| APTB Kalideres-Tangerang Diminati Warga |
|
|
|
| Jumat, 29 Juni 2012 10:22 |
Kehadiran Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) Kalideres-Tangerang yang telah beroperasi sejak sepekan lebih, ternyata cukup diminati warga di kedua wilayah tersebut. Dengan mengoperasikan 10 bus setiap harinya, moda transportasi baru tersebut mampu mengangkut 500 penumpang setiap harinya. Angka tersebut diharapkan terus meningkat seiring kesadaran masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono mengatakan, penumpang APTB Kalideres-Tangerang, lebih banyak peminatnya dibandingkan dengan APTB Pulogadung-Bekasi. "Sukses, pekan pertama ini kurang lebih penumpangnya mencapai 500 orang per hari," kata Pristono, Kamis (28/6). Ia berharap penumpang APTB Kalideres-Tangerang terus meningkat. Terlebih masyarakat Tangerang mendukung adanya APTB ini. Sehingga tidak ada hambatan dalam operasionalnya. "Masyarakat pengguna dan angkutan umum juga mendukung APTB. Tidak ada perlawanan," ujarnya. Meski baru mampu mengangkut 500 penumpang, ia optimis peminat APTB Kalideres-Tangerang bisa terus meningkat. Mengingat telah disediakan juga park and ride di daerah Tangerang, yang bisa digunakan pengendara untuk menitipkan kendaraan. APTB Kalideres-Tangerang beroperasi dengan rute Poris Plawad-Kalideres via Jalan Benteng Betawi-Sudirman-Daan Mogot dengan jarak tempuh mencapai 11,7 KM. Untuk jarak tersebut penumpang akan dikenakan tarif Rp 6.500. Rinciannya Rp 3.000 untuk angkutan perbatasan, dan Rp 3.500 untuk terusan bus Transjakarta. Sementara itu, lanjut Pristono, jumlah penumpang APTB Pulogadung-Bekasi setiap harinya masih di bawah APTB Kalideres-Tangerang yakni hanya mencapai 100 orang penumpang per hari. Hal tersebut dikarenakan masih kurang satu halte yang belum dibangun di dekat pintu keluar Tol Bekasi. "Pembangunannya dilakukan oleh Dinas Perhubungan Bekasi, tapi masih terkendala," jelasnya. Sumber berita: BERITAJAKARTA.COM — 28-06-2012
|