INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Kehadiran Becak di Ibu Kota yang Diperdebatkan sejak Dulu...

INSTRAN.org - Becak, salah satu moda transportasi umum beroda tiga yang merupakan modifikasi sepeda kayuh, dapat mengangkut rata-rata dua penumpang...

Untuk Naik Angkot, Beberapa Warga Lebih Suka Pakai Uang Tunai Dibanding Kartu OK Otrip

INSTRAN.org - Program OK Otrip sedang diuji coba untuk integrasi dengan angkot rute Duren Sawit-Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Anies: Jangan Berimajinasi Becak Akan Ada di Jalan-jalan Utama Jakarta

INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, becak tidak akan beroperasi di jalan-jalan protokol yang ada di Ibu Kota. Anies...

Sudah Ada 3.000 Kartu OK Otrip yang Beredar untuk Masyarakat Jakarta

INSTRAN.org — Direktur Pelayanan Pengembangan Bisnis & SDM PT Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, hingga saat ini sudah 3.000 kartu OK Otrip yang...

Selama Uji Coba, Naik Angkot OK Otrip di Duren Sawit Bisa Tanpa Kartu Khusus

INSTRAN.org - Mulai Senin (15/1/2018) sore, masyarakat Jakarta Timur sudah bisa menjajal layanan OK Otrip dari Kampung Melayu menuju Duren Sawit....

  • Kehadiran Becak di Ibu Kota yang Diperdebatkan sejak Dulu...

    Rabu, 17 Januari 2018 13:55
  • Untuk Naik Angkot, Beberapa Warga Lebih Suka Pakai Uang Tunai Dibanding Kartu OK Otrip

    Rabu, 17 Januari 2018 13:54
  • Anies: Jangan Berimajinasi Becak Akan Ada di Jalan-jalan Utama Jakarta

    Rabu, 17 Januari 2018 13:53
  • Sudah Ada 3.000 Kartu OK Otrip yang Beredar untuk Masyarakat Jakarta

    Selasa, 16 Januari 2018 10:49
  • Selama Uji Coba, Naik Angkot OK Otrip di Duren Sawit Bisa Tanpa Kartu Khusus

    Selasa, 16 Januari 2018 10:48

Metropolitan

Kehadiran Becak di Ibu Kota yang Diperdebatkan sejak Dulu...
Rabu, 17 Januari 2018
INSTRAN.org - Becak, salah satu moda transportasi umum beroda tiga yang merupakan modifikasi sepeda kayuh, dapat mengangkut rata-rata dua penumpang dan dikendalikan oleh seorang tukang becak. Selanjutnya...
Untuk Naik Angkot, Beberapa Warga Lebih Suka Pakai Uang Tunai Dibanding Kartu OK Otrip
Rabu, 17 Januari 2018
INSTRAN.org - Program OK Otrip sedang diuji coba untuk integrasi dengan angkot rute Duren Sawit-Kampung Melayu, Jakarta Timur. Selanjutnya...
Anies: Jangan Berimajinasi Becak Akan Ada di Jalan-jalan Utama Jakarta
Rabu, 17 Januari 2018
INSTRAN.org - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, becak tidak akan beroperasi di jalan-jalan protokol yang ada di Ibu Kota. Anies menyampaikan, becak hanya akan beroperasi di... Selanjutnya...
Sudah Ada 3.000 Kartu OK Otrip yang Beredar untuk Masyarakat Jakarta
Selasa, 16 Januari 2018
INSTRAN.org — Direktur Pelayanan Pengembangan Bisnis & SDM PT Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, hingga saat ini sudah 3.000 kartu OK Otrip yang beredar di masyarakat. Kartu tersebut dapat... Selanjutnya...
Selama Uji Coba, Naik Angkot OK Otrip di Duren Sawit Bisa Tanpa Kartu Khusus
Selasa, 16 Januari 2018
INSTRAN.org - Mulai Senin (15/1/2018) sore, masyarakat Jakarta Timur sudah bisa menjajal layanan OK Otrip dari Kampung Melayu menuju Duren Sawit. Selama 14 hari ke depan, masyarakat bisa menjadi... Selanjutnya...
Pengusaha Nilai Pengguna Angkutan Umum Saat Mudik Masih Rendah PDF Cetak E-mail
Selasa, 12 Juli 2016 15:36
INSTRAN.org - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memberikan apresiasi terhadap semua pihak terkait yang melakukan penanganan arus mudik dan arus balik  Lebaran 2016. Meski begitu para pengusaha menilai angka penggunaan moda angkutan umum saat mudik Lebaran masih rendah. 
Kadin berharap agar masyarakat lebih mengutamakan angkutan umum saat mudik, karena dianggap dapat mengurangi angka kecelakaan dan juga akan mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas. ‎Ketua Komisi Tetap Bidang Perhubungan Darat Kadin Indonesia Adrianto Djokosoetono mengakui penanganan arus mudik dan arus balik Lebaran kali ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Penanganan mudik Lebaran 2016 sangat baik. Tapi, kami mengharapkan adanya peningkatan penggunaan angkutan umum. Ini demi keamanan dan kenyamanan pemudik," jelasnya dalam keterangan tertulis kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (12/7/2016).

