INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Pengamat: Sepeda Motor Hanya untuk Perjalanan Pendek

INSTRAN.org - Sepeda motor masih menjadi moda transportasi andalan warga Jakarta. Terbukti dari tingginya pemilik kendaraan tersebut dan tingkat...

Pemprov DKI Larang Sepeda Motor Melintas, YLKI Ingatkan Benahi Dulu Infrastruktur

INSTRAN.org - Larangan melintas bagi sepeda motor di jalan-jalan protokol menuai sejumlah kritikan, salah satunya dari Yayasan Lembaga Konsumen...

Nantinya, Sepeda Motor Dilarang Melintas di Semua Jalan Protokol

INSTRAN.org — Larangan sepeda motor melintas di Jalan MH Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Barat baru akan menjadi awal pelaksanaan kebijakan...

Polisi: Pengendara Sepeda Motor, Jangan Pakai Jas Hujan Jenis Ponco!

INSTRAN.org - Hujan sudah mulai menyambangi Indonesia, tak terkecuali DKI Jakarta, pada hari-hari ini. Jas hujan pun menjadi salah satu kelengkapan...

Pencopet di KRL "Dipajang" Lagi di Stasiun Manggarai

INSTRAN.org — Firmansyah (34), seorang pencopet, tertangkap basah saat sedang melancarkan aksinya dalam Commuter Line Serpong-Tanah Abang. Tidak...

  • Pengamat: Sepeda Motor Hanya untuk Perjalanan Pendek

    Rabu, 26 November 2014 10:57
  • Pemprov DKI Larang Sepeda Motor Melintas, YLKI Ingatkan Benahi Dulu Infrastruktur

    Rabu, 26 November 2014 10:56
  • Nantinya, Sepeda Motor Dilarang Melintas di Semua Jalan Protokol

    Rabu, 26 November 2014 10:44
  • Polisi: Pengendara Sepeda Motor, Jangan Pakai Jas Hujan Jenis Ponco!

    Rabu, 26 November 2014 10:42
  • Pencopet di KRL "Dipajang" Lagi di Stasiun Manggarai

    Selasa, 25 November 2014 14:01

Metropolitan

Pengamat: Sepeda Motor Hanya untuk Perjalanan Pendek
Rabu, 26 November 2014
INSTRAN.org - Sepeda motor masih menjadi moda transportasi andalan warga Jakarta. Terbukti dari tingginya pemilik kendaraan tersebut dan tingkat pertumbuhannya yang relatif cepat. Namun menurut... Selanjutnya...
Pemprov DKI Larang Sepeda Motor Melintas, YLKI Ingatkan Benahi Dulu Infrastruktur
Rabu, 26 November 2014
INSTRAN.org - Larangan melintas bagi sepeda motor di jalan-jalan protokol menuai sejumlah kritikan, salah satunya dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Menurut Ketua YLKI Tulus Abadi,... Selanjutnya...
Nantinya, Sepeda Motor Dilarang Melintas di Semua Jalan Protokol
Rabu, 26 November 2014
INSTRAN.org — Larangan sepeda motor melintas di Jalan MH Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Barat baru akan menjadi awal pelaksanaan kebijakan pembatasan tersebut. Nantinya, sepeda motor akan... Selanjutnya...
Polisi: Pengendara Sepeda Motor, Jangan Pakai Jas Hujan Jenis Ponco!
Rabu, 26 November 2014
INSTRAN.org - Hujan sudah mulai menyambangi Indonesia, tak terkecuali DKI Jakarta, pada hari-hari ini. Jas hujan pun menjadi salah satu kelengkapan perjalanan bagi para pengendara sepeda motor.  Selanjutnya...
Pencopet di KRL "Dipajang" Lagi di Stasiun Manggarai
Selasa, 25 November 2014
INSTRAN.org — Firmansyah (34), seorang pencopet, tertangkap basah saat sedang melancarkan aksinya dalam Commuter Line Serpong-Tanah Abang. Tidak dipukuli warga ataupun dipidana, lelaki itu hanya... Selanjutnya...
DKI Rancang 3 Perda Transportasi PDF Cetak E-mail
Sabtu, 03 November 2012 14:49
JAKARTA– Tiga rancangan peraturan daerah (raperda) terkait transportasi di DKI Jakarta memasuki tahap akhir. Ketiga raperda itu yakni sistem bus rapid transit (BRT), pembentukan PT Transjakarta, dan transportasi. Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta Triwisaksana mengungkapkan, ketiga raperda ini diperkirakan disahkan pada akhir November atau awal Desember 2012. Menjelang pengesahan itu, Balegda terus menampung aspirasi dari masyarakat, pakar transportasi, dan unsur lainnya. Hal ini untuk mengkaji aspek sosial dari ketiga raperda tersebut. ”Tujuan dari ketiga raperda ini untuk menciptakan reformasi transportasi untuk lebih baik lagi,”ujar Triwisaksana di DPRD DKI Jakarta kemarin.

