INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Percepat Peremajaan Bajaj, Pengusaha Boleh "Lirik" Bajaj China Juga

INSTRAN.org - Dinas Perhubungan DKI Jakarta merekomendasikan para pengusaha bajaj turut mendukung peremajaan kendaraan roda tiga itu, dari bajaj 2 tak...

Operasional Stasiun Tanjung Priok Dihentikan

INSTRAN.org — PT Kereta Api Indonesia berencana menghentikan operasional Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, mulai Sabtu (25/10). Lokasi...

Pengusaha Bajaj Ini Ingin Impor Sendiri Bajaj dari India

INSTRAN.org — Salah satu pengusaha bajaj, Wartika Saputra, ingin menjadi salah satu distributor bajaj bahan bakar gas (BBG) alias bajaj biru. Ia...

"Di India Rp 24 Juta, Harga Bajaj Biru di Indonesia Jadi Rp 70 Juta!"

INSTRAN.org — Harga pasaran bajaj yang menggunakan bahan bakar gas (BBG) alias bajaj biru di Indonesia dinilai terlalu mahal. Harga jual bajaj biru di...

Sampai Desember, Koridor 4 dan 6 Belum Terapkan Tiket Elektronik

INSTRAN.org - PT Transjakarta memastikan selama periode November hingga Desember mendatang akan ada sembilan koridor transjakarta yang akan menyusul...

  • Percepat Peremajaan Bajaj, Pengusaha Boleh "Lirik" Bajaj China Juga

    Jumat, 24 Oktober 2014 11:58
  • Operasional Stasiun Tanjung Priok Dihentikan

    Jumat, 24 Oktober 2014 11:54
  • Pengusaha Bajaj Ini Ingin Impor Sendiri Bajaj dari India

    Kamis, 23 Oktober 2014 11:28
  • "Di India Rp 24 Juta, Harga Bajaj Biru di Indonesia Jadi Rp 70 Juta!"

    Kamis, 23 Oktober 2014 11:23
  • Sampai Desember, Koridor 4 dan 6 Belum Terapkan Tiket Elektronik

    Kamis, 23 Oktober 2014 10:44

Metropolitan

Percepat Peremajaan Bajaj, Pengusaha Boleh "Lirik" Bajaj China Juga
Jumat, 24 Oktober 2014
INSTRAN.org - Dinas Perhubungan DKI Jakarta merekomendasikan para pengusaha bajaj turut mendukung peremajaan kendaraan roda tiga itu, dari bajaj 2 tak (bajaj oranye) ke bajaj yang memakai bahan bakar... Selanjutnya...
Operasional Stasiun Tanjung Priok Dihentikan
Jumat, 24 Oktober 2014
INSTRAN.org — PT Kereta Api Indonesia berencana menghentikan operasional Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, mulai Sabtu (25/10). Lokasi keberangkatan dan kedatangan penumpang dipindah ke Stasiun... Selanjutnya...
Pengusaha Bajaj Ini Ingin Impor Sendiri Bajaj dari India
Kamis, 23 Oktober 2014
INSTRAN.org — Salah satu pengusaha bajaj, Wartika Saputra, ingin menjadi salah satu distributor bajaj bahan bakar gas (BBG) alias bajaj biru. Ia mengaku sudah mengetahui segala prosedur untuk... Selanjutnya...
"Di India Rp 24 Juta, Harga Bajaj Biru di Indonesia Jadi Rp 70 Juta!"
Kamis, 23 Oktober 2014
INSTRAN.org — Harga pasaran bajaj yang menggunakan bahan bakar gas (BBG) alias bajaj biru di Indonesia dinilai terlalu mahal. Harga jual bajaj biru di Indonesia hampir tiga kali harga di negara... Selanjutnya...
Ribuan Lampu Jalan di Jakarta Akan Diganti Lampu Hemat Energi
Kamis, 23 Oktober 2014
INSTRAN.org — Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta akan mengganti lampu penerangan jalan umum (PJU) di semua wilayah DKI Jakarta. Rencananya PJU akan diganti dengan lampu light emitting diode... Selanjutnya...
DKI Rancang 3 Perda Transportasi PDF Cetak E-mail
Sabtu, 03 November 2012 14:49
JAKARTA– Tiga rancangan peraturan daerah (raperda) terkait transportasi di DKI Jakarta memasuki tahap akhir. Ketiga raperda itu yakni sistem bus rapid transit (BRT), pembentukan PT Transjakarta, dan transportasi. Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta Triwisaksana mengungkapkan, ketiga raperda ini diperkirakan disahkan pada akhir November atau awal Desember 2012. Menjelang pengesahan itu, Balegda terus menampung aspirasi dari masyarakat, pakar transportasi, dan unsur lainnya. Hal ini untuk mengkaji aspek sosial dari ketiga raperda tersebut. ”Tujuan dari ketiga raperda ini untuk menciptakan reformasi transportasi untuk lebih baik lagi,”ujar Triwisaksana di DPRD DKI Jakarta kemarin.

