INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

Rute Baru Transjakarta untuk MRT

INSTRAN.org — Agung Wicaksono, Direktur Utama PT Transjakarta Jakarta, Senin (18/02/2019) menjelaskan, saat Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta beroperasi...

MRT-Transjakarta Saling Terintegrasi

INSTRAN.org – PT Transportasi Jakarta dan PT Mass Rapid Transit (MRT) terus bekerja sama untuk saling terintegrasi. 

DKI Dukung Tilang Elektronik di Jalur Bus Transjakarta

INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya mensterilisasikan jalur Bus Transjakarta (busway) dari kendaraan pribadi....

MRT Lebak Bulus Akan Diperpanjang hingga ke Pondok Cabe

INSTRAN.org - Pemerintah pusat masih melakukan kajian perpanjangan jalur mass rapid transit (MRT) Lebak Bulus hingga Kota Tangerang Selatan (Tangsel),...

Pembahasan Tarif LRT Jakarta Selesai, Anies Rahasiakan Nominalnya

INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan saat ini pembahasan mengenai tarif kereta Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase I sudah...

  • Rute Baru Transjakarta untuk MRT

    Tuesday, 19 February 2019 11:16
  • MRT-Transjakarta Saling Terintegrasi

    Tuesday, 19 February 2019 11:14
  • DKI Dukung Tilang Elektronik di Jalur Bus Transjakarta

    Monday, 18 February 2019 11:39
  • MRT Lebak Bulus Akan Diperpanjang hingga ke Pondok Cabe

    Monday, 18 February 2019 11:38
  • Pembahasan Tarif LRT Jakarta Selesai, Anies Rahasiakan Nominalnya

    Friday, 15 February 2019 11:56

Metropolitan

Rute Baru Transjakarta untuk MRT
Tuesday, 19 February 2019
INSTRAN.org — Agung Wicaksono, Direktur Utama PT Transjakarta Jakarta, Senin (18/02/2019) menjelaskan, saat Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta beroperasi komersial, Transjakarta berekspansi dengan... Read more...
MRT-Transjakarta Saling Terintegrasi
Tuesday, 19 February 2019
INSTRAN.org – PT Transportasi Jakarta dan PT Mass Rapid Transit (MRT) terus bekerja sama untuk saling terintegrasi.  Read more...
DKI Dukung Tilang Elektronik di Jalur Bus Transjakarta
Monday, 18 February 2019
INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya mensterilisasikan jalur Bus Transjakarta (busway) dari kendaraan pribadi. Penegakan hukum elektronik dilakukan sebagai... Read more...
MRT Lebak Bulus Akan Diperpanjang hingga ke Pondok Cabe
Monday, 18 February 2019
INSTRAN.org - Pemerintah pusat masih melakukan kajian perpanjangan jalur mass rapid transit (MRT) Lebak Bulus hingga Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Read more...
Pembahasan Tarif LRT Jakarta Selesai, Anies Rahasiakan Nominalnya
Friday, 15 February 2019
INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan saat ini pembahasan mengenai tarif kereta Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase I sudah selesai dan siap diumumkan ke masyarakat. Namun... Read more...
Ditemui Manajemen dan Kemenhub, Driver yang Demo Kantor Go-Jek Bubar PDF Print E-mail
Wednesday, 12 September 2018 14:50
INSTRAN.org - Massa driver online yang berdemo di kantor Go-Jek di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, akhirnya membubarkan diri. Mereka bubar setelah ditemui manajemen Go-Jek dan pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi datang menemui massa yang berdemo di depan kantor Go-Jek Indonesia di Pasaraya Blok M, Jalan Iskandarsyah II, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2019). Dia datang bersama dengan VP Corporate Communication Go-Jek Michael Reza Say.

Budi mengatakan dirinya sudah mengetahui apa yang menjadi aspirasi para massa yang berdemo. Seperti diketahui Ada sejumlah poin yang jadi tuntutan mereka. Di antaranya, menolak aplikasi menjadi perusahaan transportasi, serta setop eksploitasi mitra pengemudi online. Massa memprotes selama ini disebut sebagai mitra oleh Go-Jek maupun Grab tapi tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan kebijakan, termasuk soal penentuan tarif. 

"Saya sudah mendengarkan aspirasi. Saya sebagai pihak pemerintah menyangkut masalah perusahaan aplikasi menjadi transportasi, kita belum punya konsep yang menjadi keputusan pemerintah, masih sedang digodok. Dan kita masih membuka kemungkinan untuk diskusi, jadi jangan kemudian itu seolah sudah jadi keputusan mutlak, belum. Sekarang sedang dilakukan kajian untuk bagaimana proses terhadap taksi online ini," kata Budi.

Budi mengatakan, Kemenhub juga sudah meminta penjelasan dari manajemen Go-Jek. Nantinya dalam waktu dekat akan diadakan komunikasi lebih lanjut dengan melibatkan perwakilan massa yang berdemo. Apa-apa saja yang menjadi tuntutan para pendemo akan dibahas di forum itu, termasuk regulasi soal ojek atau taksi online.

Lanjut Budi, Kemenhub juga masih menunggu keputusan Mahkamah Agung (MA) mengenai gugatan terhadap Permenhub No 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang nantinya akan jadi bahan pertimbangan Kemenhub dalam menyusun Permenhub khusus taksi online.

"Jadi saat ini peraturan 108 sedang digugat di MK. Jadi kalau ada kekosongan jangan dikatakan bahwa pemerintah berhenti, tidak. Saya sedang menunggu keputusan, yang nanti saya tidak tahu siapa yang menggugat, karena mekanismes di MK, kalau ada gugatan di MK, tidak mengundang dari Kementerian Perhubungan untuk klarifikasi, tiba-tiba nanti muncul amar gugatannya, siapa yang menggugat kita nggak tahu. Kalau sudah ada keputusan dari MK, kami akan membuka kembali, merevisi kembali terhadap Peraturan Menteri 108," ujarnya. 

"Jadi PM 108 sepanjang belum ada keputusan dari MK, nanti kalau sudah ada keputusan, mana yang akan diterima mana yang tidak, akan kita diskusi kembali dengan pihak aplikasi dan aliansi di Indonesia terutama. Saya kira jaminan itu yang bisa saya sampaikan. Saya mohon rekan-rekan sekalian, selama jelang kegiatan, dan menyangkut regulasi sedang dilakukan gugatan di MK, harapan kami rekan-rekan bisa melakukan proses dengan baik, silakan komunikasi dengan pihak manajemen. Nanti setelah ada aturan baru yang sudah akomodatif, sesuai dengan pihak terkait, mudah mudahan ini jadi aturan terahir yang akan kita patuhi bersama. Tinggal nnti bagaimana pasal pasalnya. tergantung nnti diskusi kita," sambungnya.

VP Corporate Communication Go-Jek Michael Reza Say juga bicara kepada massa. Dia mengaku telah mendengar semua tuntutan massa dan akan melakukan pertimbangan.

"Kami sangat memahami semua tuntutan ini. Kami terima dengan lapang dada tuntutan teman-teman di sini. Tarif dan insentif yang kami berikan demi kepentingan teman-teman. Kami siap mempertimbangkan point-poin tuntutan. Kami komitmen kalau ada perubahan kebijakan kita duduk bareng-bareng. Mengenai asuransi, kesulitan pendapatan, kami akan siapkan program untuk melindingi teman-teman melalui asuransi. Semangatnya satu, kita majukan Go-Jek bersama-sama," ujarnya.

Usai pembicaraan itu massa kemudian membubarkan diri. Lalu lintas di sekitar Blok M arah Senayan kembali ramai lancar. Sebelumnya lalin di lokasi sempat macet karena massa sebagian memarkirkan kendaraan di Jalan Iskandarsyah Raya. 


Sumber : Detik.com, Rabu 12 September 2018

https://news.detik.com/berita/d-4208140/ditemui-manajemen-dan-kemenhub-driver-yang-demo-kantor-go-jek-bubar?_ga=2.239729611.959425221.1536738344-859322606.1531970051

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday48
mod_vvisit_counterYesterday3332
mod_vvisit_counterThis week6613
mod_vvisit_counterThis month73567
mod_vvisit_counterAll5222184
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download