INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

DPRD Jateng Dorong Eksekutif Kembangkan Transportasi Massal

INSTRAN.org — Kalangan anggota DPRD Jawa Tengah terus mendorong eksekutif pemerintah provinsi setempat mengembangkan transportasi massal bagi ...

Sebentar Lagi Ojek Online Bakal Diakui Jadi Angkutan Umum?

INSTRAN.org - Pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia menyatakan, tuntutan payung hukum (legalitas)...

Kembangkan Transportasi Massal, Jakarta Dapat Penghargaan Internasional

INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapatkan penghargaan 'Honorable Mention' dari Komite Sustainable Award (STA) di Washington DC,...

Bali Jadi Proyek Percontohan Transportasi Ibu Kota Baru

INSTRAN.org -  Pemerintah berencana menjadikan Bali sebagai proyek percontohan transportasi massal di ibu kota baru. Pasalnya, kemacetan di Pulau...

Transportasi Otomatis Bakal Wira-wiri di Ibu Kota Baru, Siapa yang Bangun?

INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan mulai 2024 akan dibangun sistem transportasi massal dengan teknologi otomatis atau...

  • DPRD Jateng Dorong Eksekutif Kembangkan Transportasi Massal

    Senin, 20 Januari 2020 15:45
  • Sebentar Lagi Ojek Online Bakal Diakui Jadi Angkutan Umum?

    Senin, 20 Januari 2020 11:46
  • Kembangkan Transportasi Massal, Jakarta Dapat Penghargaan Internasional

    Senin, 20 Januari 2020 11:43
  • Bali Jadi Proyek Percontohan Transportasi Ibu Kota Baru

    Jumat, 17 Januari 2020 10:42
  • Transportasi Otomatis Bakal Wira-wiri di Ibu Kota Baru, Siapa yang Bangun?

    Kamis, 16 Januari 2020 11:56

Metropolitan

DPRD Jateng Dorong Eksekutif Kembangkan Transportasi Massal
Senin, 20 Januari 2020
INSTRAN.org — Kalangan anggota DPRD Jawa Tengah terus mendorong eksekutif pemerintah provinsi setempat mengembangkan transportasi massal bagi  masyarakat. Selanjutnya...
Sebentar Lagi Ojek Online Bakal Diakui Jadi Angkutan Umum?
Senin, 20 Januari 2020
INSTRAN.org - Pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia menyatakan, tuntutan payung hukum (legalitas) ojek online untuk masuk ke dalam Program... Selanjutnya...
Kembangkan Transportasi Massal, Jakarta Dapat Penghargaan Internasional
Senin, 20 Januari 2020
INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapatkan penghargaan 'Honorable Mention' dari Komite Sustainable Award (STA) di Washington DC, Amerika Serikat (AS). DKI Jakarta dinilai telah... Selanjutnya...
Bali Jadi Proyek Percontohan Transportasi Ibu Kota Baru
Jumat, 17 Januari 2020
INSTRAN.org -  Pemerintah berencana menjadikan Bali sebagai proyek percontohan transportasi massal di ibu kota baru. Pasalnya, kemacetan di Pulau Dewata disebabkan oleh maraknya penggunaan kendaraan... Selanjutnya...
Transportasi Otomatis Bakal Wira-wiri di Ibu Kota Baru, Siapa yang Bangun?
Kamis, 16 Januari 2020
INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan mulai 2024 akan dibangun sistem transportasi massal dengan teknologi otomatis atau autonomous vehicle di ibu kota negara (IKN) baru.... Selanjutnya...
ETLE Dinilai Mampu Tingkatkan Budaya Tertib Berlalu Lintas PDF Cetak E-mail
Jumat, 06 Desember 2019 13:51

INSTRAN.org - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, berencana akan menindak pengguna sepeda motor yang melakukan pelanggaran menggunakan kamera sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), tahun depan. Kebijakan ini, dinilai mampu meningkatkan budaya tertib berlalu lintas karena pengendara akan merasa terawasi selama 1x24 jam sehingga berpikir dua kali untuk melakukan pelanggaran.

 

Pemerhati masalah transportasi Budiyanto mengatakan, populasi perkembangan sepeda motor cukup tinggi dan berpengaruh kepada situasi lalu lintas dan angkutan jalan seperti, kemacetan, pelanggaran hingga kecelakaan. Perkembangan populasi sepeda motor tidak bisa dihindari karena bersentuhan dengan mayoritas masyarakat kelas menengah ke bawah, dan digunakan sebagai sarana alternatif transportasi yang dianggap paling murah, gampang didapat dan efisien dari aspek ekonomi.

 

Budiyanto menambahkan, langkah pembatasan lalu lintas terhadap kendaraan bermotor roda selama ini memang agak sulit untuk dilaksanakan, mengingat jumlah populasi yang cukup besar dan dampak yang relatif tinggi apabila dilakukan pembatasan lalu lintas baik dari aspek sosial, ekonomi, keamanan, dan lainnya.

 

"Sehingga langkah-langkah yang efektif dengan cara-cara yang soft untuk meminimalisir dampak negatif yang akan timbul," ujar Budiyanto, Jumat (6/12/2019).

 

Dikatakan Budiyanto, langkah-langkah yang dilakukan Polri dengan melakukan kegiatan preemtif, preventif dan represif secara paralel sudah cukup efektif. Kendati demikian, khusus upaya represif harus mulai ada keberanian menggunakan teknologi sistem ETLE, dan meninggalkan cara-cara konvensional.

 

"Cara konvensional secara bertahap harus ditinggalkan karena sudah tidak efektif lagi karena memerlukan tenaga yang cukup banyak, operasional tidak dapat dilakukan selama 1x24 jam karena keterbatasan jumlah personel, kemampuan, stamina dan lainnya. Kemudian, ada potensi penyalahgunaan wewenang, kesalahan pelanggar juga sangat mudah disanggah, sering terjadi perdebatan antara pelanggar dengan petugas," ungkapnya.

 

 

Budiyanto menyampaikan, apabila penegakan hukum dilakukan menggunakan sistem ETLE, hasilnya akan lebih efektif, pelibatan anggota minimal, akurasi data terjamin dengan adanya capture dalam bentuk foto dan video, menghindari penyimpangan penyalahgunaan wewenang, dan dapat bekerja mendeteksi selama 1x24 jam.

 

Menurut Budiyanto, proses penyadaran dan membangun budaya tertib berlalu lintas akan lebih cepat karena sistem ETLE memiliki nilai daya tangkal yang tinggi.

 

"Mereka merasa terawasi terus sehingga takut untuk melanggar, dan berkembang menjadi biasa untuk tertib. Akhirnya, secara bertahap terbangun budaya tertib berlalu lintas. Rencana Ditlantas memberlakukan sistem ETLE untuk sepeda motor merupakan suatu keniscayaan. Perlu didukung dan diapresiasi," tandasnya.

 

 

 

Sumber: BeritaSatu.com 6 desember 2019

 

https://www.beritasatu.com/megapolitan/589239/etle-dinilai-mampu-tingkatkan-budaya-tertib-berlalu-lintas

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2219
mod_vvisit_counterKemarin3534
mod_vvisit_counterMinggu ini2219
mod_vvisit_counterBulan ini68701
mod_vvisit_counterSemua6318933
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download