INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

KRL Dicek di Bekasi, Macetnya Sampai Stasiun Manggarai

INSTRAN.org - Sempat terjadi kepadatan lalu lintas perjalanan KRL commuter line jurusan Manggarai-Jakarta Kota, Senin 10 Desember 2018. Juru bicara PT...

Kehadiran MRT Diharapkan Ubah Perilaku Bertransportasi

INSTRAN.org - Asha Nurani sering terusik dengan perilaku penumpang kereta rel listrik jurusan Parung Panjang-Tanah Abang. Terutama ketika ada...

Siap-siap, Mulai Besok Lewat Tol Desari Tak Lagi Gratis!

INSTRAN.org - Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi I menghubungkan Antasari-Brigif mulai berbayar mulai tengah malam nanti. Artinya, tol sepanjang 5,8 km...

DKI Siapkan Dana Subsidi untuk Tiket MRT Jakarta, Jumlahnya?

INSTRAN.org - Terkait kemajuan pembangunan kereta Mass Rapid Transit (MRT) yang direncanakan beroperasi awal tahun depan, Pemerintah Provinsi DKI...

DKI Akan Jadwal Lagi Uji Coba ERP Jakarta Selama 20 Hari, Kapan?

INSTRAN.org -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menjadwal ulang untuk menerapkan uji coba sistem jalan berbayar elektronik atau Electronic Road...

  • KRL Dicek di Bekasi, Macetnya Sampai Stasiun Manggarai

    Senin, 10 Desember 2018 15:19
  • Kehadiran MRT Diharapkan Ubah Perilaku Bertransportasi

    Rabu, 21 November 2018 14:40
  • Siap-siap, Mulai Besok Lewat Tol Desari Tak Lagi Gratis!

    Senin, 19 November 2018 14:57
  • DKI Siapkan Dana Subsidi untuk Tiket MRT Jakarta, Jumlahnya?

    Jumat, 16 November 2018 10:21
  • DKI Akan Jadwal Lagi Uji Coba ERP Jakarta Selama 20 Hari, Kapan?

    Kamis, 15 November 2018 14:19

Metropolitan

KRL Dicek di Bekasi, Macetnya Sampai Stasiun Manggarai
Senin, 10 Desember 2018
INSTRAN.org - Sempat terjadi kepadatan lalu lintas perjalanan KRL commuter line jurusan Manggarai-Jakarta Kota, Senin 10 Desember 2018. Juru bicara PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI, Eva... Selanjutnya...
Kehadiran MRT Diharapkan Ubah Perilaku Bertransportasi
Rabu, 21 November 2018
INSTRAN.org - Asha Nurani sering terusik dengan perilaku penumpang kereta rel listrik jurusan Parung Panjang-Tanah Abang. Terutama ketika ada penumpang duduk mengangkang saat kereta penuh.  Selanjutnya...
Siap-siap, Mulai Besok Lewat Tol Desari Tak Lagi Gratis!
Senin, 19 November 2018
INSTRAN.org - Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi I menghubungkan Antasari-Brigif mulai berbayar mulai tengah malam nanti. Artinya, tol sepanjang 5,8 km itu tak lagi gratis. Selanjutnya...
DKI Siapkan Dana Subsidi untuk Tiket MRT Jakarta, Jumlahnya?
Jumat, 16 November 2018
INSTRAN.org - Terkait kemajuan pembangunan kereta Mass Rapid Transit (MRT) yang direncanakan beroperasi awal tahun depan, Pemerintah Provinsi DKI sudah menyiapkan dana kewajiban pelayanan publik atau... Selanjutnya...
DKI Akan Jadwal Lagi Uji Coba ERP Jakarta Selama 20 Hari, Kapan?
Kamis, 15 November 2018
INSTRAN.org -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menjadwal ulang untuk menerapkan uji coba sistem jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP) selama 20 hari di Jalan Medan Merdeka... Selanjutnya...
Pengusaha Nilai Pengguna Angkutan Umum Saat Mudik Masih Rendah PDF Cetak E-mail
Selasa, 12 Juli 2016 15:36
INSTRAN.org - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memberikan apresiasi terhadap semua pihak terkait yang melakukan penanganan arus mudik dan arus balik  Lebaran 2016. Meski begitu para pengusaha menilai angka penggunaan moda angkutan umum saat mudik Lebaran masih rendah. 
Kadin berharap agar masyarakat lebih mengutamakan angkutan umum saat mudik, karena dianggap dapat mengurangi angka kecelakaan dan juga akan mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas. ‎Ketua Komisi Tetap Bidang Perhubungan Darat Kadin Indonesia Adrianto Djokosoetono mengakui penanganan arus mudik dan arus balik Lebaran kali ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Penanganan mudik Lebaran 2016 sangat baik. Tapi, kami mengharapkan adanya peningkatan penggunaan angkutan umum. Ini demi keamanan dan kenyamanan pemudik," jelasnya dalam keterangan tertulis kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (12/7/2016).

‎Adrianto yang juga Ketua DPP Organda menepis tudingan sejumlah pihak yang menyebutkan bahwa arus mudik tahun ini diwarnai kemacetan parah yang menelan korban jiwa di Exit Tol Brebes Timur. "Itu bukan menjadi ukuran," katanya.

‎Sebaliknya, dia mengapresiasi langkah-langkah konkret pemerintah dalam menangani arus mudik dan arus balik Lebaran 2016.‎ Dia mengaku penanganan arus mudik dan arus balik  Lebaran 2016 yang dilakukan Kementerian Perhubungan beserta jajaran Kepolisian, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) jauh lebih baik. 

“Ada kemajuan  signifikan dalam penanganan arus mudik dan arus  balik Lebaran 2016‎. Penugasan sesuai Tupoksi. Persiapan semakin matang. Kami salut dalam keterbatasan infrastruktur jalan raya, rekayasa lalu lintas dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Posko Pusat Operasi Ramadniya 2016 Korlantas Polri, jumlah kecelakaan lalu lintas pada arus mudik dan balik Lebaran 2016 selama 10 hari masa operasi, yaitu 30 Juni hingga 9 Juli sebanyak 1.947.  

Dari jumlah tersebut, katanya 366 orang meninggal sebanyak 634 luka berat dan 2.537 luka ringan. Sedangkan pada tahun 2015 angka kecelakaan lalu lintas sebanyak 2.228, di mana 464 orang meninggal, 817 luka berat dan 2.917 luka ringan.

"Saya yakin angka kecelakaan akan terus berkurang dalam keterbatasan yang ada. Memang kapasitas infrastruktur kita tidak mencukupi, meskipun telah dilakukan rekayasa lalu lintas. Tapi tetap saja ‎belum bisa karena keterbatasan yang ada," terang dia

Dia menambahkan berharap penanganan rekayasa lalu lintas harus disertai penurunan penggunaan kendaraan pribadi selama arus mudik dan balik Lebaran. “Semua pihak  wajib mendorong penggunaan angkutan umum untuk meminimalisasi kemacetan lalu lintas. Ini penting. Semua elemen bangsa wajib meningkatkan penggunaan kendaraan nonpribadi, seperti bis dan kereta api,” tandasnya.

Sumber: Sindo, Selasa 12 Juli 2016
http://ekbis.sindonews.com/read/1122817/34/pengusaha-nilai-pengguna-angkutan-umum-saat-mudik-masih-rendah-1468296071

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1510
mod_vvisit_counterKemarin2589
mod_vvisit_counterMinggu ini4099
mod_vvisit_counterBulan ini5082
mod_vvisit_counterSemua4996945
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download