‎Adrianto yang juga Ketua DPP Organda menepis tudingan sejumlah pihak yang menyebutkan bahwa arus mudik tahun ini diwarnai kemacetan parah yang menelan korban jiwa di Exit Tol Brebes Timur. "Itu bukan menjadi ukuran," katanya.

‎Sebaliknya, dia mengapresiasi langkah-langkah konkret pemerintah dalam menangani arus mudik dan arus balik Lebaran 2016.‎ Dia mengaku penanganan arus mudik dan arus balik  Lebaran 2016 yang dilakukan Kementerian Perhubungan beserta jajaran Kepolisian, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) jauh lebih baik. 

“Ada kemajuan  signifikan dalam penanganan arus mudik dan arus  balik Lebaran 2016‎. Penugasan sesuai Tupoksi. Persiapan semakin matang. Kami salut dalam keterbatasan infrastruktur jalan raya, rekayasa lalu lintas dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Posko Pusat Operasi Ramadniya 2016 Korlantas Polri, jumlah kecelakaan lalu lintas pada arus mudik dan balik Lebaran 2016 selama 10 hari masa operasi, yaitu 30 Juni hingga 9 Juli sebanyak 1.947.  

Dari jumlah tersebut, katanya 366 orang meninggal sebanyak 634 luka berat dan 2.537 luka ringan. Sedangkan pada tahun 2015 angka kecelakaan lalu lintas sebanyak 2.228, di mana 464 orang meninggal, 817 luka berat dan 2.917 luka ringan.

"Saya yakin angka kecelakaan akan terus berkurang dalam keterbatasan yang ada. Memang kapasitas infrastruktur kita tidak mencukupi, meskipun telah dilakukan rekayasa lalu lintas. Tapi tetap saja ‎belum bisa karena keterbatasan yang ada," terang dia

Dia menambahkan berharap penanganan rekayasa lalu lintas harus disertai penurunan penggunaan kendaraan pribadi selama arus mudik dan balik Lebaran. “Semua pihak  wajib mendorong penggunaan angkutan umum untuk meminimalisasi kemacetan lalu lintas. Ini penting. Semua elemen bangsa wajib meningkatkan penggunaan kendaraan nonpribadi, seperti bis dan kereta api,” tandasnya.

Sumber: Sindo, Selasa 12 Juli 2016
http://ekbis.sindonews.com/read/1122817/34/pengusaha-nilai-pengguna-angkutan-umum-saat-mudik-masih-rendah-1468296071

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1528
mod_vvisit_counterKemarin2091
mod_vvisit_counterMinggu ini6076
mod_vvisit_counterBulan ini40542
mod_vvisit_counterSemua4039424
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download