INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

Keamanan dan integrasi, kunci utama transportasi umum kala pandemi

INSTRAN.org - Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia, Harya S. Dillon, Ph.D., mengatakan bahwa terdapat dua hal penting yang harus...

Menimbang Untung-Rugi Kenaikan Tarif Tol Saat Daya Beli Lemah

INSTRAN.org -  PT Jasa Marga (Persero) Tbk menaikkan tarif enam ruas tol mulai 17 Januari mendatang. Kenaikan tersebut terjadi pada tol Jakarta Outer...

Kota Tangerang Punya Angkutan Umum Terbaru untuk Urai Kemacetan

INSTRAN.org - Dalam rangka memberikan kenyamanan, kemudahan bertransportasi, Pemerintah Kota Tangerang melaunching Bus Rapid Transit (BRT) Kota...

8 Aturan Terbaru Keluar-Masuk Jakarta Naik Transportasi Umum Saat PPKM

INSTRAN.org – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang...

PSBB Jakarta, Ini Isi Aturan Ojek Boleh Bawa Penumpang

INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memberlakukan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) secara ketat. 

  • Keamanan dan integrasi, kunci utama transportasi umum kala pandemi

    Friday, 15 January 2021 10:38
  • Menimbang Untung-Rugi Kenaikan Tarif Tol Saat Daya Beli Lemah

    Friday, 15 January 2021 10:27
  • Kota Tangerang Punya Angkutan Umum Terbaru untuk Urai Kemacetan

    Thursday, 14 January 2021 12:41
  • 8 Aturan Terbaru Keluar-Masuk Jakarta Naik Transportasi Umum Saat PPKM

    Wednesday, 13 January 2021 10:27
  • PSBB Jakarta, Ini Isi Aturan Ojek Boleh Bawa Penumpang

    Tuesday, 12 January 2021 11:20

Metropolitan

Keamanan dan integrasi, kunci utama transportasi umum kala pandemi
Friday, 15 January 2021
INSTRAN.org - Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia, Harya S. Dillon, Ph.D., mengatakan bahwa terdapat dua hal penting yang harus diperhatikan pelaku pelayanan transportasi umum di... Read more...
Menimbang Untung-Rugi Kenaikan Tarif Tol Saat Daya Beli Lemah
Friday, 15 January 2021
INSTRAN.org -  PT Jasa Marga (Persero) Tbk menaikkan tarif enam ruas tol mulai 17 Januari mendatang. Kenaikan tersebut terjadi pada tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan sejumlah ruas tol Trans... Read more...
Kota Tangerang Punya Angkutan Umum Terbaru untuk Urai Kemacetan
Thursday, 14 January 2021
INSTRAN.org - Dalam rangka memberikan kenyamanan, kemudahan bertransportasi, Pemerintah Kota Tangerang melaunching Bus Rapid Transit (BRT) Kota Tangerang koridor 4 dengan jumlah 9 unit bus yang... Read more...
8 Aturan Terbaru Keluar-Masuk Jakarta Naik Transportasi Umum Saat PPKM
Wednesday, 13 January 2021
INSTRAN.org – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlaku di Jawa dan Bali pada 11-25 Januari... Read more...
PSBB Jakarta, Ini Isi Aturan Ojek Boleh Bawa Penumpang
Tuesday, 12 January 2021
INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memberlakukan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) secara ketat.  Read more...
Stasiun Palmerah Ditata, Akan Ada Selter Bus dan Ojol, Pelintasan Sebidang Ditutup Permanen PDF Print E-mail
Tuesday, 01 December 2020 11:18
INSTRAN.org - Penataan tahap kedua Stasiun Palmera, Jakarta Pusat, sudah dimulai. Melalui penataan ini, stasiun kereta rel listrik (KRL) yang terletak di kawasan Gelora itu diharapkan bisa makin terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain. 

Penataan itu juga diharapkan bisa menjadi solusi atas kemacetan yang kerap terjadi di area tersebut. 

Direktur Utama PT Moda Integrasi dan Transportasi Jabodetabek (MITJ) Tuhiyat mengatakan, ada sejumlah hal yang akan dikerjakan dalam penataan itu. Salah satunya adalah pembangunan selter untuk bus, angkot, dan ojek online.

Selter gunakan lahan DPR 

Ia memastikan pembangunan selter itu tidak akan memakan lebar jalan atau pun trotoar yang sudah tersedia saat ini. Sebab, pembangunan selter ini akan memanfaatkan sebagian lahan gedung DPR. 

Lahan itu terletak persis di seberang Stasiun Palmerah, di sisi timur stasiun, yang mengarah ke Jalan Tentara Pelajar. 

"Kami minta lahannya DPR, jadi nanti ada coak untuk bus transjakarta, angkot dan ojek online bisa masuk ke coak itu," kata Tuhiyat kepada Kompas.com, Senin (30/11/2020). 

