INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

Aturan PSBB Jakarta di Sektor Transportasi saat PPKM Diperpanjang

INSTRAN.org - Pemerintah pusat telah memutuskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang selama 14 hari, sejak 26 Januari...

Siap-siap, GeNose Jadi Alat Deteksi Covid di Angkutan Umum

INSTRAN.org - Pemerintah berencana menggunakan alat deteksi Covid-19 'GeNose' pada moda transportasi umum mulai 5 Februari mendatang. Penerapan alat...

Sebelum Dosamu Menumpuk karena Mengutuk Kotamu, Mari Kenali dan Pahami Kotamu

INSTRAN.org - Kisah ini merupakan perwujudan sebenar-benarnya manusia bumi sesungguhnya yang katanya makhluk sosial. Ini bukan berbagi adalah kebaikan...

Anak Bungsu yang Mengusik Kebutuhan Integrasi

INSTRAN.org — Persoalan integrasi antarmoda menyelip di tengah pro-kontra pembentukan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek. Kata integrasi...

Dampak Negatif Jika Polisi Tak Lagi Lakukan Tilang Kendaraan di Jalan secara Manual

INSTRAN.org - Ide tentang tugas polisi lalu lintas hanya mengatur lalu lintas tanpa melakukan penilangan ramai menjadi sorotan. Ide itu tercetus dari...

  • Aturan PSBB Jakarta di Sektor Transportasi saat PPKM Diperpanjang

    Tuesday, 26 January 2021 14:42
  • Siap-siap, GeNose Jadi Alat Deteksi Covid di Angkutan Umum

    Tuesday, 26 January 2021 13:57
  • Sebelum Dosamu Menumpuk karena Mengutuk Kotamu, Mari Kenali dan Pahami Kotamu

    Tuesday, 26 January 2021 13:46
  • Anak Bungsu yang Mengusik Kebutuhan Integrasi

    Monday, 25 January 2021 14:56
  • Dampak Negatif Jika Polisi Tak Lagi Lakukan Tilang Kendaraan di Jalan secara Manual

    Monday, 25 January 2021 14:49

Metropolitan

Aturan PSBB Jakarta di Sektor Transportasi saat PPKM Diperpanjang
Tuesday, 26 January 2021
INSTRAN.org - Pemerintah pusat telah memutuskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang selama 14 hari, sejak 26 Januari sampai 8 Februari 2021. PPKM Jawa-Bali jilid dua ini... Read more...
Siap-siap, GeNose Jadi Alat Deteksi Covid di Angkutan Umum
Tuesday, 26 January 2021
INSTRAN.org - Pemerintah berencana menggunakan alat deteksi Covid-19 'GeNose' pada moda transportasi umum mulai 5 Februari mendatang. Penerapan alat ini akan wajib digunakan di moda transportasi... Read more...
Sebelum Dosamu Menumpuk karena Mengutuk Kotamu, Mari Kenali dan Pahami Kotamu
Tuesday, 26 January 2021
INSTRAN.org - Kisah ini merupakan perwujudan sebenar-benarnya manusia bumi sesungguhnya yang katanya makhluk sosial. Ini bukan berbagi adalah kebaikan dan pahala semata. Namun hal biasa yang wajar... Read more...
Anak Bungsu yang Mengusik Kebutuhan Integrasi
Monday, 25 January 2021
INSTRAN.org — Persoalan integrasi antarmoda menyelip di tengah pro-kontra pembentukan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek. Kata integrasi memang terdengar klise lantaran terlalu sering... Read more...
Dampak Negatif Jika Polisi Tak Lagi Lakukan Tilang Kendaraan di Jalan secara Manual
Monday, 25 January 2021
INSTRAN.org - Ide tentang tugas polisi lalu lintas hanya mengatur lalu lintas tanpa melakukan penilangan ramai menjadi sorotan. Ide itu tercetus dari calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Read more...
MTI Pesimistis Truk Masuk Tol Dibatasi PDF Print E-mail
Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menilai, wacana membatasi truk pengangkut kontainer masuk jalan tol dalam kota pada jam-jam sibuk nyaris mustahil dilaksanakan tanpa ada solusi yang tepat. Pasalnya, pembatasan truk pengangkut kontainer masuk jalan tol itu dikhawatirkan akan mengganggu perekonomian, khususnya distribusi kebutuhan bahan pokok dan barang manufaktur.

Anggota MTI Darmaningtyas kepada Warta Kota hari Minggu (26/9) mengatakan, kebijakan pembatasan truk pengangkut kontainer masuk jalan tol dalam kota harus didahului dengan solusi untuk mengalihkan truk-truk tersebut melalui jalur lain. "Pembatasan truk memang sulit dilakukan kalau belum ada alternatif atau kalau dua jalan tol lingkar luar (JORR) selesai dibangun, sehingga kendaraan dari Sumatera tidak perlu melewat jalan tol dalam kota," katanya.

