INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Strategi Djarot Ikuti Aturan Ganjil Genap

INSTRAN.org - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku sempat kebingungan saat akan mengikuti aturan pelat ganjil genap.

Uji Coba Ganjil Genap Dinilai Berhasil Kurangi Kepadatan Lalu Lintas di Jalan Protokol

INSTRAN.org - Polda Metro Jaya menilai uji coba kebijakan pembatasan kendaran dengan sistem pelat nomor ganjil genap berhasil mengurangi kepadatan...

Pembebasan Lahan Menghambat MRT

INSTRAN.org - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan kemarin, Rabu (27/4/2016) membebaskan empat dari lima bidang lahan yang rencananya akan...

Rel Patah di Lenteng Agung, Perjalanan KRL Pagi Ini Alami Gangguan

INSTRAN.org - Perjalanan kereta rel listrik (KRL) relasi Bogor-Jakarta Kota dan Bogor-Jatinegara pada Kamis (28/7/2016) pagi ini mengalami gangguan.

Rebutan Penumpang, Sesama Sopir Angkot Berkelahi hingga Tewas

INSTRAN.org - Perkelahian sesama sopir angkot terjadi di Jalan Raya Serpong, depan Plaza Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (14/7/2016) lalu....

  • Strategi Djarot Ikuti Aturan Ganjil Genap

    Jumat, 29 Juli 2016 10:08
  • Uji Coba Ganjil Genap Dinilai Berhasil Kurangi Kepadatan Lalu Lintas di Jalan Protokol

    Jumat, 29 Juli 2016 10:08
  • Pembebasan Lahan Menghambat MRT

    Kamis, 28 Juli 2016 09:49
  • Rel Patah di Lenteng Agung, Perjalanan KRL Pagi Ini Alami Gangguan

    Kamis, 28 Juli 2016 09:48
  • Rebutan Penumpang, Sesama Sopir Angkot Berkelahi hingga Tewas

    Rabu, 27 Juli 2016 09:54

Metropolitan

Strategi Djarot Ikuti Aturan Ganjil Genap
Jumat, 29 Juli 2016
INSTRAN.org - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku sempat kebingungan saat akan mengikuti aturan pelat ganjil genap. Selanjutnya...
Uji Coba Ganjil Genap Dinilai Berhasil Kurangi Kepadatan Lalu Lintas di Jalan Protokol
Jumat, 29 Juli 2016
INSTRAN.org - Polda Metro Jaya menilai uji coba kebijakan pembatasan kendaran dengan sistem pelat nomor ganjil genap berhasil mengurangi kepadatan lalu lintas sampai 20 persen. Kepadatan lalu lintas... Selanjutnya...
Pembebasan Lahan Menghambat MRT
Kamis, 28 Juli 2016
INSTRAN.org - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan kemarin, Rabu (27/4/2016) membebaskan empat dari lima bidang lahan yang rencananya akan menjadi depo Stasiun Lebak Bulus mass rapid transit... Selanjutnya...
Rel Patah di Lenteng Agung, Perjalanan KRL Pagi Ini Alami Gangguan
Kamis, 28 Juli 2016
INSTRAN.org - Perjalanan kereta rel listrik (KRL) relasi Bogor-Jakarta Kota dan Bogor-Jatinegara pada Kamis (28/7/2016) pagi ini mengalami gangguan. Selanjutnya...
Rebutan Penumpang, Sesama Sopir Angkot Berkelahi hingga Tewas
Rabu, 27 Juli 2016
INSTRAN.org - Perkelahian sesama sopir angkot terjadi di Jalan Raya Serpong, depan Plaza Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (14/7/2016) lalu. Perkelahian itu dipicu ketika salah satu sopir merasa... Selanjutnya...
Sekitar 150 Bajaj Diremajakan di Jakarta Barat PDF Cetak E-mail
Kamis, 23 Mei 2013 11:44
INSTRAN.org -- Sekitar 150 bajaj berbahan bakar solar diremajakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PT Matahari Trans Utama (MTU). Direktur PT MTU Yunus Haddinotto mengatakan, peremajaan 150 bajaj itu dilakukan sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk merevitalisasi angkutan kota di Ibu Kota. "Nanti total akan meremajakan 3.500 unit sesuai dengan tender yang kami menangi," katanya di Joglo, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2013.

Menurut Yunus, sejak Mei 2013, perusahaannya sudah meremajakan bajaj sebanyak 463 unit. Targetnya, peremajaan sebanyak 400 unit per bulan bisa rampung pada Februari 2014 mendatang.

Untuk peremajaan kali ini, Yunus mengatakan, semua bajaj yang ada sudah divalidasi oleh Dinas Perhubungan sebelum diganti dengan yang baru. Pemilik bajaj pun harus mengeluarkan uang sebanyak Rp 59,4 juta untuk membeli bajaj baru dengan bahan bakar gas. "Dishub rencananya bakal meremajakan 7.000 unit dari total 14.424 bajaj tua yang ada di Jakarta," kata dia.

Menurut Yunus, setiap orang bisa membeli bajaj BBG yang disediakan PT MTU sesuai hasil lelang. Syaratnya, peminat tersebut harus memiliki bajaj tua yang sudah divalidasi oleh Dinas Perhubungan. Unit yang mereka daftarkan ke Dinas Perhubungan bakal diganti dengan bajaj BBG yang kondisinya jauh lebih layak.

Jika peminat bajaj tidak memiliki unit bajaj yang lama, dia tidak diperkenankan untuk membeli bajaj BBG tersebut. "Jadi mereka harus punya dulu bajaj tua, mau beli dulu juga silakan," ujar Yunus.

Adapun untuk bajaj tua dengam ciri khas berwarna jingga, Yunus mengatakan, harga normalnya adalah Rp 15 juta. Tapi, "Karena ada momen peremajaan ini, harganya naik jadi Rp 18 juta hingga Rp 20 juta," kata dia.

Pantauan Tempo, peremajaan bajaj berwarna jingga itu melibatkan petugas dari Dinas Perhubungan dan PT Matahari Trans Utama. Satu per satu kendaraan roda tiga itu dipereteli dan dibongkar oleh petugas Dina Perhubungan dan PT MTU. Dengan cekatan, petugas membongkar tiap bagian bajaj menggunakan martil dan las.

Bagian-bagian dari bajaj itu kemudian langsung dihancurkan menggunakan traktor. Setelah dihancurkan dan kondisinya hancur, tiap bagian itu langsung dikumpulkan lagi. Bagian itu lantas diangkut ke dalam truk untuk dihancurkan melalui proses peleburan di kawasan Tangerang.
 
Sumber berita: tempo.co, 22 Mei 2013 

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini70
mod_vvisit_counterKemarin1500
mod_vvisit_counterMinggu ini10371
mod_vvisit_counterBulan ini45117
mod_vvisit_counterSemua2875735
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download