INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Ahok: Ganjil Genap Jauh Lebih Baik dari "Three in One", tetapi...

INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memandang penerapan kebijakan ganjil genap jauh lebih baik dalam mengurangi...

Ahok Minta Sistem ERP di Jakarta Contek Teknologi Negara Lain

INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) yang akan...

"Dulu Lewat Sini Pas 3 in 1 Enggak Ditilang, Kenapa Ini Ditilang?"

INSTRAN.org — Fransisco (40), pelanggar sistem ganjil genap, berdebat dengan polisi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (30/8/2016). Fransisco...

Mengapa Transjakarta Sulit Tepat Waktu?

INSTRAN.org - Upaya pemerintah DKI Jakarta mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik dilakukan dengan terus...

Sandiaga Uno: Pemotongan Subsidi Transjakarta Tidak Boleh Kurangi Pelayanan

INSTRAN.org - Rencana Pemprov DKI mengurangi subsidi untuk PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) ditanggapi positif oleh kandidat bakal calon...

  • Ahok: Ganjil Genap Jauh Lebih Baik dari "Three in One", tetapi...

    Selasa, 30 Agustus 2016 16:01
  • Ahok Minta Sistem ERP di Jakarta Contek Teknologi Negara Lain

    Selasa, 30 Agustus 2016 16:00
  • "Dulu Lewat Sini Pas 3 in 1 Enggak Ditilang, Kenapa Ini Ditilang?"

    Selasa, 30 Agustus 2016 10:30
  • Mengapa Transjakarta Sulit Tepat Waktu?

    Senin, 29 Agustus 2016 09:44
  • Sandiaga Uno: Pemotongan Subsidi Transjakarta Tidak Boleh Kurangi Pelayanan

    Senin, 29 Agustus 2016 09:43

Metropolitan

Ahok: Ganjil Genap Jauh Lebih Baik dari "Three in One", tetapi...
Selasa, 30 Agustus 2016
INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memandang penerapan kebijakan ganjil genap jauh lebih baik dalam mengurangi volume kendaraan dibanding kebijakan three in one. Selanjutnya...
Ahok Minta Sistem ERP di Jakarta Contek Teknologi Negara Lain
Selasa, 30 Agustus 2016
INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) yang akan diterapkan di Jakarta meniru teknologi di negara lain. Selanjutnya...
"Dulu Lewat Sini Pas 3 in 1 Enggak Ditilang, Kenapa Ini Ditilang?"
Selasa, 30 Agustus 2016
INSTRAN.org — Fransisco (40), pelanggar sistem ganjil genap, berdebat dengan polisi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (30/8/2016). Fransisco yang mengendarai mobil Toyota Avanza dengan... Selanjutnya...
Mengapa Transjakarta Sulit Tepat Waktu?
Senin, 29 Agustus 2016
INSTRAN.org - Upaya pemerintah DKI Jakarta mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik dilakukan dengan terus mengoptimalkan Transjakarta. Selanjutnya...
Sandiaga Uno: Pemotongan Subsidi Transjakarta Tidak Boleh Kurangi Pelayanan
Senin, 29 Agustus 2016
INSTRAN.org - Rencana Pemprov DKI mengurangi subsidi untuk PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) ditanggapi positif oleh kandidat bakal calon Gubernur DKI, Sandiaga Uno. Selanjutnya...
Macet, Penumpang KRL Pilih Jalan Kaki dari Stasiun Kota Sampai Ancol PDF Cetak E-mail
Jumat, 19 April 2013 09:04
INSTRAN.org - Hujan yang tidak kunjung berhenti hingga menjelang malam tadi sempat membuat kemacetan parah di Jalan Gunung Sahari menuju Ancol. Para penumpang kereta api yang turun di Stasiun Kota pun memilih melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki.

"Saya sampai Stasiun Kota pukul 18.30 WIB, tapi lalu lintas depan stasiun sudah macet hampir tidak bergerak," kata salah satu penumpang bernama Marista kepada detikcom, Kamis (18/4/2013).

Marista pun akhirnya mengikuti pilihan sejumlah penumpang kereta api yang turun di Stasiun Kota untuk menuju Pluit atau Tanjung Priok dengan berjalan kaki. Hujan gerimis pun menemani para pejalan kaki untuk mencapai perempatan Ancol melalui Jalan Gunung Sahari. Mereka berjalan kaki sejauh 3 Km.

"Angkutan umumnya jarang sekali, kalau ada juga kena macet lagi. Jadi saya sama yang lainnya jalan kaki lumayan jauh sampai Mangga Dua terus ke perempatan yang ada Pospol Lantas Ancol itu," ujar mahasiswi S2 Filsafat UI ini.

Sekitar satu jam Marista berjalan dan melewati beberapa titik genangan air seperti di depan WTC Mangga Dua setinggi 20 cm dan menjelang perempatan Ancol dengan ketinggian 10 cm. Kendaraan dari arah Jakarta menuju Ancol di ruas jalan ini pun tersendat hampir tidak bergerak.

"Tapi begitu saya sampai kolong fly over situ, ternyata banyak banget orang yang menunggu angkutan umum, ada ratusan orang kayaknya. Soalnya sampai menutup hampir satu jalur arah ke Priok atau ke Pluit," ujar Rista.

Namun tidak sampai di situ, Marista harus menunggu sekitar setengah jam untuk mendapatkan angkutan umum yang tidak begitu penuh menuju Tanjung Priok. "Sekalinya ada angkutan yang lewat, sudah penuh banget sampai berebutan. Tapi arah ke Priok atau ke Pluit sudah lancar, nggak separah di Jalan Gunung Sahari," tutup Marista.
 
Sumber berita: detik.com, 18 April 2013 

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini84
mod_vvisit_counterKemarin690
mod_vvisit_counterMinggu ini1449
mod_vvisit_counterBulan ini48247
mod_vvisit_counterSemua2924631
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download