INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Ojek Pangkalan Sempat Tolak Uji Coba Trayek Angkot Baru di Cimahi

INSTRAN.org - Uji coba trayek angkot Citeureup-Cimindi di Kota Cimahi sempat molor dari waktu yang ditetapkan. Pasalnya puluhan tukang ojek pangkalan...

Kabar Baik! Tiket Pesawat Murah Bakal Dijual untuk Semua Penerbangan

INSTRAN.org - Maskapai penerbangan bersama pemerintah berwacana untuk menurunkan harga tiket seluruh penerbangan pesawat berbiaya murah (low cost...

Truk Sering Obesitas karena Dianggap Kuat Angkut Segala Beban

INSTRAN.org - Kendaraan komersial berupa truk yang sering mengangkut keperluan bisnis seringkali ditemukan melewati batas muatannya. Satu pelanggaran...

Bakal Ada Tol Bekasi-Tangerang di Atas Laut Utara Jakarta

INSTRAN.org – Satu proyek besar sedang dipersiapkan pemerintah. Proyek dimaksud adalah tol yang membentang di atas perairan utara Jakarta yang...

Hingga Juli 2019, 242 Ribu Penumpang Sudah Jajal LRT Jakarta

INSTRAN.org - Sebanyak 242.741 penumpang telah menjajal Kereta Lintas Rel Terpadu atau LRT Jakarta selama sebulan uji coba publik. Kereta ringan itu...

  • Ojek Pangkalan Sempat Tolak Uji Coba Trayek Angkot Baru di Cimahi

    Senin, 22 Juli 2019 15:13
  • Kabar Baik! Tiket Pesawat Murah Bakal Dijual untuk Semua Penerbangan

    Senin, 22 Juli 2019 15:13
  • Truk Sering Obesitas karena Dianggap Kuat Angkut Segala Beban

    Kamis, 18 Juli 2019 10:32
  • Bakal Ada Tol Bekasi-Tangerang di Atas Laut Utara Jakarta

    Rabu, 17 Juli 2019 11:18
  • Hingga Juli 2019, 242 Ribu Penumpang Sudah Jajal LRT Jakarta

    Selasa, 16 Juli 2019 21:39

Metropolitan

Ojek Pangkalan Sempat Tolak Uji Coba Trayek Angkot Baru di Cimahi
Senin, 22 Juli 2019
INSTRAN.org - Uji coba trayek angkot Citeureup-Cimindi di Kota Cimahi sempat molor dari waktu yang ditetapkan. Pasalnya puluhan tukang ojek pangkalan di Sukarasa dan Ciawitali masih keberatan dengan... Selanjutnya...
Kabar Baik! Tiket Pesawat Murah Bakal Dijual untuk Semua Penerbangan
Senin, 22 Juli 2019
INSTRAN.org - Maskapai penerbangan bersama pemerintah berwacana untuk menurunkan harga tiket seluruh penerbangan pesawat berbiaya murah (low cost carrier/LCC). Hal itu menindaklanjuti kebijakan... Selanjutnya...
Truk Sering Obesitas karena Dianggap Kuat Angkut Segala Beban
Kamis, 18 Juli 2019
INSTRAN.org - Kendaraan komersial berupa truk yang sering mengangkut keperluan bisnis seringkali ditemukan melewati batas muatannya. Satu pelanggaran ini dapat memicu berbagai masalah yang merugikan... Selanjutnya...
Bakal Ada Tol Bekasi-Tangerang di Atas Laut Utara Jakarta
Rabu, 17 Juli 2019
INSTRAN.org – Satu proyek besar sedang dipersiapkan pemerintah. Proyek dimaksud adalah tol yang membentang di atas perairan utara Jakarta yang menghubungkan Bekasi dan wilayah Banten. Selanjutnya...
Hingga Juli 2019, 242 Ribu Penumpang Sudah Jajal LRT Jakarta
Selasa, 16 Juli 2019
INSTRAN.org - Sebanyak 242.741 penumpang telah menjajal Kereta Lintas Rel Terpadu atau LRT Jakarta selama sebulan uji coba publik. Kereta ringan itu menghubungkan rute Velodrome Rawamangun hingga... Selanjutnya...
Duka Merebak di Kedua Belah Pihak PDF Cetak E-mail
Situasi lalu lintas di ruas Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (10/2), telah normal kembali. Namun, masuk sedikit ke dalam permukiman di kawasan itu, tepatnya di sebuah rumah di RT 06 RW 06 Jalan H Marjuki, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, suasana duka kental menyelimuti.

Sehari sebelumnya, Rabu (9/2) pagi, Siti Munsiah yang akrab dipanggil Titi seperti biasa membantu anak sulungnya, M Rizky Firmansyah (9), bersiap sebelum berangkat ke sekolahnya di SDSN 02 Mampang. Tidak seperti biasanya, di tengah kesibukan pagi itu tiba-tiba ada yang terasa sesak di hati Titi.

Rabu siang, jantung Titi nyaris berhenti berdetak mendengar kabar kecelakaan Rizky. Ia dan suami, Hadi Sutriono, sesama pegawai di bagian Sekretariat DPR RI di Senayan, segera bergegas pulang. Hanya jasad Rizky yang mereka temui.

