INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Jakarta Bakal Dikelilingi MRT 150 Km di 2030

INSTRAN.org - Jalur moda raya terpadu (MRT) di Jakarta saat ini membentang dari Lebak Bulus ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) sepanjang 16 km. Jalur...

Target Ambisius Bandara Kertajati

INSTRAN.org — Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Kabupaten Majalengka masih sepi penumpang dan maskapai yang beroperasi. Tahun ini, PT BIJB...

Tol Trans Jawa dan Peluang-peluang Baru

INSTRAN.org - Jalan Tol Trans Jawa belum genap sebulan tersambung. Namun, testimoni positif dari pengguna setelah merasakan tol tersebut bermunculan....

Tol Ubah Perilaku Berkendara

INSTRAN.org –  Selesainya Jalan Tol Trans-Jawa yang menghubungkan Jakarta hingga Surabaya mengubah perilaku warga dalam berkendara. Perubahan perilaku...

Ini Skema Tarif MRT di Integrasi Jak Lingko Gunakan Bundling Fee

INSTRAN.org - Manajemen PT Mass Rapid Transit (MRT) akan menerapkan tarif dengan sistem biaya gabungan (bundling fee) saat semua moda transportasi di...

  • Jakarta Bakal Dikelilingi MRT 150 Km di 2030

    Jumat, 18 Januari 2019 11:40
  • Target Ambisius Bandara Kertajati

    Kamis, 17 Januari 2019 10:21
  • Tol Trans Jawa dan Peluang-peluang Baru

    Kamis, 17 Januari 2019 10:20
  • Tol Ubah Perilaku Berkendara

    Rabu, 16 Januari 2019 10:36
  • Ini Skema Tarif MRT di Integrasi Jak Lingko Gunakan Bundling Fee

    Rabu, 16 Januari 2019 10:25

Metropolitan

Jakarta Bakal Dikelilingi MRT 150 Km di 2030
Jumat, 18 Januari 2019
INSTRAN.org - Jalur moda raya terpadu (MRT) di Jakarta saat ini membentang dari Lebak Bulus ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) sepanjang 16 km. Jalur ini akan diteruskan hingga ke Utara Jakarta... Selanjutnya...
Target Ambisius Bandara Kertajati
Kamis, 17 Januari 2019
INSTRAN.org — Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Kabupaten Majalengka masih sepi penumpang dan maskapai yang beroperasi. Tahun ini, PT BIJB menargetkan 19.000 pergerakan pesawat. Tanpa... Selanjutnya...
Tol Trans Jawa dan Peluang-peluang Baru
Kamis, 17 Januari 2019
INSTRAN.org - Jalan Tol Trans Jawa belum genap sebulan tersambung. Namun, testimoni positif dari pengguna setelah merasakan tol tersebut bermunculan. Salah satunya soal waktu tempuh. Saat liburan... Selanjutnya...
Tol Ubah Perilaku Berkendara
Rabu, 16 Januari 2019
INSTRAN.org –  Selesainya Jalan Tol Trans-Jawa yang menghubungkan Jakarta hingga Surabaya mengubah perilaku warga dalam berkendara. Perubahan perilaku itu harus diantisipasi pengampu kebijakan... Selanjutnya...
Ini Skema Tarif MRT di Integrasi Jak Lingko Gunakan Bundling Fee
Rabu, 16 Januari 2019
INSTRAN.org - Manajemen PT Mass Rapid Transit (MRT) akan menerapkan tarif dengan sistem biaya gabungan (bundling fee) saat semua moda transportasi di Jakarta terintegrasi dalam sistem Jak Lingko. Selanjutnya...
Proyek Kereta MRT Fase II Dimulai Januari 2019 PDF Cetak E-mail
Jumat, 28 Desember 2018 11:11
INSTRAN.org - Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, William Sabandar, mengatakan proyek jalur MRT Fase II dimulai paling lambat pekan ketiga Januari 2019. Pengerjaan dimulai dengan pembangunan gardu listrik yang berlokasi di seberang gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat. “Kontrak pekerjaan gardu akan diteken pekan ini,” kata dia, kemarin.