Dari ketiganya, raperda transportasi merupakan hal yang baru. Raperda ini merupakan pintu gerbang reformasi pengelolaan transportasi publik di Jakarta. Menghadapi pembaruan itu, angkutan publik di Jakarta harus dikelola badan usaha milik daerah (BUMD). Saat ini Jakarta telah memiliki BUMD terkait transportasi, yakni PT MRT Jakarta untuk mengelola mass rapid transit (MRT).

Nantinya akan dibentuk BUMD baru yakni, BUMD Transportasi reguler untuk mengelola bus kota berupa metromini, Kopaja, dan sejenisnya. Kemudian BUMD pengelola bus Transjakarta. Saat ini bus Transjakarta dikelola Badan Layanan Umum (BLU). Dua BUMD yang belum dirancang yakni, untuk mengelola monorel dan KRL Commuter Line. Khusus BUMD KRL Commuter Line, akan disinergikan dengan PT KRL Commuter Jabodetabek (KCJ). Sedangkan, BUMD Jakarta Monorel untuk menyongsong pembangunan jalur monorel di Jakarta sedang diwacanakan.

”Di dalam raperda transportasi ini nanti juga mengatur bagaimana sistem transportasi Jakarta secara keseluruhan. Baik dari infrastruktur, sarana, prasarana, pengawasan dan manajemen,” sambung Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini. Adapun, raperda BRT lebih banyak mengatur tentang pembangunan serta pengaturan perangkat BRT. Kemudian, raperda PT Tranjakarta yang menjadikan BLU Tranjakarta menjadi BUMD. Raperda ini telah lama diajukan tapi Balegda masih belum mendapatkan kata sepakat untuk mengesahkannya. ”Banyak kajian yang diperlukan dalam pembahasan dua raperda ini,”tandasnya.

Dalam penyelesaian tiga raperda ini, Balegda meminta pendapat dari Koalisi Transport Demand Management (TDM) dan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ). Anggota Koalisi TDM Achmad Syafrudin mengungkapkan, penyusunan sistem transportasi ini untuk meminimalisasi penggunaan kendaraan pribadi. Artinya, mengoptimalkan angkutan massal untuk perjalanan jauh dan berjalan kaki untuk perjalanan dekat. Sedangkan, perjalanan tidak terlalu jauh bisa menggunakan angkutan permukiman atau angkutan penghubung (feeder).

Agar masyarakat Jakarta ini lebih suka berjalan kaki, Pemprov DKI Jakarta harus meningkatkan fasilitas, kualitas jalur pedestrian, dan memberikan rasa aman. Sebab, akhir-akhir ini sisi keamanan menjadi sorotan di Jakarta. Penumpang angkutan umum kerap menjadi korban kejahatan. Pejalan kaki pun tidak mendapatkan jaminan keamanan. ”Sarana pendukung untuk pejalan kaki itu harus ada jaminannya dan angkutan umum harus bersifat pelayanan, bukan bisnis,” tandasnya. Anggota DTKJ Budi Susandi berharap rancangan ini bisa membenahi trayek yang semrawut, di mana banyak angkutan umum bersinggungan dengan busway. Padahal, sejatinya bus Transjakarta ini sebagai tulang punggung angkutan massal. Angkutan ini didukung oleh bus sedang reguler sebagai feeder.

”Bukan seperti sekarang, Kopaja dan metromini memiliki trayek yang sama dengan bus Transjakarta. Akibatnya, pelayanannya tidak maksimal,” ujarnya. Untuk diketahui, MRT tahap 1 koridor selatan-utara (Lebak Bulus-Bundaran HI) menelan anggaran Rp15 triliun. Adapun, nilai proyek pembangunan monorel dengan panjang jalur 14,6 kilometer membutuhkan biaya Rp 3,9 triliun. Dalam rancangan pembangunannya, MRT di tahun ketiga dapat membawa 412.000 penumpang per hari. Kereta monorel setiap hari diperkirakan dapat membawa 39.400 penumpang. Monorel Jakarta adalah kereta rel tunggal dengan jalur elevated. Namun, proyek monorel terhenti sejak Oktober 2007 akibat kesulitan pendanaan. PT Jakarta Monorail gagal mendatangkan investor sehingga proyek senilai lebih kurang Rp 5,4 triliun itu mangkrak.

Sumber Berita: Seputar Indonesia, 3 November 2012

http://www.seputar-indonesia.com/news/dki-rancang-3-perda-transportasi

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2008
mod_vvisit_counterKemarin2558
mod_vvisit_counterMinggu ini12906
mod_vvisit_counterBulan ini57348
mod_vvisit_counterSemua1823003
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download