| Tabrak Bocah, Bus Transjakarta Diamuk Massa |
|
|
|
| Saturday, 14 July 2012 14:06 | ||||||
JAKARTA – Bus Transjakarta menabrak seorang bocah hingga tewas di depan Gedung PFN Jalan Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan,kemarin siang. Akibat kecelakaan ini, Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta menghentikan sementara operasional di Koridor VI Dukuh Atas-Ragunan tersebut. Saksi mata di lokasi kejadian, Roni, 23, mengatakan, sesaat sebelum korban tertabrak, terlihat sejumlah ibu-ibu menyeberang di lokasi kejadian. Tak lama berselang, Adam pun menyeberang di ruas jalan tersebut. Ketika bocah ini sudah berada di jalur busway, tiba-tiba saja bus Transjakarta dengan kecepatan tinggi menghantam tubuh mungil korban. Anak sulung dari dua saudara ini pun terkapar di aspal jalan dan menghembuskan nafas terakhirnya. ”Korban itu menyeberang jalan karena ingin menyusul ibunya,” ujarnya. Sang ibu yang mengetahui anaknya tewas hanya bisa menangis histeris melihat jasad anaknya yang terbujur kaku di jalur buswaytersebut. Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian ini pun bergegas mengamankan sopir busway penabrak korban.
Meski tidak memukuli sang sopir busway,warga yang geram melihat korban tertabrak melakukan perusakan terhadap bus Transjakarta tersebut. Sejumlah kaca bus pecah diamuk ratusan warga. Tak hanya itu, bodi bus pun tak luput dari sasaran warga dengan dicorat-coret menggunakan piloks warna hitam yang bertuliskan ”besok busway dilarang operasi”. Selain merusak bus tersebut, ratusan warga juga melakukan aksi blokade di jalur busway Koridor VI ini. Pascakecelakaan yang merenggut nyawa bocah yang masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar ini hingga kemarin sore tidak ada satu pun bus Transjakarta yang melintas di lokasi kejadian. Kepala Subdit Pembinaan Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto menerangkan, kecelakaan ini bermula saat bus Transjakarta yang dikemudikan Wawan Setiawan melintas di lokasi kejadian dari arah utara ke selatan. Tepat di depan Gedung PFN, tanpa diduga, korban menyeberang di jalur buswaytersebut. ”Jarak korban dengan bus yang terlalu dekat membuat pengemudi tidak dapat mengerem hingga akhirnya menabrak korban dan tewas di lokasi kejadian,”katanya. Sudarmanto menambahkan sopir bus dengan nopol B 7050 IX itu telah diamankan untuk dimintai keterangan. Sementara itu, Humas BLU Transjakarta Sri Ulina menuturkan,pihaknya menyerahkan kasus ini sepenuhnya ke penegak hukum dan memastikan Wawan Setiawan akan mengikuti proses hukum yang berlaku. Akibat kecelakaan ini, Sri mengakui bus Transjakarta dengan nomor bodi JPM 029 ini mengalami kerusakan. ”Seluruh kaca bus Transjakarta pecah diamuk massa.Tidak itu saja, massa juga melakukan aksi blokade yang membuat kami terpaksa menghentikan sementara waktu operasional Koridor VI,”tuturnya. Atas kejadian ini pun, Sri Ulina meminta maaf kepada keluarga korban dan warga sekitar. Sumber Berita: Seputar Indonesia, 14 Juli 2012 http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/510889/
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved." |
||||||
| Last Updated on Saturday, 14 July 2012 14:21 |