INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Trafi Diharapkan Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum

INSTRAN.org - Country Manager Trafi Indonesia Dimas Dwilasetio berharap aplikasi Trafi dapat mendorong warga beralih menggunakan transportasi umum.

Trafi Diharapkan Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum

INSTRAN.org - Country Manager Trafi Indonesia Dimas Dwilasetio berharap aplikasi Trafi dapat mendorong warga beralih menggunakan transportasi umum.

Polemik M 44 yang "Ngetem" di Sekitar Stasiun Tebet

INSTRAN.org - Puluhan Mikrolet 44 jurusan Karet-Kampung Melayu memblokade Jalan KH Abdullah Syafei di sekitar Stasiun Tebet, Rabu (25/4/2016).

Penjaga Pelintasan Kereta Jadi Tersangka karena Tertidur dan Sedang Buar Air Kecil

INSTRAN.org - Dua orang penjaga pelintasan kereta api di kawasan Gunung Sahari ditetapkan menjadi tersangka oleh polisi. Keduanya dianggap lalai...

Larangan Masuk "Busway", Pelajaran untuk APTB

INSTRAN.org - Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta merencanakan akan melarang bus angkutan perbatasan terintegrasi transjakarta (APTB) masuk...

  • Trafi Diharapkan Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum

    Kamis, 26 Mei 2016 10:42
  • Trafi Diharapkan Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum

    Kamis, 26 Mei 2016 10:42
  • Polemik M 44 yang "Ngetem" di Sekitar Stasiun Tebet

    Kamis, 26 Mei 2016 10:41
  • Penjaga Pelintasan Kereta Jadi Tersangka karena Tertidur dan Sedang Buar Air Kecil

    Rabu, 25 Mei 2016 15:46
  • Larangan Masuk "Busway", Pelajaran untuk APTB

    Rabu, 25 Mei 2016 14:31

Metropolitan

Trafi Diharapkan Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum
Kamis, 26 Mei 2016
INSTRAN.org - Country Manager Trafi Indonesia Dimas Dwilasetio berharap aplikasi Trafi dapat mendorong warga beralih menggunakan transportasi umum. Selanjutnya...
Trafi Diharapkan Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum
Kamis, 26 Mei 2016
INSTRAN.org - Country Manager Trafi Indonesia Dimas Dwilasetio berharap aplikasi Trafi dapat mendorong warga beralih menggunakan transportasi umum. Selanjutnya...
Polemik M 44 yang "Ngetem" di Sekitar Stasiun Tebet
Kamis, 26 Mei 2016
INSTRAN.org - Puluhan Mikrolet 44 jurusan Karet-Kampung Melayu memblokade Jalan KH Abdullah Syafei di sekitar Stasiun Tebet, Rabu (25/4/2016). Selanjutnya...
Penjaga Pelintasan Kereta Jadi Tersangka karena Tertidur dan Sedang Buar Air Kecil
Rabu, 25 Mei 2016
INSTRAN.org - Dua orang penjaga pelintasan kereta api di kawasan Gunung Sahari ditetapkan menjadi tersangka oleh polisi. Keduanya dianggap lalai sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan beruntun... Selanjutnya...
Larangan Masuk "Busway", Pelajaran untuk APTB
Rabu, 25 Mei 2016
INSTRAN.org - Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta merencanakan akan melarang bus angkutan perbatasan terintegrasi transjakarta (APTB) masuk busway per 1 Juni mendatang. Selanjutnya...
Macet, Penumpang KRL Pilih Jalan Kaki dari Stasiun Kota Sampai Ancol PDF Cetak E-mail
Jumat, 19 April 2013 09:04
INSTRAN.org - Hujan yang tidak kunjung berhenti hingga menjelang malam tadi sempat membuat kemacetan parah di Jalan Gunung Sahari menuju Ancol. Para penumpang kereta api yang turun di Stasiun Kota pun memilih melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki.

"Saya sampai Stasiun Kota pukul 18.30 WIB, tapi lalu lintas depan stasiun sudah macet hampir tidak bergerak," kata salah satu penumpang bernama Marista kepada detikcom, Kamis (18/4/2013).

Marista pun akhirnya mengikuti pilihan sejumlah penumpang kereta api yang turun di Stasiun Kota untuk menuju Pluit atau Tanjung Priok dengan berjalan kaki. Hujan gerimis pun menemani para pejalan kaki untuk mencapai perempatan Ancol melalui Jalan Gunung Sahari. Mereka berjalan kaki sejauh 3 Km.

"Angkutan umumnya jarang sekali, kalau ada juga kena macet lagi. Jadi saya sama yang lainnya jalan kaki lumayan jauh sampai Mangga Dua terus ke perempatan yang ada Pospol Lantas Ancol itu," ujar mahasiswi S2 Filsafat UI ini.

Sekitar satu jam Marista berjalan dan melewati beberapa titik genangan air seperti di depan WTC Mangga Dua setinggi 20 cm dan menjelang perempatan Ancol dengan ketinggian 10 cm. Kendaraan dari arah Jakarta menuju Ancol di ruas jalan ini pun tersendat hampir tidak bergerak.

"Tapi begitu saya sampai kolong fly over situ, ternyata banyak banget orang yang menunggu angkutan umum, ada ratusan orang kayaknya. Soalnya sampai menutup hampir satu jalur arah ke Priok atau ke Pluit," ujar Rista.

Namun tidak sampai di situ, Marista harus menunggu sekitar setengah jam untuk mendapatkan angkutan umum yang tidak begitu penuh menuju Tanjung Priok. "Sekalinya ada angkutan yang lewat, sudah penuh banget sampai berebutan. Tapi arah ke Priok atau ke Pluit sudah lancar, nggak separah di Jalan Gunung Sahari," tutup Marista.
 
Sumber berita: detik.com, 18 April 2013 

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini804
mod_vvisit_counterKemarin2048
mod_vvisit_counterMinggu ini5256
mod_vvisit_counterBulan ini37475
mod_vvisit_counterSemua2766312
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download