INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

Menhub Dukung Kolaborasi Pentahelix untuk Berikan Solusi Pemulihan Bisnis Sektor Transportasi

INSTRAN.org - Jakarta Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan upaya kolaborasi pentahelix yang melibatkan stakeholder, akademisi,...

Dilema transportasi umum di era COVID-19

INSTRAN.org - Transportasi umum menghadapi dilema selama pandemi COVID-19 merajalela. Di satu sisi, digalakkan untuk mengurangi kemacetan dan menjaga...

Isu Merger Gojek-Grab dan Potensi Pelanggaran Persaingan Usaha

INSTRAN.org - Isu penggabungan usaha (merger) antara raksasa ojek daring di Indonesia, Gojek dan Grab, kembali mencuat. Melansir Financial Times,...

Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

INSTRAN.org - Operasi yustisi yang melibatkan Ditlantas Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) juga menyorot kepatuhan angkutan umum.

Konsep Bus Rapid Transit (BRT) di Luar Jakarta Masih Belum Tepat

INSTRAN.org – Institut Studi Transportasi (Instran) menilai sistem operasi bus sebagai angkutan massal perkotaan dengan sistem BRT (Bus Rapid Transit)...

  • Menhub Dukung Kolaborasi Pentahelix untuk Berikan Solusi Pemulihan Bisnis Sektor Transportasi

    Friday, 25 September 2020 10:09
  • Dilema transportasi umum di era COVID-19

    Friday, 25 September 2020 09:59
  • Isu Merger Gojek-Grab dan Potensi Pelanggaran Persaingan Usaha

    Thursday, 24 September 2020 09:54
  • Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

    Wednesday, 23 September 2020 13:52
  • Konsep Bus Rapid Transit (BRT) di Luar Jakarta Masih Belum Tepat

    Wednesday, 23 September 2020 10:06

Metropolitan

Menhub Dukung Kolaborasi Pentahelix untuk Berikan Solusi Pemulihan Bisnis Sektor Transportasi
Friday, 25 September 2020
INSTRAN.org - Jakarta Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan upaya kolaborasi pentahelix yang melibatkan stakeholder, akademisi, komunitas, masyarakat dan media dapat memberikan... Read more...
Dilema transportasi umum di era COVID-19
Friday, 25 September 2020
INSTRAN.org - Transportasi umum menghadapi dilema selama pandemi COVID-19 merajalela. Di satu sisi, digalakkan untuk mengurangi kemacetan dan menjaga langit tetap cerah, bersih, dan sehat, di sisi... Read more...
Isu Merger Gojek-Grab dan Potensi Pelanggaran Persaingan Usaha
Thursday, 24 September 2020
INSTRAN.org - Isu penggabungan usaha (merger) antara raksasa ojek daring di Indonesia, Gojek dan Grab, kembali mencuat. Melansir Financial Times, diskusi itu berlanjut usai kedua perusahaan... Read more...
Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut
Wednesday, 23 September 2020
INSTRAN.org - Operasi yustisi yang melibatkan Ditlantas Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) juga menyorot kepatuhan angkutan umum. Read more...
Konsep Bus Rapid Transit (BRT) di Luar Jakarta Masih Belum Tepat
Wednesday, 23 September 2020
INSTRAN.org – Institut Studi Transportasi (Instran) menilai sistem operasi bus sebagai angkutan massal perkotaan dengan sistem BRT (Bus Rapid Transit) di daerah lain di luar DKI Jakarta belum... Read more...
Mencari Solusi Benahi Transportasi di Jabodetabek PDF Print E-mail
Thursday, 13 August 2020 12:10
INSTRAN.org - Tata kelola transportasi menjadi permasalahan krusial di berbagai daerah. Utamanya di kota-kota besar dan sibuk seperti Jakarta.

Sebagai pusat ekonomi Indonesia, Jakarta yang menjadi magnet tersendiri buat banyak orang untuk berbondong-bondong mengadu nasib. Sayangnya, kepadatan Jakarta saat ini tak dibarengi dengan fasilitas memadai dalam pengelolaan transportasi.

Angkutan umum yang aman, nyaman, cepat dan terintegrasi dengan wilayah penyangga, masih sangat terbatas. Alhasil, banyak orang memilih membawa kendaraan pribadi karena tidak mau repot.

Tentu saja dampak yang terjadi, volume kendaraan baik roda empat dan roda dua terus meningkat. Jakarta kini menjadi macet.

Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio, menilai ada empat persoalan utama terkait angkutan umum di perkotaan. Yaitu gagalnya negara dalam melaksanakan Keluarga Berencana (KB), gagalnya negara mengatur tata ruang, pengembangan transportasi perkotaan yang tidak sesuai dengan kebutuhan, dan implementasi kebijakan yang tidak komprehensif.

"Aturannya sudah banyak sekali. Cuma, selalu aturan satu dengan lainnya baik di sektor yang sama maupun di beda sektor itu selalu ambigu. Hampir 90 persen selalu ambigu. Kedua, banyak kecuali-kecualinya. Ketiga, sanksinya tidak jalan. Sanksi kan hanya boleh di undang-undang dan di perda. Nah ini enggak jalan. Sehingga, ya bisnis tambah kacau, tambah manusia, tambah segala macam, dan muncullah (transportasi) online yang tidak mau dibilang sebagai transportasi pelat kuning," ujar Agus saat menjadi pembicara dalam diskusi virtual yang digelar Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek secara virtual, Rabu (12/8).

Untuk menangani persoalan-persoalan yang telah ia sebutkan sebelumnya, Agus menyertakan beberapa solusi yang menurutnya bisa diterapkan. Salah satunya, menghindari pembangunan transportasi umum di luar yang telah disepakati dan melakukan pembatasan kendaraan pribadi.

Ditambahkan pengamat transportasi, Djoko Setyowarno, pengelolaan transportasi umum di kota besar akan berhasil bila di setiap pembangunan perumahan juga memikirkan pembangunan alur transportasi umum.

"Saya di Semarang, itu perumahan cukup besar namanya Banyumanik. Itu busnya besar-besar. Tapi sekarang dimasukin bus besar itu katanya enggak boleh, katanya buat macet. Padahal jalannya sama. Karena apa? Karena jalannya sudah diisi untuk kendaraan bermotor, untuk parkir. Nah itu yang jadi masalah," jelasnya.

Menurutnya pembangunan transportasi umum di setiap pembangunan kawasan perumahan merupakan hal yang wajib. Sebab jika tidak dibuat demikian, akses jalan menuju ke perumahan-perumahan tersebut menjadi kecil dan hanya sekitar 3-4 meter dan itu akan dikuasai kendaraan pribadi.

Ia juga berharap pemerintah daerah ikut mendukung pembentukan angkutan umum regional dan pengembangan transportasi lokal.

Djoko juga mengajak kalangan akademisi untuk ikut membantu menyelesaikan masalah transportasi ini berbasis daerah. Misalnya UI menangani wilayah Depok, Trisakti menangani wilayah Jakarta, dan ITB menangani wilayah Bandung.


Sumber : Merdeka.com, 12 Agustus 2020

https://www.merdeka.com/jakarta/mencari-solusi-benahi-transportasi-di-jabodetabek.html

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday276
mod_vvisit_counterYesterday1006
mod_vvisit_counterThis week276
mod_vvisit_counterThis month37964
mod_vvisit_counterAll7098148
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download