Tarif 15 Ruas Jalan Tol Naik Tahun Ini Cetak
Selasa, 12 Februari 2019 10:49
INSTRAN.org  – Di tengah ba nyaknya keluhan masyarakat karena mahalnya tarif jalan tol Trans Jawa, tahun ini pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyatakan akan menyesuaikan tarif 15 tol di Indonesia. 

Ke-15 ruas tol tersebut di kelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Jasa Marga (Tbk). Ruas-ruas tol itu sudah masuk pada tahap peninjauan standar pelayanan minimum (SPM) sesuai ketentuan Per - atur an Menteri (PM) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No 16 Tahun 2014, yang terdapat poin penyesuaian tarif setiap dua tahun sekali. “Setelah dievaluasi, ke - mudian dihitung berdasarkan inflasi daerah tersebut (ber da - sar kan lokasi jalan tol). Ini ber - laku bukan hanya untuk jalan tol Jasa Marga saja, namun juga jalan tol di seluruh In do - nesia,” ungkap anggota BPJT Kun tjahjo Pambudi di Jakarta ke marin. 

Dia menyebutkan, sejumlah ruas tol milik Jasa Marga yang akan disesuaikan tarifnya an ta - ra lain Surabaya-Mojokerto Sek - si I,dan tol Bali Mandara. Selain itu kenaikkan akan diberlakukan pada ruas tol Ja - gorawi, Surabaya-Gempol, Pa li - manan-Kanci, ruas tol Be la - wan-Medan-Tanjung Morawa, serta ruas tol Kanci-Pejagan. “Tapi waktu penyesuaian hingga penetapan, tarifnya ber - beda-beda. Yang jelas, 15 ruas ini akan disesuaikan tarif nya se panjang 2019 ini,” pung kas nya.

Dia menambahkan, ke naik - an tarif yang paling dekat akan diterapkan adalah ruas tol Sed - yat mo. Ruas tol yang meng hu - bungkan Bandara Soekarno- Hatta, Cengkareng, Banten, me nuju tol dalam kota itu telah me lalui evaluasi dua tahunan dan dinilai memenuhi SPM. Ke - naikan tarif tol tersebut mulai berlaku Kamis (14/2) pukul 00.00 WIB. “Sejak Oktober 2018 sudah dievaluasi dan keputusan pe - nyesuaian tarif sudah di te tap - kan pada 6 Februari 2019 berdasarkan keputusan Ke men te - rian PUPR,” ungkap Kuntjahjo. 

Dia menambahkan, pe nye - suaian tarif dilakukan dua tahun sekali berdasarkan eva - luasi pemenuhan SPM dan ber - laku untuk setiap ruas tol di Indonesia. “Aturannya berlaku de mi kian sebagaimana di PM 16 Ta hun 2014, bahwa per sya - ratan penyesuaian tarif di te - tapkan berdasarkan pe me nuh - an SPM,” pungkasnya. Direktur Operasional II PT Jasa Marga Subakti Syukur me - ngatakan, penyesuaian tarif tol Sedyatmo disesuaikan dengan rasionalisasi golongan ken da - raan. 

Dia menambahkan, untuk tarif golongan I terjadi kenaikan dari semula Rp7.000 menjadi Rp7.500. Sementara ken da raan golongan II yang semula ta rifnya Rp8.500, digabungkan ke go lo - ngan II menjadi Rp10.000. Ada - pun tarif ken da raan golo ng an IV dan V berlaku tarif masing-ma - sing Rp12.500 dan Rp15.000. “Untuk kendaraan golongan II dan III pada penetapan tarif yang baru ini digabung ke dalam kelompok kendaraan golongan tiga,” ungkapnya. 

Subakti menambahkan, pe - ne tapan tarif tol yang baru un - tuk ruas tol Sedyatmo tersebut merupakan upaya Jasa Marga dalam memenuhi standar pe la - yanan minimal kepada peng - gu na tol. Upaya-upaya tersebut di antaranya pemeliharaan ja - lan, perbaikan dan pe nam bah - an gardu tol, peningkatan ka - pa si tas transaksi, serta pe nam - bahan dan perawatan marka jalan. Sementara itu, pengamat transportasi dari Unika Soe gi - japranata, Semarang, Djoko Se - ti jowarno mengatakan bahwa kenaikan tarif tol untuk se - jumlah ruas di Indonesia me ru - pakan hal yang wajar sebab aturannya mengacu pada PM 16 Tahun 2014. 

Namun demikian, kata dia, kenaikan tersebut harus diimbangi dari sisi pe la - yanan ke penggunanya. “Ketersediaan marka jalan, penerangan tol dalam kota, itu sudah menjadi tanggung jawab Badan Usaha Jalan Tol atau ope - rator. Naik boleh, yakni setiap dua tahun ditinjau apakah se - pan tasnya naik atau belum, makanya tergantung dari eva - luasi SPM dari BPJT Ke men - hub,” ungkapnya. Dia menambahkan, jalan tol sebagai jalan berbayar me ru pa - kan alternatif bagi peng gu na - nya sehingga sudah sewajarnya masyarakat pengguna tol mendapatkan pelayanan yang lebih dibandingkan jalan biasa, seper ti jalan nasional, provinsi, jalan kabupaten. 

“Jalan tol itu ya jalan al ternatif. Tapi peran pemerintah juga besar di situ, sehingga pe laya nannya ya harus maksimal. Minimal jangan ada antrean yang berkepanjangan di pintupintu atau gardu tol,” pungkas dia. 


Sumber : Koran sindo, Selasa 12 Februari 2019

http://koran-sindo.com/page/news/2019-02-12/0/25/Tarif_15_Ruas_Jalan_Tol_Naik_Tahun_Ini

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine