INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Menteri Gunakan Angkutan Umum di Ibu Kota Baru

INSTRAN.org – Kementerian Perhubungan (Kemhub) menyiapkan sistem transportasi umum yang saling terkoneksi di ibu kota baru di Kalimantan Timur. Dengan...

Kota Bandung Luncurkan Bus Ramah Disabilitas

Untuk sementara ini, tarifnya masih digratiskan dulu sampai Desember.INSTRAN.org - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub)...

KhofifaKhofifah: Jatim Akan Punya MRTh: Jatim Akan Punya MRT

INSTRAN.org - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan proyek angkutan massal moda raya terpadu atau Mass Rapid Transit (MRT) di...

Volume Kendaraan Turun 25 Persen

INSTRAN.org - Setelah sepekan implementasi perluasan ganjil genap yang dibarengi dengan penindakan bagi pelanggar, tercatat ada pengurangan volume...

Ini Deretan Daerah yang Punya Penataan Transportasi Publik Terbaik

INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menganugerahkan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) kepada sejumlah pemerintah provinsi, kabupaten dan...

  • Menteri Gunakan Angkutan Umum di Ibu Kota Baru

    Kamis, 19 September 2019 13:45
  • Kota Bandung Luncurkan Bus Ramah Disabilitas

    Rabu, 18 September 2019 14:13
  • KhofifaKhofifah: Jatim Akan Punya MRTh: Jatim Akan Punya MRT

    Rabu, 18 September 2019 14:08
  • Volume Kendaraan Turun 25 Persen

    Selasa, 17 September 2019 10:17
  • Ini Deretan Daerah yang Punya Penataan Transportasi Publik Terbaik

    Senin, 16 September 2019 10:05

Metropolitan

Menteri Gunakan Angkutan Umum di Ibu Kota Baru
Kamis, 19 September 2019
INSTRAN.org – Kementerian Perhubungan (Kemhub) menyiapkan sistem transportasi umum yang saling terkoneksi di ibu kota baru di Kalimantan Timur. Dengan sistem seperti itu, maka pergerakan masyarakat... Selanjutnya...
Kota Bandung Luncurkan Bus Ramah Disabilitas
Rabu, 18 September 2019
Untuk sementara ini, tarifnya masih digratiskan dulu sampai Desember.INSTRAN.org - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) meluncurkan bus yang ramah bagi penyandang disabilitas,... Selanjutnya...
KhofifaKhofifah: Jatim Akan Punya MRTh: Jatim Akan Punya MRT
Rabu, 18 September 2019
INSTRAN.org - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan proyek angkutan massal moda raya terpadu atau Mass Rapid Transit (MRT) di Gerbangkertasusila (Gersik, Bangkalan, Mojokerto,... Selanjutnya...
Volume Kendaraan Turun 25 Persen
Selasa, 17 September 2019
INSTRAN.org - Setelah sepekan implementasi perluasan ganjil genap yang dibarengi dengan penindakan bagi pelanggar, tercatat ada pengurangan volume lalu lintas (lalin) cukup signifikan di 25 ruas... Selanjutnya...
Ini Deretan Daerah yang Punya Penataan Transportasi Publik Terbaik
Senin, 16 September 2019
INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menganugerahkan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) kepada sejumlah pemerintah provinsi, kabupaten dan kota. Para pemenang dinilai telah mampu menata... Selanjutnya...
Tahun Depan, Sepeda Motor Wajib di Lajur Khusus PDF Cetak E-mail
Kamis, 15 Agustus 2019 11:50
INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan kanalisasi bagi pengendara sepeda motor di jalur ganjil genap pada 2020. Lajur khusus sepeda motor diberlakukan tahun depan guna menertibkan pemotor juga mengantisipasi kecelakaan.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, setelah pemberlakuan sistem ganjil genap di beberapa ruas jalan Ibu Kota, laju rata-rata kecepatan kendaraan cukup tinggi. Sehingga, keberadaan sepeda motor di jalur yang bersamaan dengan kendaraan roda empat akan sangat berbahaya bila tidak ditertibkan.

“Laju sepeda motor rata-rata tidak teratur. Mereka berjalan zig-zag, dan cenderung melambung. Hal itu cukup membahayakan keselamatan pemotor dan juga pengendara lain, khususnya di jalur ganjil genap karena kecepatan rata-rata kendaraan di titik itu tinggi,” papar Syafrin saat berbincang-bincang dengan Beritasatu.com di Jakarta, Jumat (9/8).

Untuk itu, lanjut Syafrin, Pemprov DKI akan memasang marka di sebelah sisi kiri jalan yang membatasi lajur kendaraan sepeda motor dan kendaraan roda empat atau lebih. Marka itu akan dipasang di ruas jalan protocol, terutama yang memberlakukan sistem ganjil genap.

“Sepeda motor wajib di jalur kiri (khusus motor), tidak boleh lagi mereka melambung ke kanan-kiri. Diharapkan pada 2020, semua koridor ganjil genap sudah dibuat kanalisasi jalur sepeda motor. Kami berharap jalur khusus sepeda motor ini ada di seluruh ruas jalan di Ibu Kota. Tetapi, kita bertahap dulu,” ujarnya.

