INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Jaklingko akan luncurkan aplikasi pembayaran transportasi terintegrasi

INSTRAN.org - PT Jaklingko Indonesia akan meluncurkan aplikasi seluler yang mengintegrasikan sistem pembayaran layanan transportasi umum di Jakarta,...

Ketika Alarm Kian Sering Berdering

INSTRAN.org - Gangguan kelancaran konektivitas, baik mobilitas orang maupun angkutan barang, yang berkaitan dengan kondisi cuaca terasa kental dua...

Sambut GeNose di Angkutan Laut, MTI: Inovasi yang Positif

INSTRAN.org – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menyambut baik rencana kehadiran GeNose di transportasi laut sebagaimana disampaikan Menteri...

Relaksasi PPnBM Mobil, Muhammad Lutfi: Industri Otomotif Harus Diselamatkan

INSTRAN.org - Tahun ini pembeli mobil baru untuk mesin 1.500 cc ke bawah yang diproduksi secara domestik dengan kandungan lokal lebih dari 70 persen...

Kini Naik Bus Damri Bisa Bawa Sepeda

INSTRAN.org - Mulai hari ini, penumpang bus Damri untuk sejumlah rute bisa membawa sepeda mereka naik ke atas bus. Tak cuma sepeda lipat, sepeda biasa...

  • Jaklingko akan luncurkan aplikasi pembayaran transportasi terintegrasi

    Jumat, 26 Februari 2021 13:49
  • Ketika Alarm Kian Sering Berdering

    Jumat, 26 Februari 2021 13:33
  • Sambut GeNose di Angkutan Laut, MTI: Inovasi yang Positif

    Kamis, 25 Februari 2021 15:32
  • Relaksasi PPnBM Mobil, Muhammad Lutfi: Industri Otomotif Harus Diselamatkan

    Kamis, 25 Februari 2021 15:19
  • Kini Naik Bus Damri Bisa Bawa Sepeda

    Rabu, 24 Februari 2021 12:14

Metropolitan

Jaklingko akan luncurkan aplikasi pembayaran transportasi terintegrasi
Jumat, 26 Februari 2021
INSTRAN.org - PT Jaklingko Indonesia akan meluncurkan aplikasi seluler yang mengintegrasikan sistem pembayaran layanan transportasi umum di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Selanjutnya...
Ketika Alarm Kian Sering Berdering
Jumat, 26 Februari 2021
INSTRAN.org - Gangguan kelancaran konektivitas, baik mobilitas orang maupun angkutan barang, yang berkaitan dengan kondisi cuaca terasa kental dua bulan pertama tahun ini. Sekitar pertengahan Januari... Selanjutnya...
Sambut GeNose di Angkutan Laut, MTI: Inovasi yang Positif
Kamis, 25 Februari 2021
INSTRAN.org – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menyambut baik rencana kehadiran GeNose di transportasi laut sebagaimana disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.  Selanjutnya...
Relaksasi PPnBM Mobil, Muhammad Lutfi: Industri Otomotif Harus Diselamatkan
Kamis, 25 Februari 2021
INSTRAN.org - Tahun ini pembeli mobil baru untuk mesin 1.500 cc ke bawah yang diproduksi secara domestik dengan kandungan lokal lebih dari 70 persen akan bebas PPnBM mobil. Selanjutnya...
Kini Naik Bus Damri Bisa Bawa Sepeda
Rabu, 24 Februari 2021
INSTRAN.org - Mulai hari ini, penumpang bus Damri untuk sejumlah rute bisa membawa sepeda mereka naik ke atas bus. Tak cuma sepeda lipat, sepeda biasa pun juga diperbolehkan naik ke atas bus. Selanjutnya...
42 Halte Busway Tak Terawat PDF Cetak E-mail
Sedikitnya 42 halte bus Transjakarta yang berada di koridor 9 (Pinangranti-Pluit) dan koridor 10 (Cililitan-Tanjungpriok) saat ini tampak tak terawat dan terbengkalai. Hingga kini, keberadaan halte-halte itu pun belum juga dioperasikan lantaran dua koridor itu rencananya memang baru akan berfungsi pada akhir tahun nanti seiring beroperasinya busway koridor 9 dan 10. Belum beroperasinya dua kordior itu tak urung mengakibatkan sejumlah kerusakan pada halte-halte tersebut. 

Parahnya lagi, sebagian halte-halte yang rusak dimanfaatkan para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) untuk mereka bermalam dan berteduh. Alhasil, fasilitas yang terdapat di dalam halte itu pun banyak yang hilang dan rusak akibat ulah tangan jahil. Seperti yang terlihat di halte busway depan showroom Nissan Mobil, Jalan MT Haryono dan halte Jatinegara, Jalan DI Panjaitan.

Pantauan beritajakarta.com, Rabu (3/11), kerusakan kedua halte itu terlihat memprihatinkan dan paling parah dibandingkan halte-halte lainnya. Kaca-kaca yang sebelumnya terpasang, saat ini terlihat sudah tak ada lagi. Belum lagi plat-plat alumunium yang terlihat telah dipreteli oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Asisten Manajer Pusat Kendali Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta, Bano Yogaswara mengatakan, tanggung jawab koridor 9 dan 10 saat ini masih berada pada pihak Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Ditambahkan Bano, hingga kini serah terima itu belum dilakukan. Adapun untuk jumlah keseluruhan halte busway yang telah beroperasi di koridor I-VIII berjumlah 140 halte. "Dari 42 halte yang belum digunakan, 23 di antaranya berada di koridor 9 dan 19 lainnya di koridor 10. Sampai saat ini masih berada di bawah tanggung jawab Dinas Perhubungan DKI Jakarta," kata Bano.

Secara terpisah, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Riza Hashim mengungkapkan, serah terima belum dapat dilakukan karena sejumlah halte diakuinya masih mengalami kerusakan. Hingga hari ini, ditambahkan Riza, pihaknya masih berupaya memperbaiki kerusakan yang terjadi pada halte-halte yang belum beroperasi tersebut. “Akhir tahun ini seluruh perbaikan diperkirakan selesai. Hampir seluruh halte yang belum beroperasi itu mengalami kerusakan,” tandasnya.
 
Sumber berita: BERITAJAKARTA.COM — 03-11-2010 16:30

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini272
mod_vvisit_counterKemarin3135
mod_vvisit_counterMinggu ini15985
mod_vvisit_counterBulan ini76399
mod_vvisit_counterSemua7368277
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download