Bocah kelas 4 SD itu tewas setelah ditabrak bus transjakarta jurusan Ragunan-Dukuh Atas, Rabu, sekitar pukul 11.30. ”Dia anak yang baik dan cerdas. Sulit melihat dia pergi lebih dulu,” kata Munawar, kakek Rizky, saat menerima ucapan duka cita dari para pelayat.

Keluarga Rizky memang cukup terpandang di kawasan Mampang. Menurut beberapa kenalan keluarga dan tetangga, keluarga ini sudah turun-temurun tinggal di Mampang. Munawar dikenal sebagai tokoh masyarakat setempat. Pasangan Hadi dan Titi juga berhubungan baik dengan warga sekitar.

Rizky yang energik pun akrab dengan anak-anak lain di gang kecil itu. Keberhasilannya menjadi murid SDSN 02 Mampang menjadi kebanggaan tersendiri. ”Bisa dibilang mereka contoh warga yang baik bagi warga di sini,” ucap beberapa pelayat.

Tidak heran kalau bukan pihak keluarga saja yang bersedih. Bahkan, seusai menguburkan jasad cucunya pada Rabu petang lalu, didukung warga sekitar Munawar tetap menuntut Rumengan datang ke rumahnya. ”Saya ingin dia minta maaf,” katanya.

Munawar bahkan sempat menolak imbauan polisi agar segera membuka penutupan jalan berupa pot-pot tanaman besar yang diletakkan di tengah jalur bus transjakarta. Setelah Hadi membujuknya, Munawar pun luluh. Sebagai ayah yang sangat berduka, Hadi berkata kepada Munawar bahwa ada ratusan orang lain yang membutuhkan bus transjakarta untuk pulang kerja Rabu sore lalu.

Tulang punggung


Cerita duka juga menghinggapi keluarga pengemudi bus, Merke Lourine Rumengan (41), yang biasa dipanggil Merry. ”Kakak, itu kan bus mama. Lihat tuh, nomor busnya, JTM 050. Adik ingat itu bus mama. Kan adik pernah diajak mama naik bus yang dikemudikan mama,” kata salah satu anak Merry.

Karena kakaknya kurang peduli, siswi SMP itu lalu menelepon kakak mamanya dan memintanya melacak nasib Merry. ”Saya sebenarnya ingin menyimpan sendiri kejadian ini agar anak-anak tak terguncang. Saya terpaksa mengungkap kasus ini saat kakak menelepon saya. Tak berapa lama, saudara-saudara saya yang lain juga menghubungi,” tutur Merry di tahanan Ditlantas Polda Metro.

Sejak suaminya meninggal satu setengah tahun lalu, usaha warisan sang suami memperbaiki perahu gulung tikar. Pendapatannya sebagai pegawai tata usaha di sebuah sekolah tidak memadai untuk menghidupi keempat anaknya.

Ia pun melamar menjadi pengemudi bus transjakarta. Sejak 1 Februari 2011, ia melayani Koridor VI Ragunan-Dukuh Atas. ”Putri sulung saya berhenti sekolah karena harus menjaga tiga adiknya, terutama menjaga si bungsu yang baru berusia dua tahun. Lagi pula saya tak mampu membiayai kuliah si sulung,” kata Merry.

Setiap hari, pukul 02.00, perempuan kelahiran Belawan, Sumatera Utara, itu bangun, mandi, dan bersepeda motor dari rumah mertuanya di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, ke pul bus transjakarta di Hek Pasar Rebo, Jakarta Timur. ”Saya mulai mengemudi pukul 05.00 dan selesai pukul 13.00,” ucap Merry.

Sampai di rumah, ia melayani ketiga anaknya, termasuk menyiapkan masakan untuk keesokan harinya. ”Hiburan saya saat ini cuma bisa tidur lebih banyak di hari libur saya. Selebihnya cuma bekerja dan membesarkan anak-anak,” ucapnya. ”Saya sudah membunyikan klakson dan melaju dengan kecepatan tidak lebih dari 20 kilometer. Apa boleh buat, mungkin Tuhan punya rencana lain,” ucapnya menyesal.

Tersangka


Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Yakub Dedy Karyawan mengatakan, Merke Lourine Rumengan ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan lalu lintas di Mampang. ”Tersangka dijerat Pasal 310 Ayat 4 juncto Pasal 106 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal penjara enam tahun atau denda maksimal Rp 12 juta,” tutur Yakub.

Ia menambahkan, Merke baru mengemudi bus transjakarta selama sebulan 10 hari. Tersangka memiliki SIM B1. Padahal, syarat untuk mengemudi kendaraan umum adalah B1 Umum. (NELi triana/WINdoro adi)
 
Sumber berita: Kompas, 11 Februari 2011
Link: http://cetak.kompas.com/read/2011/02/11/03551563/.duka.merebak.di.kedua.belah.pihak

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini3789
mod_vvisit_counterKemarin3525
mod_vvisit_counterMinggu ini3789
mod_vvisit_counterBulan ini80367
mod_vvisit_counterSemua5770165
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download