INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

PPKM Level 4 Jakarta, Transportasi Maksimal Terisi 50 Persen

INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk membatasi moda transportasi maksimal terisi 50 persen penumpang selama Pemberlakuan...

Kemenhub: Ini Aturan Transportasi Umum saat PPKM Level 4

INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan aturan perjalanan bagi masyarakat menggunakan transportasi umum dalam Pemberlakuan...

Perlu Konsistensi Kebijakan untuk Optimalkan Pembatasan

INSTRAN.org — Konsistensi kebijakan pemerintah dibutuhkan untuk memastikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat berjalan...

Diam-Diam Jakarta Sebentar Lagi Punya Tol Baru, Ini Lokasinya

INSTRAN.org - Pembangunan ruas tol layang Kelapa Gading - Pulogebang rampung pada bulan ini. Tol layang ini merupakan bagian dari 6 ruas jalan tol...

Siap-Siap, Transportasi Jakarta Bakal Secanggih Singapura

INSTRAN.org - Berbagai negara maju di dunia bukan hanya memiliki kecanggihan dalam teknologi, melainkan juga sistem transportasi terintegrasi yang...

  • PPKM Level 4 Jakarta, Transportasi Maksimal Terisi 50 Persen

    Friday, 23 July 2021 11:50
  • Kemenhub: Ini Aturan Transportasi Umum saat PPKM Level 4

    Friday, 23 July 2021 11:36
  • Perlu Konsistensi Kebijakan untuk Optimalkan Pembatasan

    Monday, 19 July 2021 14:29
  • Diam-Diam Jakarta Sebentar Lagi Punya Tol Baru, Ini Lokasinya

    Friday, 16 July 2021 14:26
  • Siap-Siap, Transportasi Jakarta Bakal Secanggih Singapura

    Thursday, 15 July 2021 11:13

Metropolitan

PPKM Level 4 Jakarta, Transportasi Maksimal Terisi 50 Persen
Friday, 23 July 2021
INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk membatasi moda transportasi maksimal terisi 50 persen penumpang selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4... Read more...
Kemenhub: Ini Aturan Transportasi Umum saat PPKM Level 4
Friday, 23 July 2021
INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan aturan perjalanan bagi masyarakat menggunakan transportasi umum dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 masih... Read more...
Perlu Konsistensi Kebijakan untuk Optimalkan Pembatasan
Monday, 19 July 2021
INSTRAN.org — Konsistensi kebijakan pemerintah dibutuhkan untuk memastikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat berjalan optimal. Pemerintah pun mesti memberi bantuan... Read more...
Diam-Diam Jakarta Sebentar Lagi Punya Tol Baru, Ini Lokasinya
Friday, 16 July 2021
INSTRAN.org - Pembangunan ruas tol layang Kelapa Gading - Pulogebang rampung pada bulan ini. Tol layang ini merupakan bagian dari 6 ruas jalan tol dalam kota Jakarta. Read more...
Siap-Siap, Transportasi Jakarta Bakal Secanggih Singapura
Thursday, 15 July 2021
INSTRAN.org - Berbagai negara maju di dunia bukan hanya memiliki kecanggihan dalam teknologi, melainkan juga sistem transportasi terintegrasi yang memberikan kemudahan bagi warganya. Read more...
6–17 Mei Dilarang Mudik, Instran: Masyarakat Bisa Saja Mudik Sebelum atau Sesudahnya PDF Print E-mail
Thursday, 08 April 2021 10:45
INSTRAN.org - Pemerintah harus bersiap untuk mewaspadai dan mengantisipasi lonjakan penumpang yang menggunakan transportasi umum sebelum dan sesudah larangan mudik Lebaran yang ditetapkan pada 6–17 Mei 2021.

Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang mengatakan larangan mudik yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy bisa membuat masyarakat berasumsi hanya mengurangi pergerakan pada periode tersebut.

"Berarti selama 12 hari inilah masyarakat dilarang mudik lebaran. Jadi sebelum tanggal itu atau setelah tanggal tersebut bisa saja masyarakat mudik, artinya sama saja Covid-19 tetap bisa ikut mudik bila tanpa protokol kesehatan yang ketat," ujarnya, Rabu (7/4/2021).

Di sisi lain, pelarangan mudik tersebut, bagai duka nestapa bagi bisnis transportasi angkutan umum baik untuk moda angkutan darat, udara, laut dan perkeretaapian. Bagi operator angkutan umum hari lebaran dan tahun baru bisa diharapkan memanen penumpang.

Menurutnya, sesuai dengan laporan Organisasi Angkutan Darat (Organda), imbas pandemi pada 2020 membuat operator merugi hingga Rp15,9 triliun tiap bulan. Angkutan umum darat memang paling banyak merugi karena kalah bersaing dengan kendaraan pribadi dan angkutan pelat hitam sebagai akibat berhasilnya pembangunan jalan tol.

"Jadi sebaiknya memang pada 2021 ini mudik khusus menggunakan angkutan umum diizinkan tetapi prokes tetap dilakukan secara super ketat dan adanya sanksi tegas bila ada pelanggaran prosedur kesehatan," imbunya

Menurutnya kondisi tahun ini berbeda dibandingkan dengan kondisi pada 2020 lalu. Kala itu, sebutnya, mudik memang layak dilarang karena semua pihak belum siap menerima kondisi pandemi Covid-19.

Namun Deddy berpendapat saat ini semua pihak telah siap menerima kebiasaan baru menghindari Covid-19. Saat ini petugas pelayanan umum termasuk petugas frontliner di sektor transportasi telah divaksinasi.

Tak hanya itu, deteksi menggunakan angkutan umum juga lebih baik daripada tahun lalu yang hanya diwajibkan rapid test antibodi yang kurang akurasinya. Sementara sekarang untuk tes wajib minimal menggunakan rapid test antigen dan gnose yang akurasinya jauh lebih tepat daripada rapid antibodi.

Lebih Terjamin
Jadi, tekannya, mudik menggunakan angkutan umum massal jauh lebih terjamin prosedur kesehatan bagi penggunanya karena penumpang diwajibkan rapid test antigen atau GeNose. Bahkan kapasitas sarana transportasinya dapat ditingkatkan sampai 100 persen pun tidak bermasalah sebab masa berlaku GeNose dan rapid antigen masing - masing berdurasi 1–3 hari perjalanan dengan penumpang yang hasilnya non-reaktif Covid-19.

"Justru mudik yang menggunakan kendaraan pribadi baik mobil dan sepeda motor tidak terjamin kesehatannya dan tidak terpantau pelacakannya sehingga dapat menyebarkan Covid-19 sesuai destinasinya karena tidak ada kewajiban test antigen atau GeNose," imbuhnya.

Dia yakin mudik dengan menggunakan angkutan umum massal yang mewajibkan tes antigen atau GeNose jauh lebih terjamin prokes nya dan dapat terpantau dengan dimilikinya data-data penumpang di operator angkutan umum.


Sumber : HarianJogja.com, 7 April 2021

https://news.harianjogja.com/read/2021/04/07/500/1068338/617-mei-dilarang-mudik-instran-masyarakat-bisa-saja-mudik-sebelum-atau-sesudahnya

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday50
mod_vvisit_counterYesterday2396
mod_vvisit_counterThis week50
mod_vvisit_counterThis month93091
mod_vvisit_counterAll7799912
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download