INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Calon Kapolri Bisa Optimalkan Tilang Elektronik, Asal...

INSTRAN.org - Pelaksanaan penegakan hukum secara elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di jalan dapat terwujud selama tidak ada...

Polisi Tak Perlu Tilang di Jalan, Instran: Ini Syaratnya

INSTRAN.org - Gagasan calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Komjen Listyo Sigit Prabowo agar Polri tak melakukan tilang di jalan...

Angkutan Publik Berbasis Listrik di Jakarta Terus Dikembangkan

INSTRAN.org — Jakarta menargetkan penggunaan bus angkutan umum nol emisi pada 2025 dengan berbasis bus bertenaga listrik. Dari hasil kajian, biaya...

Pengamat: Butuh Infrastruktur Memadai Hapus Tilang di Jalan

INSTRAN.org - Pengamat transportasi Darmaningtyas menilai kepolisian mesti menyiapkan infrastruktur yang memadai terlebih dulu untuk mewujudkan...

Banyak Ruginya? KAI Berhak Tolak Akuisisi KCI oleh MRT Jakarta

INSTRAN.org – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berhak menolak akuisisi saham mayoritas PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) oleh PT MRT...

  • Calon Kapolri Bisa Optimalkan Tilang Elektronik, Asal...

    Jumat, 22 Januari 2021 10:24
  • Polisi Tak Perlu Tilang di Jalan, Instran: Ini Syaratnya

    Jumat, 22 Januari 2021 10:07
  • Angkutan Publik Berbasis Listrik di Jakarta Terus Dikembangkan

    Kamis, 21 Januari 2021 15:00
  • Pengamat: Butuh Infrastruktur Memadai Hapus Tilang di Jalan

    Kamis, 21 Januari 2021 14:16
  • Banyak Ruginya? KAI Berhak Tolak Akuisisi KCI oleh MRT Jakarta

    Kamis, 21 Januari 2021 14:11

Metropolitan

Calon Kapolri Bisa Optimalkan Tilang Elektronik, Asal...
Jumat, 22 Januari 2021
INSTRAN.org - Pelaksanaan penegakan hukum secara elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di jalan dapat terwujud selama tidak ada agenda ekonomi yang ditargetkan kepada jajaran... Selanjutnya...
Polisi Tak Perlu Tilang di Jalan, Instran: Ini Syaratnya
Jumat, 22 Januari 2021
INSTRAN.org - Gagasan calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Komjen Listyo Sigit Prabowo agar Polri tak melakukan tilang di jalan diharapkan dapat diwujudkan di lapangan. Selanjutnya...
Angkutan Publik Berbasis Listrik di Jakarta Terus Dikembangkan
Kamis, 21 Januari 2021
INSTRAN.org — Jakarta menargetkan penggunaan bus angkutan umum nol emisi pada 2025 dengan berbasis bus bertenaga listrik. Dari hasil kajian, biaya bahan bakar bus bertenaga listrik jauh lebih murah... Selanjutnya...
Pengamat: Butuh Infrastruktur Memadai Hapus Tilang di Jalan
Kamis, 21 Januari 2021
INSTRAN.org - Pengamat transportasi Darmaningtyas menilai kepolisian mesti menyiapkan infrastruktur yang memadai terlebih dulu untuk mewujudkan keinginan calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo... Selanjutnya...
Banyak Ruginya? KAI Berhak Tolak Akuisisi KCI oleh MRT Jakarta
Kamis, 21 Januari 2021
INSTRAN.org – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berhak menolak akuisisi saham mayoritas PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) oleh PT MRT Jakarta (MRTJ) apabila tidak menguntungkan perseroan. Selanjutnya...
Ganjil Genap Belum Diterapkan, Polisi Akui Kerap Terjadi Kepadatan Lalu Lintas PDF Cetak E-mail
Kamis, 26 November 2020 16:29
INSTRAN.org - Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengevaluasi aturan sistem ganjil genap yang belum diberlakukan di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. 

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan, volume kendaraan meningkat semenjak ganjil genap tak berlaku di Jakarta. 

"Volume kendaraan beberapa titik memang terjadi kepadatan arus lalu lintas. Karena memang kan aktivitas masyarakat sudah mulai ada yang diperbolehkan kembali," kata Fahri saat dihubungi, Kamis (26/11/2020).

Namun, Fahri tak menyebutkan persentase peningkatan kendaraannya. 

Saat ini, kata Fahri, polisi lalu lintas telah melakukan upaya pencegahan kepadatan kendaraan seperti pengalihan dan penutupan arus. 

"Meski tidak (gage) diterapkan kita melakukan upaya arus lalu lintas dengan pengalihan, penutupan arus lalu lintas dan sebagainya," katanya. 

Fahri menegaskan, ganjil genap belum diterapkan untuk mencegah penularan Covid-19 yang kian masif, khususnya di angkutan umum. 

Jika ganjil genap diterapkan, kata dia, bukan tidak mungkin malah menambah mobilitas warga di transportasi umum. 

"Biasanya terjadi penambahan (gunakan angkutan umum) antara 6 sampai 11 persen. Khawatir akan terjadi penumpukan, makanya kita tidak menerapkan gage dulu," katanya. 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memutuskan untuk memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

PSBB transisi diperpanjang selama 14 hari terhitung mulai 23 November hingga 6 Desember 2020 mendatang berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1.100 Tahun 2020. 

"Seperti diketahui bersama, Pemprov DKI Jakarta dapat menerapkan kebijakan rem darurat atau emergency brake policy apabila terjadi kenaikan kasus secara signifikan atau tingkat penularan yang mengkhawatirkan sehingga membahayakan pelayanan sistem kesehatan," ujar Anies dalam keterangan tertulis, Minggu (22/11/2020). 

Berdasarkan data-data epidemiologi selama penerapan PSBB masa transisi dua pekan terakhir, kondisi wabah Covid-19 di DKI Jakarta masih terkendali dan menuju aman. 

"Akan tetapi, kita harus semakin waspada dan semakin disiplin dalam protokol kesehatan," kata Anies. 

Anies juga mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan semakin memasifkan penegakkan aturan atas protokol kesehatan dan berharap masyarakat proaktif melapor bila mengetahui pelanggaran. 

"Masyarakat juga tidak perlu khawatir untuk melaporkan bila merasa terpapar atau bergejala. Ini adalah ikhtiar bersama. Kami tekankan kembali, tetap disiplin protokol kesehatan. Covid-19 masih ada," kata Anies.


Sumber : Kompas.com, 26 November 2020

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/11/26/10444471/ganjil-genap-belum-diterapkan-polisi-akui-kerap-terjadi-kepadatan-lalu?page=all




Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1072
mod_vvisit_counterKemarin2149
mod_vvisit_counterMinggu ini11798
mod_vvisit_counterBulan ini61469
mod_vvisit_counterSemua7274439
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download