INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Menhub: Kita Harus Move On, Dorong Transportasi yang Menjunjung Protokol Kesehatan

INSTRAN.org - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan pandemi COVID-19 mengancam kebangkrutan industri penerbangan, terutama...

Rencana Gojek Grab 'Merger', Instran: Ada Risiko Monopoli

INSTRAN.org - Institut Studi Transportasi atau Instran menilai rencana pemerintah provinsi DKI Jakarta menggabungkan layanan transportasi daring Grab...

Pemerintah Kembangkan Fasilitas Stasiun KRL Pondok Ranji, Apa Saja?

INSTRAN.org - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan bersama dengan PT Kereta Api Indonesia...

Sepekan Ganjil Genap, Dishub: Masyarakat Belum Beralih ke Transportasi Umum

INSTRAN.org - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pemberlakuan sistem ganjil genap kendaraan selama sepekan tidak lantas...

Angkutan Umum Kian Bejubel, Virus Corona Makin Merajalela

INSTRAN.org - Sistem ganjil genap diwacanakan berlaku selama 24 jam di berbagai ruas jalan. Tidak hanya mobil, motor juga akan jadi sasaran ganjil...

  • Menhub: Kita Harus Move On, Dorong Transportasi yang Menjunjung Protokol Kesehatan

    Rabu, 12 Agustus 2020 10:48
  • Rencana Gojek Grab 'Merger', Instran: Ada Risiko Monopoli

    Rabu, 12 Agustus 2020 10:38
  • Pemerintah Kembangkan Fasilitas Stasiun KRL Pondok Ranji, Apa Saja?

    Selasa, 11 Agustus 2020 09:50
  • Sepekan Ganjil Genap, Dishub: Masyarakat Belum Beralih ke Transportasi Umum

    Selasa, 11 Agustus 2020 09:45
  • Angkutan Umum Kian Bejubel, Virus Corona Makin Merajalela

    Senin, 10 Agustus 2020 13:02

Metropolitan

Menhub: Kita Harus Move On, Dorong Transportasi yang Menjunjung Protokol Kesehatan
Rabu, 12 Agustus 2020
INSTRAN.org - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan pandemi COVID-19 mengancam kebangkrutan industri penerbangan, terutama maskapai. Selanjutnya...
Rencana Gojek Grab 'Merger', Instran: Ada Risiko Monopoli
Rabu, 12 Agustus 2020
INSTRAN.org - Institut Studi Transportasi atau Instran menilai rencana pemerintah provinsi DKI Jakarta menggabungkan layanan transportasi daring Grab dan Gojek ke dalam satu aplikasi super (super... Selanjutnya...
Pemerintah Kembangkan Fasilitas Stasiun KRL Pondok Ranji, Apa Saja?
Selasa, 11 Agustus 2020
INSTRAN.org - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan bersama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan PT Jaya Real Property Tbk... Selanjutnya...
Sepekan Ganjil Genap, Dishub: Masyarakat Belum Beralih ke Transportasi Umum
Selasa, 11 Agustus 2020
INSTRAN.org - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pemberlakuan sistem ganjil genap kendaraan selama sepekan tidak lantas membuat masyarakat beralih menggunakan... Selanjutnya...
Angkutan Umum Kian Bejubel, Virus Corona Makin Merajalela
Senin, 10 Agustus 2020
INSTRAN.org - Sistem ganjil genap diwacanakan berlaku selama 24 jam di berbagai ruas jalan. Tidak hanya mobil, motor juga akan jadi sasaran ganjil genap. Selanjutnya...
Ada Cara Biar Orang Tertarik Pindah ke Transportasi Umum? PDF Cetak E-mail
Selasa, 14 Januari 2020 10:29
INSTRAN.org - Transportasi umum belum menarik banyak perhatian masyarakat, membuat jalanan masih dipadati kendaraan pribadi. Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menyebut integrasi transportasi jadi salah satu solusi untuk menaikkan pengguna transportasi umum.

"Kebijakan integrasi umum perkotaan sudah lama didengungkan, namun belum bisa terwujud sempurna hingga sekarang," kata Djoko melalu keterangan resmi yang diterima detikcom, Senin (13/1/2020).

Integrasi di antaranya fisik, jadwal, dan pembayaran. Yang belum terlaksana adalah integrasi pembayaran dengan menggunakan kartu pintar yang memungkinkan satu kartu untuk beberapa jenis layanan.

"Integrasi pembayaran hingga kini belum dapat dilakukan. Harapan publik, ke depan sudah terjadi integrasi pembayaran. Publik tidak perlu lagi membayar setiap berganti moda transportasi umum," ujarnya.

Lebih lanjut, tarif yang terjangkau dan terintegrasi antarmoda akan membuat orang lebih memilih angkutan umum. Hasil penelitian Badan Litbang Perhubungan tahun 2013, menyebutkan pengguna KRL Jabodetabek mengeluarkan 32 persen dari pendapatan tetap bulanan untuk belanja transportasi rutin.

Ia menyebut Bank Dunia memberi syarat maksimal 10 persen pendapatan tetap bulanan dibelanjakan untuk transportasi rutin.

Djoko menggambarkan warga Jabodetabek yang dalam kesehariannya menggunakan transportasi umum.

"Apabila menggunakan KRL Jabodetabek relatif murah. Namun ongkos perjalanan dari tempat tinggal menuju stasiun kemudian dari stasiun tujuan menuju tempat bekerja lebih mahal," kata Djoko.

"Jika membawa kendaraan pribadi harus membayar parkir di stasiun. Total ongkos yang dikeluarkan untuk transportasi bisa mencapai rata-rata di atas Rp 30 ribu," ungkapnya.

Hadirnya PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan Kementerian BUMN lewat PT KAI mendirikan perusahaan patungan bernama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek diharapkan bisa bisa mencapai standar pelayanan dan operasional maksimal untuk memberikan dampak yang besar dan menyeluruh seperti menekan biaya dan waktu tempuh perjalanan.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Antasari, Ini yang Perlu Diperhatikan


"Ketepatan waktu dan kemudahan dalam berpindah (mobilitas) akan selalu menjadi alasan utama pemilihan moda transportasi untuk menunjang mobilitas warga kota," bilangnya.

"Tanpa integrasi, jangan harap memiliki kota dengan sistem transportasi yang manusiawi dan efisien bagi penduduknya," jelas Djoko.


Sumber : Detik.com, 13 Januari 2020

https://oto.detik.com/berita/d-4857604/ada-cara-biar-orang-tertarik-pindah-ke-transportasi-umum

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1098
mod_vvisit_counterKemarin3484
mod_vvisit_counterMinggu ini11200
mod_vvisit_counterBulan ini37774
mod_vvisit_counterSemua7017318
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download