INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

BPTJ Buat Program 'Jalan Hijau', Ajak Warga Pakai Transportasi Umum

INSTRAN.org  - Badan Pengelola Tranportasi Jabodetabek (BPTJ) memperkenalkan program bernama 'Jalan Hijau'. Kepala BPTJ, Bambang Prihartono,...

Menakar Kebijakan Ganjil Genap Tanpa Diskriminasi

INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bermaksud memperluas kebijakan ganjil genap untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Rencananya,...

Sepeda Motor Dibatasi, Pengguna Angkutan Umum Meningkat

INSTRAN.org - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan lajur khusus bagi pengendara sepeda motor mendapat apresiasi. Pembatasan...

Tahun Depan, Sepeda Motor Wajib di Lajur Khusus

INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan kanalisasi bagi pengendara sepeda motor di jalur ganjil genap pada 2020. Lajur khusus...

TRON Digitalisasi Transportasi Umum Bekasi

INSTRAN.org - PT Teknologi Rancang Olah Nusantara (TRON) mendorong digitalisasi dalam pelayanan angkutan umum di Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk...

  • BPTJ Buat Program 'Jalan Hijau', Ajak Warga Pakai Transportasi Umum

    Senin, 19 Agustus 2019 12:21
  • Menakar Kebijakan Ganjil Genap Tanpa Diskriminasi

    Senin, 19 Agustus 2019 10:15
  • Sepeda Motor Dibatasi, Pengguna Angkutan Umum Meningkat

    Kamis, 15 Agustus 2019 11:55
  • Tahun Depan, Sepeda Motor Wajib di Lajur Khusus

    Kamis, 15 Agustus 2019 11:50
  • TRON Digitalisasi Transportasi Umum Bekasi

    Kamis, 15 Agustus 2019 11:47

Metropolitan

BPTJ Buat Program 'Jalan Hijau', Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Senin, 19 Agustus 2019
INSTRAN.org  - Badan Pengelola Tranportasi Jabodetabek (BPTJ) memperkenalkan program bernama 'Jalan Hijau'. Kepala BPTJ, Bambang Prihartono, mengungkapkan program ini mengajak masyarakat mengurangi... Selanjutnya...
Menakar Kebijakan Ganjil Genap Tanpa Diskriminasi
Senin, 19 Agustus 2019
INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bermaksud memperluas kebijakan ganjil genap untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Rencananya, kebijakan ini akan diterapkan pada setiap Senin sampai... Selanjutnya...
Sepeda Motor Dibatasi, Pengguna Angkutan Umum Meningkat
Kamis, 15 Agustus 2019
INSTRAN.org - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan lajur khusus bagi pengendara sepeda motor mendapat apresiasi. Pembatasan bagi sepeda motor akan meningkatkan penggunaan... Selanjutnya...
Tahun Depan, Sepeda Motor Wajib di Lajur Khusus
Kamis, 15 Agustus 2019
INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan kanalisasi bagi pengendara sepeda motor di jalur ganjil genap pada 2020. Lajur khusus sepeda motor diberlakukan tahun depan guna... Selanjutnya...
TRON Digitalisasi Transportasi Umum Bekasi
Kamis, 15 Agustus 2019
INSTRAN.org - PT Teknologi Rancang Olah Nusantara (TRON) mendorong digitalisasi dalam pelayanan angkutan umum di Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal... Selanjutnya...
Mei, GT Cikarang Utama Dibongkar PDF Cetak E-mail
Kamis, 07 Februari 2019 10:15
INSTRAN.org – PT Jasa Marga bakal membongkar Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, Mei mendatang. Setelah tidak difungsikan, gerbang tol akan dipindahkan ke kilometer (KM) 70 dan 69. 

Pemindahan ke KM 70, Cikampek, Jawa Barat, untuk akses menuju Tol Trans Jawa dan KM 69 di Sadang, Purwakarta, untuk akses menuju Tol Purbaleunyi hingga Bandung. “Jadi, Gerbang Tol Cikarang Utama akan kami relokasi ke sana,” ujar General Manajer PT Jasa Marga Cabang Tol Jakarta- Cikampek Raddy R Lukman, kemarin. Saat ini progresnya sudah mulai pengecekan tanah di KM 70 untuk pembangunan gerbang tol tersebut. “Targetnya sebelum arus mudik Lebaran tahun ini bisa direalisasikan dan Gerbang Tol Cikarang Utama tidak difungsikan,” katanya. 

Menurut dia, pemindahan ini harus dilakukan karena keberadaan Gerbang Tol Cikarang Utama sudah tidak ideal dan mengkhawatirkan akibat pem - bangunan Tol Jakarta-Cikam - pek Elevated yang memakan lajur di Gerbang Tol Cikarang Utama. Gardu operasi awalnya ada 31, kini hanya menyisakan 24 gardu sehingga tidak akan mampu menampung kendara - an pada arus mudik maupun balik. Gerbang Tol Cikarang Utama juga menjadi penyebab macet nya arus lalu lintas di gerbang tol itu pada jam-jam sibuk. Ditam bah lagi proyek Tol Jakarta-Cikampek Elevated di belakang gerbang keluar Cikarang Utama berdampak terjadinya penyem pitan lajur (bottle neck) selepas transaksi pembayaran tol. Masalah lainnya kapasitas transaksi di Gerbang Tol Cika - rang Utama saat ini tidak bisa ditingkatkan karena keter ba - tas an lahan. 

