Kartu Jak Lingko Diujicobakan untuk MRT Cetak
Rabu, 06 Februari 2019 10:24
INSTRAN.org - Kartu Jak Lingko (sebelumnya OK Otrip) segera diujicobakan untuk mass rapid transit(MRT) pada 8 Februari 2019. 

Rencananya moda transportasi massal rute Bundaran HI - Lebak Bulus tersebut dioperasikan Maret mendatang. Kartu Jak Lingko hanya be - kerja sama dengan dua bank yak ni BNI dan Bank DKI. Namun, kartu tersebut saat ini me - masuki tahapan perluasan layanan bersama enam bank lain yang prosesnya dikawal Bank Indonesia (BI). “MRT ini informasinya pada Februari melakukan proof of concept (POC) dari kartu bank di pakai untuk MRT. 8 Februari bakal diuji kalau bisa dipakai MRT, Maret saat beroperasi da - pat digunakan penumpang MRT,” ucap Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Agung Wicaksono di Jakarta kemarin. 

Menurutnya, Pemprov DKI menginginkan kartu Jak Ling - ko terintegrasi dengan bus Trans jakarta, MRT, serta light rail transit (LRT). Direktur Utama PT MRT Ja - karta William Syahbandar me - nu turkan, dalam tampilan kar - tu MRT yang dinamai kartu Je - lajah itu terdapat logo Jak Ling - ko. Artinya, ke depan kartu MRT bakal terintegrasi dengan moda transportasi lain. “Nanti pasti terintegrasi, tapi kan saat MRT beroperasi kartunya ma - sih MRT sendiri,” ungkapnya. Saat ini kartu MRT sis tem - nya masih MRT sendiri lantaran integrasi dengan moda trans - por tasi lain membutuhkan wak tu dan proses. Sementara MRT beroperasi pada Maret mendatang. 

Dengan sisa waktu yang ada, tidak mungkin kartu MRT langsung terintegrasi ka - rena MRT telah memiliki kartu sejak tahun lalu. Meski demikian, pada 8 Feb - ruari PT MRT akan melakukan POC di Bank Indonesia dengan melibatkan tujuh bank guna pemanfaatan kartu MRT. “Tu - juh kartu bank itu akan diseleksi dan harus cepat waktu tapping - nya. Waktunya harus satu detik. Ka lau tapping kartu lama, kan ka sihan penumpang,” ujar William. Wakil Ketua DPRD DKI Ja - karta Muhammad Taufik me - ngatakan, pengelolaan trans - por tasi massal harus di bawah satu transit oriented deve lop - ment (TOD) seperti yang di ber - la kukan di Hong Kong sehingga me mudahkan perjalanan ma - sya rakat dan meminimalisasi subsidi pemerintah. 

“Manajemen TOD di Hong Kong terbaik soal pengelolaan seluruh moda transportasi. Kalau di kita, kan enggak. MRT dikelola PT MRT, LRT dikelola PT Jakpro, dan Transjakarta di - kelola PT Transportasi Jakarta. Saat ini saja PT Transportasi Ja - karta terus minta kenaikan sub sidi setiap tahun,” ungkap - nya. Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Iskandar Abu Bakar meminta BUMD di bawah naungan Pemprov DKI yang membangun MRT, LRT, maupun Transjakarta ber ga - bung menyerahkan pe nge lo la - an tiket di bawah sebuah badan pe nge lola. Nanti badan ter se - but tinggal clearing house mem - bagikan pen da patan ke masingmasing BUMD yang merasa te - lah me ngeluarkan modal untuk mem ba ngun moda trans por - tasi massal. 

Selain integrasi antarjalur mo da transportasi massal, in - teg rasi tiket juga memudahkan masyarakat menggunakan mo - da transportasi sehingga ma - syarakat dapat meninggalkan kendaraan pribadi kemudian berpindah ke transportasi mas - sal. “Di luar negeri sudah di ba - wah satu tiket. Jadi, BUMD ha - rus bersatu demi memudahkan masyarakat. Kan badan penge - lola tinggal clearing house saja,” kata Iskandar. Sebelumnya pengamat per - ko taan Universitas Trisakti Nir wono Joga menuturkan, ada beberapa langkah untuk me ngintegrasikan tata ruang dan transportasi salah satunya penyelarasan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) DKI, Jawa Barat, dan Banten ser ta delapan kota/kabupaten seperti Bogor, Depok, Tange - rang Raya, Bekasi. 

Kemudian memfokuskan pe ngembangan transportasi (se suai rencana induk trans por - tasi Jabodetabek) dan pem ba - ngunan permukiman di pusat kota seperti kawasan terpadu atau TOD. “Tindak lanjut ke se pakatan harus dibuktikan me lalui revisi RPJMD, RKPD, RAPBD masingmasing pr o vin si dan kota/kabupaten se hing ga benar-benar dapat di rea li sa sikan di lap angan,” ungkapnya. 


Sumber : Koransindo, Rabu 06 Februari 2019

http://koran-sindo.com/page/news/2019-02-06/0/10/Kartu_Jak_Lingko_Diujicobakan_untuk_MRT

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine