INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet Dunia Karena PSBB

INSTRAN.org - DKI Jakarta keluar dari daftar 10 kota termacet dunia. Jakarta kini menempati peringkat ke-31 kota-kota dengan trafik lalu lintas...

Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet, Ini 2 Kebijakan Anies yang Layak Diapresiasi

INSTRAN.org - DKI Jakarta tidak lagi masuk dalam 10 kota termacet dunia versi Tom Tom. Hal itu memang bisa diperdebatkan lantaran survey dilakukan...

Menimbang Akuisisi Sebelum Integrasi

INSTRAN.org — Pemerintah berencana mempercepat pengintegrasian moda transportasi publik yang beroperasi di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang,...

Kenaikan Tarif Sejumlah Ruas Tol di Tengah Pandemi Dinilai Tak Tepat

INSTRAN.org - Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran), Deddy Herlambang menilai kenaikan tarif ruas tol di beberapa lokasi yang...

Keamanan dan integrasi, kunci utama transportasi umum kala pandemi

INSTRAN.org - Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia, Harya S. Dillon, Ph.D., mengatakan bahwa terdapat dua hal penting yang harus...

  • Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet Dunia Karena PSBB

    Tuesday, 19 January 2021 12:02
  • Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet, Ini 2 Kebijakan Anies yang Layak Diapresiasi

    Tuesday, 19 January 2021 11:18
  • Menimbang Akuisisi Sebelum Integrasi

    Tuesday, 19 January 2021 10:48
  • Kenaikan Tarif Sejumlah Ruas Tol di Tengah Pandemi Dinilai Tak Tepat

    Monday, 18 January 2021 10:02
  • Keamanan dan integrasi, kunci utama transportasi umum kala pandemi

    Friday, 15 January 2021 10:38

Metropolitan

Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet Dunia Karena PSBB
Tuesday, 19 January 2021
INSTRAN.org - DKI Jakarta keluar dari daftar 10 kota termacet dunia. Jakarta kini menempati peringkat ke-31 kota-kota dengan trafik lalu lintas terpadat di dunia. Akan tetapi hal itu bisa dicapai... Read more...
Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet, Ini 2 Kebijakan Anies yang Layak Diapresiasi
Tuesday, 19 January 2021
INSTRAN.org - DKI Jakarta tidak lagi masuk dalam 10 kota termacet dunia versi Tom Tom. Hal itu memang bisa diperdebatkan lantaran survey dilakukan pada 2020, di mana banyak kegiatan masyarakat... Read more...
Menimbang Akuisisi Sebelum Integrasi
Tuesday, 19 January 2021
INSTRAN.org — Pemerintah berencana mempercepat pengintegrasian moda transportasi publik yang beroperasi di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Saat ini pemerintah... Read more...
Kenaikan Tarif Sejumlah Ruas Tol di Tengah Pandemi Dinilai Tak Tepat
Monday, 18 January 2021
INSTRAN.org - Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran), Deddy Herlambang menilai kenaikan tarif ruas tol di beberapa lokasi yang berlaku mulai hari ini sangat tidak laik. Sebab,... Read more...
Keamanan dan integrasi, kunci utama transportasi umum kala pandemi
Friday, 15 January 2021
INSTRAN.org - Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia, Harya S. Dillon, Ph.D., mengatakan bahwa terdapat dua hal penting yang harus diperhatikan pelaku pelayanan transportasi umum di... Read more...
Jumlah Angkutan Umum Pakai Premium di Jakarta Kurang dari 10 Persen PDF Print E-mail
Wednesday, 18 November 2020 14:18
INSTRAN.org - Kepala Seksi Pengendalian Operasi (Kasidal Ops) Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat, M Wildan Anwar mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong penggunaan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) ramah lingkungan oleh transportasi umum di ibu kota sejak tiga tahun terakhir.

Alhasil, kini tersisa kurang dari 10 persen total angkot yang masih menggunakan BBM jenis Premium atau bensin dengan nilai oktan riset (Research Octane Number/ RON) 88 di seluruh wilayah ibu kota.

"Pemprov DKI terus mendukung program BBM ramah lingkungan berkualitas tinggi sesuai aturan pemerintah. Seperti, angkutan umum yang bersolar pakai Pertamina Dex dan untuk jenis Bensin (Premium) pakai Pertamax. Ini 3 tahun kita berjalan di lingkungan Pemda DKI Jakarta. Sehingga kalangan angkot tidak lebih dari 10 persen total yang pakai Premium," ujar dia dalam webinar bertema "Mewujudkan Kualitas Udara dengan BBM Ramah Lingkungan di Era Transisi Normal Baru", Rabu (18/11).

Dia menjelaskan, kebijakan Pemda DKI Jakarta tersebut bertujuan untuk meminimalisir pencemaran udara di seluruh wilayah ibu kota. Salah satunya dengan mendorong konsumsi BBM yang memiliki kandungan RON di atas 90 persen bagi transportasi umum.

"Sekarang sektor transportasi umum TansJakarta atau Jak Lingko telah menggunakan BBM berkualitas tinggi baik Pertamax atau Dex yang kandungan RON nya di atas 90 persen," paparnya.

Tak hanya itu, Pemda DKI juga berkolaborasi dengan Dishub DKI untuk mendorong peningkatan uji kir oleh transportasi umum. Antara lain di Balai PKB Ujung Menteng (Jakarta Timur), Balai PKB Cilincing (Jakarta Utara) dan Balai PKB Pulogadung (Jakarta Timur).

"Hasilnya dari 40.000 kendaraan umum yang melakukan uji kir. Diketahui hanya 1,60 persen kendaraan tidak lulus uji kir," tutupnya.


Sumber : Merdeka.com, 18 November 2020

https://www.merdeka.com/uang/jumlah-angkutan-umum-pakai-premium-di-jakarta-kurang-dari-10-persen.html

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1687
mod_vvisit_counterYesterday2862
mod_vvisit_counterThis week7441
mod_vvisit_counterThis month57112
mod_vvisit_counterAll7270082
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download