Darmaningtyas berpendapat, solusi untuk mengatasi "luapan" kendaraan pribadi serta truk pengangkut kontainer dan kendaraan besar lainnya di Jakarta adalah dengan mengoptimalkan peran kereta api (KA). Jalur KA Merak-Banyuwangi sudah tersedia, sehingga bisa dimanfaatkan untuk angkutan barang di Pulau Jawa.

Rencana membatasi atau mengatur truk pengangkut kontainer melewati jalan tol dalam kota itu disampaikan Dinas Perhubungan DKI sebagai upaya untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Jakarta yang semakin kronis. Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono menyatakan, pembatasan kendaraan di jalan-jalan di Ibu Kota tidak hanya diterapkan terhadap kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor, tapi juga akan dilaksanakan terhadap kendaraan lainnya seperti truk pengangkut kontainer.

Beralih ke KA

Pengoptimalan jalur kereta api (KA) Merak-Banyuwangi bisa dilaksanakan dengan pengadaan jalur ganda (double track). "Jika jalur ganda KA tersedia dan JORR sudah selesai, pembatasan truk pengangkut kontainer dan kendaraan besar lainnya lewat jalan tol dalam kota bisa dilaksanakan. Selama ini truk kontainer mengangkut bahan kebutuhan pokok dan bahan baku atau barang yang akan diekspor sehingga jika dibatasi melewati jalan tol dalam kota akan mengganggu perekonomian," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Humas PT Jasa Marga Zuhdi Saragih menyatakan sangat mendukung usulan Dishub DKI yang akan mengatur truk pengangkut kontainer lewat jalan tol dalam kota. "Usulan itu sudah disampaikan sejak tahun 2007, tapi ditolak oleh pemerintah dengan alasan bisa mengganggu kegiatan ekspor dan impor," katanya.

PT Jasa Marga, kata Zuhdi, sejak awal sudah mengajukan opsi untuk membatasi truk pengangkut kontainer melewati jalan tol dalam kota agar bisa mengurangi kemacetan. "Kami sangat gembira jika usulan itu nantinya disetujuhi pemerintah. Secara umum, kendaraan yang masuk jalan tol dalam kota sudah melebihi kapasitas, sehingga jika ada pembatasan truk pengangkut kontainer pada jam-jam tertentu akan mengurangi kemacetan," katanya.

Pantauan Warta Kota di jalan tol dalam kota, truk pengangkut kontainer sering melaju di luar lajur khusus untuk truk (lajur sebelah kiri). Dampaknya, lalu lintas di jalan tol terhambat akibat ulah banyak sopir truk yang menggunakan ruas jalan yang tidak semestinya, yakni lajur II dan III, dan bahkan ada yang menggunakan lajur IV. Lajur khusus truk adalah lajur I, tapi banyak sopir truk melanggar ketentuan, sehingga mengakibatkan kemacetan di jalan tol semakin parah meski tarifnya terus dinaikkan.

Sopir menolak

Rencana membatasi truk besar melewati jalan tol dalam kota itu ditolak para sopir. Masuk jalan tol dalam kota sebenarnya menambah beban biaya, dan pemerintah seharusnya memberikan jaminan jalan tol tetap lancar meski juga dilewati truk.

"Meskipun pembatasan itu baru rencana, kami jelas menolak, Mas. Kasih tahu pemerintah, jangan membuat kebijakan semaunya tanpa memikirkan dampaknya secara luas," kata Adiman (34), sopir truk, saat ditemui di kawasan Pasar Palmerah, Jakarta Pusat, Minggu sore.

Hal senada dikatakan Mahen-dra Jaya (35). Pengantar bahan pokok untuk Alfamart ini meminta Pemprov DKI untuk menyosialisasikan dan mengondisikan dulu rencana pembatasan truk masuk jalan tol itu. "Dari Serpong, setiap hari saya selalu lewat jalan tol. Yang menjadi pertanyaan saya, kalau di dalam kota harus keluar dari jalan tol, kami harus lewat mana?" kata sopir asal Serang itu.

Sejumlah sopir truk lainnya mengaku belum tahu rencana pembatasan kendaraan besar masuk jalan tol pada jam sibuk. Bono, sopir truk pengantar beras, mengatakan, dia terkadang harus mengantarkan muatan ke pelabuhan pada siang atau pagi hari. Jika pada jam itu dilarang dan hanya diperbolehkan pada malam hari, maka dia harus menunggu kapal lebih lama di pelabuhan. 

Sumber berita: Warta Kota, 27 September 2010

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1403
mod_vvisit_counterYesterday2020
mod_vvisit_counterThis week3423
mod_vvisit_counterThis month69714
mod_vvisit_counterAll7282684
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download