Sementara beban tran saksi untuk arus lalu lintas me nuju Tol Trans Jawa maupun Tol Purbaleunyi semakin menum puk di Gerbang Tol Cikarang Utama. “Dengan di - pin dah ke KM 70 dan 69 dapat memecah be ban nya karena arah Tol Purbaleunyi bebannya mencapai 35% di Cikarang Utama,” ujar Raddy. Relokasi Gerbang Tol Cika - rang Utama ke KM 70 dan 69 otomatis mengubah sistem tran saksi di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek menggunakan sistem transaksi terbuka seluruhnya. Itu bisa mengu rangi frekuensi berhentinya kendaraan di gerbang tol yang tadinya dua kali menjadi satu kali. “Ini merupakan salah satu pemecah kemacetan di Tol Jakarta- Cikampek,” ucapnya. 

Kasubbag Humas PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Hendra Damanik menga takan, pemindahan Gerbang Tol Cikarang Utama ditargetkan selesai pada awal Mei 2019 atau sebelum arus mudik maupun balik Lebaran. “Sehingga tidak mengganggu saat arus mudik dan balik,” ujarnya. Pemindahan Gerbang Tol Cikarang Utama memang harus dilakukan secepatnya. Sebab keberadaan gerbang tol itu sudah tidak ideal karena adanya proyek Tol Jakarta-Cikampek Elevated. Jika tak direlokasi, Gerbang Tol Cikarang Utama bakal menim bul kan antrean panjang. Untuk masalah tarif di gerbang tol akan diatur kembali oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Upaya relokasi Ger bang Tol Cikarang Utama bisa memecah beban arus kendaraan yang menuju Tol Purbaleunyi dan menuju Tol Trans Jawa yang selama ini bertumpu di Gerbang Tol Cikarang Utama. Menurut Hendra, keberadaan Gerbang Tol Cikarang Utama tidak sepenuhnya dibongkar me lainkan hanya bagian tengah ger bang akan dirapikan untuk jalan tol. Sedangkan bagian pinggir gerbang tetap ada untuk isi ulang kartu elektronik transaksi tol. Jumlah kendaraan yang me - lintasi Tol Jakarta-Cikampek berkisar 65.000-75.000 unit per hari. Jumlah itu berda sar kan kendaraan melintasi Gerbang Tol Cikarang Utama yang terbagi dalam tiga shift. 

Shift pertama mulai pukul 06.00-14.00 WIB sekitar 25.000-30.000 unit, shift kedua mulai pukul 14.00-21.00 WIB sebanyak 25.000-26.000 unit, dan shift ketiga 21.00-06.00 WIB sekitar 15.000-20.000 arah menuju Cikampek maupun se - baliknya. Di Gerbang Tol Cikarang Utama terdapat 34 gardu pintu keluar dan masuk. Untuk arah Cikampek 14 gardu dan 20 gardu arah Jakarta. Relokasi Gerbang Tol Cikarang Utama de ngan memisah gerbang keluar dan masuk di KM 70 dan 69 akan membantu mengurai ke - padatan kendaraan. “Masing-masing gerbang akan memiliki 15 gardu dan dapatditambahmenjadimasingmasing 21 gardu. Masih bisa berubah karena menunggu proses pembangunan berlangsung,” kata Hendra. 

Pengamat transportasi Universitas Trisakti Yayat S u p r i a t n a menyambut baik pemindahan gerbang tol Cikarang Utama. Efeknya dapat menambah kecepatan kendaraan sekitar 30%. “Ini sangat baik. Coba lihat dengan pergeseran ini akan mengurangi ke macet - an,” katanya. Menurut dia, gerbang tol Cikarang Utama mengalami bottle neck. Terlihat dari ada empat tiang pancang yang membuat ruas jalan mengalami kemacetan parah. Relokasi gerbang tol sudah sepatutnya demi memperlancar jalan tol Jakarta-Cikampek. Terlebih nanti pemindahan gerbang tol akan memisahkan ruas jalan tol menuju Cipali dan Purbaleunyi. “Dengan demikian, tol Jakarta – Cikampek tidak lagi macet,” ucapnya. 

Tol Cikampek sebenarnya lebih didominasi pengguna jalan trek pendek. Kondisi ini tak efektif bila menggunakan trek jauh. “Karena menjadi pintu masuk Jawa saja, maka - nya padat. Perlu ada pemi sah - an. Kalau digabungin semuanya ke Cikarang Utama dari Ban - dung dan Palimanan, tentunya akan padat di gerbang tol itu,” ujar Yayat. 


Sumber : Koransindo, Kamis 7 Februari 2019

http://koran-sindo.com/page/news/2019-02-07/0/16/Mei_GT_Cikarang_Utama_Dibongkar

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1184
mod_vvisit_counterKemarin3713
mod_vvisit_counterMinggu ini4897
mod_vvisit_counterBulan ini66698
mod_vvisit_counterSemua5871380
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download