Dalam penerapan jalur khusus sepeda motor, Dishub DKI berkaca pada kebijakan sebelumnya, yang dianggap belum efektif. Ke depan, Pemprov akan mengedepankan sosialisasi sebelum penerapan sistem jalur sepeda motor. Sesuai instruksi gubernur, kata Syafrin, Dishub DKI akan mengedepankan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Poin dari Pak Gubernur, tidak hanya penyediaan sarana dan prasarana. Sosialisasi dan edukasi yang ke depan perlu dipertebal sehingga, pemotor mulai teredukasi. Dengan demikian pemotor akan tertib juga mengurangi angka kecelakaan,” katanya.

Tilang
Pada kesempatan lain, Syafrin mengatakan, untuk tahap awal kebijakan kanalisasi sepeda motor akan diberlakukan di 25 ruas jalan yang terkena penerapan perluasan ganjil genap. “Semua sudah kami simulasikan. Jadi, memang kendala di motor itu mereka tidak tertib. Pada saat ditetapkan perluasan area ganjil genap, pasti kecepatan meningkat. Oleh sebab itu, kebijakannya pararel dengan manajemen dan rekayasa lalu lintas sepeda motor berupa kanalisasi,” kata Syafrin.

Dia menegaskan, nantinya pengendara sepeda motor harus tertib di jalur tertentu dan tidak boleh keluar dari jalur yang telah ditetapkan. Dishub menetapkan jalur kiri adalah jalur wajib sepeda motor. Bila mereka keluar dari jalur kiri, maka aparat kepolisian akan menilang.

“Mereka wajib menggunakan lajur paling kiri. Nanti, kami bersama-sama kepolisian, begitu melihat ada pelanggaran di luar kanalisasi, otomatis ditilang, karena sudah melanggar marka,” kata Syafrin Liputo.

Dengan adanya kebijakan kanalisasi sepeda motor, Syafrin Liputo mengharapkan, kecepatan sepeda motor tetap stabil. Tidak ada lagi sepeda motor yang melaju asal-asalan, sehingga membahayakan keselamatan pengendara sepeda motor itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Tidak hanya kanalisasi jalur sepeda motor di jalur protokol Ibu Kota, Dishub DKI juga akan menertibkan ojek online (ojol). Pasalnya, keberadaan ojek berbasis aplikasi itu kerap memakan badan jalan di titik keramaian sehingga dianggap berbahaya dan menyumbang kemacetan.

Syafrin melihat, di beberapa lokasi keramaian, seperti stasiun dan pusat perbelanjaan, pengemudi ojol terlihat berkerumun tidak teratur. Seharusnya, kata dia, para pengemudi itu bisa berada pada jarak sekitar 50 meter hingga 200 meter dari pusat keramaian.

Untuk itu, Dishub DKI Jakarta saat ini tengah memformulasikan sistem yang tepat dengan menggandeng perusahaan jasa angkutan berbasis aplikasi dengan penyedia parkir. Ke depan, akan dibuat area khusus penyangga (buffer zone) bagi pengemudi ojol. Area itu nantinya akan berjarak cukup jauh dengan pusat keramaian dan digunakan sebagai pangkalan ojol.

Transportasi Umum
Anggota Komisi V DPR Anton Sihombing mengatakan, kunci keberhasilan dalam membangun transportasi umum yang saling terkoneksi dan tarif yang terjangkau. Apabila tarif transportasi publik terlalu mahal, masyarakat pasti lebih memilih membeli sepeda motor dibandingkan naik angkutan umum.

“Kenapa jumlah pengguna motor membludak? Sederhana saja, mereka pasti menghitung biaya transportasi, di mana naik angkutan umum lebih mahal,” ujar Anton.

Dikatakan, masyarakat pasti akan berhitung soal ongkos transportasi di Jakarta maupun di kota lain. Sehingga, tarif menjadi kunci bagi pemerintah maupun perusahaan angkutan umum supaya orang tertarik pindah dari kendaraan pribadi ke moda transportasi umum.

Kondisi kemacetan Jakarta yang begitu parah, kata politisi Partai Golkar itu, membuat masyarakat lebih memilih naik sepeda motor. Pemerintah daerah dan pusat harus memiliki strategi perbaikan mobilitas perkotaan dengan cara membenahi infrastruktur transportasi.

Pembenahan yang perlu dilakukan, antara lain memperbaiki jalan, moda transportasi umum, serta efisiensi operasional dan pelayanan angkutan barang serta angkutan umum perkotaan. Anton setuju perlu ada pengaturan yang ketat bagi pengendara sepeda motor untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

Anggota Komisi V DPR lainnya, Mardani Ali Sera mengatakan, fokus utama pemerintah seharusnya membenahi transportasi umum. Tanpa perbaikan angkutan umum secara komprehensif, kebijakan pengaturan mobil maupun motor yang dilakukan tidak akan efektif.

“Basis utamanya adalah transportasi publik. Karena itu, upaya membuat jaringan transportasi publik yang nyaman dan aman harus menjadi prioritas. Aturan ganjil genap untuk mobil serta pengaturan sepeda motor adalah aturan antara, bukan tujuan utama,” kata Mardani.


Sumber : Berita satu, Rabu 14 Agustus 2019

https://www.beritasatu.com/fokus/left-is-right

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1788
mod_vvisit_counterKemarin2722
mod_vvisit_counterMinggu ini9704
mod_vvisit_counterBulan ini46634
mod_vvisit_counterSemua5939028
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download