INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Peningkatan Layanan, Integrasi KA Bandara dan Kereta Jarak Jauh

INSTRAN.org - Akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten semakin mudah. Tak hanya oleh warga Jakarta dan sekitarnya...

Mudik Lebaran, Penumpang Pesawat Diprediksi Naik 3%

INSTRAN.org - Jumlah penumpang pesawat diperkirakan masih akan mengalami peningkatan pada musim Lebaran tahun ini kendati sejumlah tiket maskapai...

Rusuh 22 Mei Reda, Operasional MRT Normal Hari Ini

INSTRAN.org - Operasional kereta moda raya terpadu atau MRT kembali beroperasi normal hari ini, Jumat, 24 Mei 2019. Corporate Secretary Division Head...

Perluasan Tol Laut

INSTRAN.org - Program tol laut menjadi salah satu upaya pemerintah menekan biaya logistik dan memeratakan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah terus...

Usul YLKI Agar Pelabuhan Merak Tak Padat Saat Mudik 2019

INSTRAN.org - Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Tulus Abadi berharap pemerintah memberikan insentif tarif di Pelabuhan Merak pada arus...

  • Peningkatan Layanan, Integrasi KA Bandara dan Kereta Jarak Jauh

    Senin, 27 Mei 2019 09:53
  • Mudik Lebaran, Penumpang Pesawat Diprediksi Naik 3%

    Senin, 27 Mei 2019 09:51
  • Rusuh 22 Mei Reda, Operasional MRT Normal Hari Ini

    Jumat, 24 Mei 2019 10:19
  • Perluasan Tol Laut

    Kamis, 23 Mei 2019 10:32
  • Usul YLKI Agar Pelabuhan Merak Tak Padat Saat Mudik 2019

    Rabu, 22 Mei 2019 11:21

Metropolitan

Peningkatan Layanan, Integrasi KA Bandara dan Kereta Jarak Jauh
Senin, 27 Mei 2019
INSTRAN.org - Akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten semakin mudah. Tak hanya oleh warga Jakarta dan sekitarnya, tapi mereka yang tinggal di luar kota.... Selanjutnya...
Mudik Lebaran, Penumpang Pesawat Diprediksi Naik 3%
Senin, 27 Mei 2019
INSTRAN.org - Jumlah penumpang pesawat diperkirakan masih akan mengalami peningkatan pada musim Lebaran tahun ini kendati sejumlah tiket maskapai tergolong masih tinggi. Dari pantauan di Bandara... Selanjutnya...
Rusuh 22 Mei Reda, Operasional MRT Normal Hari Ini
Jumat, 24 Mei 2019
INSTRAN.org - Operasional kereta moda raya terpadu atau MRT kembali beroperasi normal hari ini, Jumat, 24 Mei 2019. Corporate Secretary Division Head PT Mass Rapid Transit Jakarta Muhamad Kamaluddin... Selanjutnya...
Perluasan Tol Laut
Kamis, 23 Mei 2019
INSTRAN.org - Program tol laut menjadi salah satu upaya pemerintah menekan biaya logistik dan memeratakan ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah terus membangun infrastruktur pelabuhan, kawasan... Selanjutnya...
Usul YLKI Agar Pelabuhan Merak Tak Padat Saat Mudik 2019
Rabu, 22 Mei 2019
INSTRAN.org - Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Tulus Abadi berharap pemerintah memberikan insentif tarif di Pelabuhan Merak pada arus mudik 2019. Insentif itu diberikan untuk... Selanjutnya...
Sampai Kapan RI Larang Boeing 737 MAX 8 Terbang? PDF Cetak E-mail
Selasa, 12 Maret 2019 10:43
INSTRAN.org - Pemerintah resmi melarang sementara maskapai domestik menggunakan Boeing 737 MAX 8 untuk operasional. Tidak ada batas waktu yang ditetapkan pemerintah terkait larangan terbang pesawat pesawat jenis ini. 
 
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti, mengatakan sudah menerima pernyataan langsung dari Boeing Co. "Di mana pihak manufaktur menyampaikan akan memberikan keterangan terkini terkait hasil investigasi kecelakaan Ethiopian Airlines," kata Polana, dalam siaran pers yang disampaikan Senin (11/03/2019).

Selain itu, lanjut Polana, Boeing Co. juga siap menjawab pertanyaan dari Ditjen Hubud tentang langkah-langkah yang perlu diambil untuk memastikan aiworthy jenis pesawat terbang Boeing 737-8 MAX. 

"Saya mengimbau kepada seluruh maskapai penerbangan untuk mematuhi aturan yang berlaku sebab keselamatan adalah hal yang utama dalam penerbangan," tambah Polana.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan mengambil kebijakan melarang sementar penerbangan pesawat Boeing 737 MAX 8 di Indonesia. Langkah ini diambil paska jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines, Minggu kemarin.

"Salah satu langkah yang akan dilakukan oleh Ditjen Hubud adalah melakukan inspeksi dengan cara larang terbang sementara (temporary grounded), untuk memastikan kondisi pesawat jenis tersebut laik terbang (airworthy) dan langkah tersebut telah disetujui oleh Menteri Perhubungan" ujar Polana.

Selai itu, kebijakan ini diambil pemerintah untuk memastikan bahwa pesawat yang beroperasi di Indonesia dalam kondisi laik terbang. Pemerintah menjelaskan langkah tersebut diambil untuk menjamin keselamatan penerbangan di Indonesia. 

Pemerintah akan mulai melakukan inspeksi besok, Selasa 12 Maret 2019. Apabila ditemukan masalah pada saat inspeksi, Selasa (11/03/2013). Untuk itu, pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 dilarang terbang sementara sampai dinyatakan selesai oleh inspektur penerbangan. 

Pengawasan untuk pengoperasian pesawat jenis Boeing 737-8 MAX sudah dilakukan sejak 30 Oktober 2018 lalu pasca kecelakaan JT610, bilamana jika terjadi masalah atau temuan hasil inspeksi pesawat langsung di-grounded di tempat. 

Ditjen Hubud terus berkomunikasi dengan Federal Aviation Administration (FAA), untuk memberikan jaminan bahwa seluruh pesawat Boeing 737 - 8 MAX yang beroperasi di Indonesia laik terbang. FAA telah menerbitkan Airworthiness Directive yang juga telah diadopsi oleh Ditjen Hubud dan telah diberlakukan kepada seluruh operator penerbangan Indonesia yang mengoperasikan Boeing 737-8 MAX. 

Saat ini, maskapai yang mengoperasikan pesawat jenis tersebut adalah PT Garuda Indonesia Tbk sebanyak 1 unit dan Lion Air sebanyak 10 unit. FAA menyampaikan akan terus berkomunikasi dengan Ditjen Hubud sekiranya diperlukan langkah lanjutan guna memastikan kondisi airworthy (laik terbang) untuk Boeing 737-8 MAX.


Sumber : CNBC INDONESIA, Senin 11 Maret 2019

https://www.cnbcindonesia.com/news/20190311173155-4-59942/sampai-kapan-ri-larang-boeing-737-max-8-terbang

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2228
mod_vvisit_counterKemarin3834
mod_vvisit_counterMinggu ini2228
mod_vvisit_counterBulan ini89621
mod_vvisit_counterSemua5547823
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download