William menjelaskan gardu induk itu berada di dalam kawasan taman Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Gardu listrik itu bakal menjadi gardu pertama yang dibangun di kedalaman 20 meter di bawah tanah untuk fase II rute Hotel Indonesia-Stadion BMW.

Paket lelang proyek tersebut dinamai CP 200, yang menjadi satu-satunya pekerjaan yang sepenuhnya digarap perusahaan lokal. Situs Jakartamrt.co.id mengumumkan bahwa pemenang lelang pekerjaan senilai Rp 22,3 miliar itu dua pekan lalu adalah PT Trocon Indah Perkasa, dengan nilai penawaran Rp 21,7 miliar.

Menurut William, pembangunan gardu listrik oleh perusahaan lokal merupakan hasil rekomendasi Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA). JICA menilai tipe pekerjaan semacam itu sudah bisa dikerjakan oleh perusahaan Indonesia. Adapun enam paket proyek lainnya digarap konsorsium perusahaan Jepang dengan perusahaan nasional. Sistem bagi-bagi pekerjaan tersebut, kata William, adalah konsekuensi sifat pinjaman JICA, yakni tight loan policy.

Tight loan policy mensyaratkan komponen dan teknologi proyek jalur kereta MRT harus dari Jepang. Kebijakan serupa juga diberlakukan pada proyek MRT Fase I rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia yang ditargetkan beroperasi Maret tahun depan.

Proyek pembuatan gardu listrik adalah satu dari tujuh paket yang dilelang dalam penggarapan MRT Fase II. Seluruh lelang ditargetkan rampung pada 2020. Tapi, William mengatakan, lelang pembangunan depo bakal tertunda karena PT MRT, yang juga pengelola kereta MRT, menunggu keputusan resmi pemerintah DKI Jakarta ihwal pengganti depo di Kampung Bandan, Jakarta Utara. Rencananya, depo digeser ke Stadion Bersih Manusiawi dan Berwibawa (BMW) di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Depo kereta di fase II ini berfungsi melengkapi depo pertama yang sudah dibangun di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Depo di Fase II dipersiapkan menampung 14 rangkaian kereta baru yang akan dibeli oleh MRT Jakarta. Untuk mengantisipasi belum adanya depo ketika jalur Fase II rampung, menurut William, kereta MRT akan disimpan di stasiun-stasiun yang memiliki stabling atau jalur parkir kereta.

“Kami tidak mau terganggu situasi bahwa belum ada depo,” ucap dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pembahasan bersama pemerintah pusat mengenai perubahan lokasi depo MRT Fase II sudah dimulai, termasuk kemungkinan membengkaknya anggaran proyek. Pinjaman dari JICA sebesar Rp 25 triliun hanya untuk pembangunan rute Bundaran Hotel Indonesia-Kampung Bandan.

Menurut Anies, depo bakal dipindahkan dari Kampung Bandan lantaran lahannya tersangkut sengketa. Namun hingga kini belum ada keputusan final mengenai lokasi depo pengganti Kampung Bandan. Ada dua opsi lokasi pengganti, yaitu Stadion BMW dan kawasan Ancol.

Adapun Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim, memastikan pembebasan lahan untuk jalur MRT Fase II dimulai tahun depan. Diperlukan 19 bidang lahan di rute sepanjang 8,3 kilometer tersebut, yang antara lain untuk kebutuhan akses pintu masuk, menara pendingin, serta menara ventilasi stasiun. Menara ventilasi membutuhkan lahan seluas 200 meter persegi, sedangkan menara pendingin sekitar 100 meter persegi dengan tinggi keduanya 11 meter.


Sumber : Tempo.co, Jumat 28 Desember 2018

https://metro.tempo.co/read/1159530/proyek-kereta-mrt-fase-ii-dimulai-januari-2019/full&view=ok

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1888
mod_vvisit_counterKemarin2964
mod_vvisit_counterMinggu ini13929
mod_vvisit_counterBulan ini52495
mod_vvisit_counterSemua5103089
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download