Dari ketiganya, raperda transportasi merupakan hal yang baru. Raperda ini merupakan pintu gerbang reformasi pengelolaan transportasi publik di Jakarta. Menghadapi pembaruan itu, angkutan publik di Jakarta harus dikelola badan usaha milik daerah (BUMD). Saat ini Jakarta telah memiliki BUMD terkait transportasi, yakni PT MRT Jakarta untuk mengelola mass rapid transit (MRT).

Nantinya akan dibentuk BUMD baru yakni, BUMD Transportasi reguler untuk mengelola bus kota berupa metromini, Kopaja, dan sejenisnya. Kemudian BUMD pengelola bus Transjakarta. Saat ini bus Transjakarta dikelola Badan Layanan Umum (BLU). Dua BUMD yang belum dirancang yakni, untuk mengelola monorel dan KRL Commuter Line. Khusus BUMD KRL Commuter Line, akan disinergikan dengan PT KRL Commuter Jabodetabek (KCJ). Sedangkan, BUMD Jakarta Monorel untuk menyongsong pembangunan jalur monorel di Jakarta sedang diwacanakan.

”Di dalam raperda transportasi ini nanti juga mengatur bagaimana sistem transportasi Jakarta secara keseluruhan. Baik dari infrastruktur, sarana, prasarana, pengawasan dan manajemen,” sambung Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini. Adapun, raperda BRT lebih banyak mengatur tentang pembangunan serta pengaturan perangkat BRT. Kemudian, raperda PT Tranjakarta yang menjadikan BLU Tranjakarta menjadi BUMD. Raperda ini telah lama diajukan tapi Balegda masih belum mendapatkan kata sepakat untuk mengesahkannya. ”Banyak kajian yang diperlukan dalam pembahasan dua raperda ini,”tandasnya.

Dalam penyelesaian tiga raperda ini, Balegda meminta pendapat dari Koalisi Transport Demand Management (TDM) dan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ). Anggota Koalisi TDM Achmad Syafrudin mengungkapkan, penyusunan sistem transportasi ini untuk meminimalisasi penggunaan kendaraan pribadi. Artinya, mengoptimalkan angkutan massal untuk perjalanan jauh dan berjalan kaki untuk perjalanan dekat. Sedangkan, perjalanan tidak terlalu jauh bisa menggunakan angkutan permukiman atau angkutan penghubung (feeder).

Agar masyarakat Jakarta ini lebih suka berjalan kaki, Pemprov DKI Jakarta harus meningkatkan fasilitas, kualitas jalur pedestrian, dan memberikan rasa aman. Sebab, akhir-akhir ini sisi keamanan menjadi sorotan di Jakarta. Penumpang angkutan umum kerap menjadi korban kejahatan. Pejalan kaki pun tidak mendapatkan jaminan keamanan. ”Sarana pendukung untuk pejalan kaki itu harus ada jaminannya dan angkutan umum harus bersifat pelayanan, bukan bisnis,” tandasnya. Anggota DTKJ Budi Susandi berharap rancangan ini bisa membenahi trayek yang semrawut, di mana banyak angkutan umum bersinggungan dengan busway. Padahal, sejatinya bus Transjakarta ini sebagai tulang punggung angkutan massal. Angkutan ini didukung oleh bus sedang reguler sebagai feeder.

”Bukan seperti sekarang, Kopaja dan metromini memiliki trayek yang sama dengan bus Transjakarta. Akibatnya, pelayanannya tidak maksimal,” ujarnya. Untuk diketahui, MRT tahap 1 koridor selatan-utara (Lebak Bulus-Bundaran HI) menelan anggaran Rp15 triliun. Adapun, nilai proyek pembangunan monorel dengan panjang jalur 14,6 kilometer membutuhkan biaya Rp 3,9 triliun. Dalam rancangan pembangunannya, MRT di tahun ketiga dapat membawa 412.000 penumpang per hari. Kereta monorel setiap hari diperkirakan dapat membawa 39.400 penumpang. Monorel Jakarta adalah kereta rel tunggal dengan jalur elevated. Namun, proyek monorel terhenti sejak Oktober 2007 akibat kesulitan pendanaan. PT Jakarta Monorail gagal mendatangkan investor sehingga proyek senilai lebih kurang Rp 5,4 triliun itu mangkrak.

Sumber Berita: Seputar Indonesia, 3 November 2012

http://www.seputar-indonesia.com/news/dki-rancang-3-perda-transportasi

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini626
mod_vvisit_counterKemarin2589
mod_vvisit_counterMinggu ini8157
mod_vvisit_counterBulan ini67655
mod_vvisit_counterSemua1910455
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download