"Dengan catatan, bus dan angkot bukan untuk stay ya, hanya drop off dan pickup saja," katanya. 

Selama ini, keberadaan bus transjakarta, ojek online dan taksi kerap membuat macet kawasan Stasiun Palmerah. Kemacetan biasanya terjadi saat jam berangkat kantor atau jam pulang kantor. 

Di sisi lain, keberadaan berbagai moda transportasi lain itu dibutuhkan pengguna KRL yang hendak melanjutkan perjalanan. Karena itulah selter itu dibangun untuk membuat Stasiun Palmerah lebih terintegrasi dengan moda transportasi lain, dan pada saat bersamaan bisa mengurai kemacetan. 

Meski demikian, selter serupa tak bisa dibangun di bagian jalan yang mengarah ke Tanah Abang/Slipi atau di sisi barat stasiun. Sebab, di area Pasar Palmerah itu, belum ada pemilik lahan yang bersedia melepas lahannya. 

"Lahannya memang susah yang di situ. Tapi kami lagi usaha, kalau DPR kami sudah berhasil, pasti bisa. Yang sebelah sana masih berjuang," kata Tuhiyat. 

Selain membangun selter, penataan Stasiun Palmerah tahap dua juga akan meliputi perbaikan jembatan penyeberangan orang serta pelican crossing. 

"Pelican crossing hanya yang ke arah Tanah Abang/Slipi karena di situ ada pintu masuk ke Stasiun," ujar dia.

Penutupan pelintasan sebidang 

Penataan tahap dua itu juga meliputi penutupan pelintasan sebidang yang letaknya sekitar 250 meter dari Stasiun Palmerah. Pelintasan sebidang tersebut sudah lama membelah jalan Tentara Pelajar, menjadi akses penghubung ke jalan Gelora dan Jalan Palmerah Selatan. 

Melalui pelintasan sebidang itu, kendaraan yang datang dari arah Senayan bisa berbelok ke kanan ke arah Tanah Abang atau pun lurus ke arah Pasar Palmerah. Pelintasan sebidang itu juga kerap digunakan pejalan kaki untuk menyeberang. 

Namun sejak Sabtu pekan lalu pukul 23.00 WIB, pelintasan sebidang itu sudah ditutup permanen. 

Tuhiyat menyebutkan, penutupan itu dilakukan untuk menghilangkan kemacetan dan kesemrawutan yang kerap muncul akibat adanya pelintasan tersebut. Penutupan juga untuk mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas. 

"Karena pelintasan sebidang di situ memang sangat mengganggu," kata dia. 

Dengan penutupan pelintasan sebidang tersebut, maka kendaraan yang menuju Tanah Abang/Semanggi dialihkan melalui jalan Asia Afrika-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Jenderal Gatot Subroto. 

Sementara kendaraan yang menuju arah Pasar Palmerah dialihkan lewat Jalan Asia Afrika-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Kramat Putal Senayan- Jalan Simprug Garden-Jalan Teuku Nyak Arief-Kupingan Jalan Tentara Pelajar-Jalan Palmerah Selatan. 

Kaji flyover atau underpass 
Penutupan pelintasan sebidang itu dikeluhkan masyarakat yang biasa melintas di lokasi tersebut. Winda (26) misalnya, kini harus menempuh jarak yang lebih jauh saat bekerja. Winda yang menyewa kos di kawasan Palmerah biasanya cukup berjalan kaki menyeberang di pelintasan itu untuk menuju tempat kerjanya di Gedung DPR. 

Namun kini ia harus menaiki jembatan penyeberangan orang (JPO) yang letaknya sekitar 250 meter dari pelintasan sebidang. 

"Lumayan berasa capeknya jalan hari ini. Kalau pesen ojek online juga jadi jauh muternya, ongkosnya juga mahal," kata dia. 

Sebagai solusi atas keluhan warga yang biasa mengandalkan pelintasan sebidang itu, Tuhiyat menyebut pihaknya sedang mengkaji apakah di lokasi itu memungkinkan dibangun flyover atau underpass. 

"Kami sedang kaji juga apakah memungkinkan dibangun flyover atau underpass di situ, tapi yang penting sekarang kami tutup dulu," kata Tuhiyat. 

Menurut dia, hasil kajian baru akan keluar pada Februari 2021. Kajian tak hanya dilakukan untuk pelintasan sebidang di Stasiun Palmerah, tapi juga untuk sejumlah kawasan lain.


Sumber : Kompas.com, 1 Desember 2020

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/12/01/07133041/stasiun-palmerah-ditata-akan-ada-selter-bus-dan-ojol-pelintasan-sebidang?page=all#page2



Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1307
mod_vvisit_counterYesterday3213
mod_vvisit_counterThis week21032
mod_vvisit_counterThis month44557
mod_vvisit_counterAll7257527
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download