transportasi atau Instran menilai rencana pemerintah provinsi DKI Jakarta menggabungkan layanan transportasi daring Grab dan Gojek ke dalam satu aplikasi super (super... Read more...
Pemerintah Kembangkan Fasilitas Stasiun KRL Pondok Ranji, Apa Saja?
Tuesday, 11 August 2020
INSTRAN.org - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan bersama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan PT Jaya Real Property Tbk... Read more...
Covid-19 Menyerang Semua Aspek, Pemda Didorong Berhati-hati Gunakan Anggaran PDF Print E-mail
Friday, 22 May 2020 11:47
INSTRAN.org - Pandemi Covid-19 membuat semua sektor terdampak, yaitu dalam bentuk kegiatan atau aktivitas setiap sektor yang kini berkurang jauh. Setiap pemerintah daerah sebaiknya tidak mengalokasikan seluruh anggaran daerah untuk Covid-19, tetapi menyisakan sebagian untuk tetap bisa membangun dan membuat masyarakat terlibat dalam pembangunan sehingga sektor-sektor ekonomi ikut bergerak.

Lilik Kurniawan, Deputi Bidang Pencegahan BNPB Satgas Penanggulangan Covid-19, dalam seminar daring nasional bertajuk ”Pandemi Covid-19, PSBB, dan Larangan Mudik terhadap Kondisi Ekonomi Daerah” yang digelar Kelompok Keahlian Transportasi dan Laboratorium Jalan Raya, Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (20/5/2020), menjelaskan, Covid-19 bukan hanya masalah kesehatan, melainkan juga masalah ekonomi, sosial, budaya, dan ketahanan pangan.

Dalam pantauan Satgas Penanggulangan Covid-19, persebaran Covid-19 yang di Indonesia sudah dinyatakan sebagai bencana nasional oleh Presiden Joko Widodo pada 13 April 2020 memunculkan banyak dampak. Dari sektor ketenagakerjaan saja, dari dua skenario yang dijelaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani, ada potensi munculnya jutaan pengangguran dan kemiskinan.

Dari skenario sangat berat, jumlah pengangguran akan bertambah 5,23 juta orang. Sementara angka kemiskinan bertambah 3,78 juta orang. Dari skenario berat, jumlah pengangguran bertambah 2,92 juta orang. Sementara kemiskinan bertambah 1,16 juta orang.

Angka-angka itu, lanjut Lilik, muncul akibat banyak sektor dunia usaha yang terganggu. Mulai dari kegiatan pariwisata, industri, manufaktur, perdagangan, hingga ketahanan pangan. Juga karena terhambatnya pembangunan di daerah-daerah.

Apabila dicermati lebih jauh, lanjut Lilik, dari survei yang dilakukan sebuah organisasi nonprofit (NGO), di level masyarakat mulai banyak yang kehilangan mata pencarian, kehilangan pekerjaan, serta ada yang kehilangan setengah dari penghasilan.

”Pandemi juga sudah berdampak di sektor pendidikan dan kesehatan,” ucap Lilik.

Djarot Tri Wardhono, Kepala Bagian Pentarifan dan Pelaporan, Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan, menjelaskan, adanya pandemi, akhirnya membuat sejumlah daerah mengajukan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Langkah itu lalu diikuti pembatasan layanan angkutan umum, baik di dalam kota maupun antarkota.

Jumlah penumpang, baik angkutan bus, kereta, kapal laut, maupun kapal terbang, terus menurun sebagai dampak dari adanya aturan pembatasan perjalanan.

Darmaningtyas dari Institut Studi Transportasi (Instran) memaparkan, dampak dari aturan-aturan juga larangan dari Kemenhub, saat ini sudah berdampak langsung kepada para pengusaha angkutan dan pengemudi.

Dari data Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) pusat, saat ini ada 1,3 juta pengemudi yang terdampak. Mereka sudah tidak bisa berkegiatan karena adanya sejumlah aturan yang membatasi pergerakan transportasi, khususnya transportasi manusia.

”Ini sampai hari ini belum ada skema subsidi dan bantuan kepada para pengemudi,” jelasnya.

Hal demikian juga dirasakan para operator angkutan ataupun pengusaha transportasi. ”Selama tidak beroperasi, ya, seharusnya ada kompensasi yang diberikan kepada para operator yang tidak beroperasi karena larangan. Minimal untuk bertahan,” jelas Darmaningtyas.

Seharusnya, ujar Darmaningtyas, pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, mulai memikirkan adanya skema bantuan, baik kepada pengemudi maupun pengusaha transportasi.

Eddy Suratman, Guru Besar Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan, dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan, dampak dari adanya pandemi Covid-19 akan membuat pertumbuhan ekonomi nasional juga terganggu. Indonesia juga mengalami defisit APBN.

Di tengah persoalan yang terjadi, pemerintah juga meminta setiap daerah untuk mengalokasikan anggaran daerah untuk Covid-19. Namun, Eddy berpandangan, Covid-19 sudah mengganggu perekonomian. Supaya ekonomi tetap tumbuh, tetap bergerak, sebaiknya daerah tidak mengalokasikan seluruh anggaran daerah untuk kesehatan dan penyelamatan.

”Sebagian kesehatan dan sebagian sisanya untuk menjalankan pembangunan, misalnya membangun jalan. Dengan demikian, kegiatan ekonomi yang terkait dengan pembangunan tetap ada,” katanya.

Namun, dalam diskusi itu juga disepakati, sebaiknya semua patuh dan taat pada protokol kesehatan Covid-19 supaya rantai persebaran terputus. Apalagi sampai hari ini vaksin Covid-19 belum ada.


Sumber : Kompas, 21 Mei 2020

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday584
mod_vvisit_counterYesterday4339
mod_vvisit_counterThis week25484
mod_vvisit_counterThis month49158
mod_vvisit_counterAll7028702
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download