INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

"Ojek Online seperti Anak Haram, Tak Diakui tetapi Dibutuhkan"

INSTRAN.org - Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) bersama komunitas ojek online di DKI Jakarta mendesak pemerintah dan perusahan-perusahan aplikator...

Kata Pengemudi Ojek Online yang Dicap Biang Macet karena Sering Ngetem

INSTRAN.org - Fenomena ojek online yang diklaim bikin macet akibat suka mangkal alias ngetem sembarangan menjadi sorotan warga. Pengemudi ojek online...

Sutiyoso Titipkan Pembangunan 2 Koridor Transjakarta pada Anies-Sandi

INSTRAN.org - Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menitipkan pembangunan dua Koridor transjakarta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan...

DKI Berencana Naikkan Tarif Parkir bagi Penunggak Pajak Kendaraan

INSTRAN.org - Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menaikkan...

Ada Pekerjaan LRT, Lalu Lintas di Cawang-Dukuh Atas Direkayasa

INSTRAN.org - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mulai melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Cawang, Jakarta Timur. Hal ini dilakukan terkait adanya...

  • "Ojek Online seperti Anak Haram, Tak Diakui tetapi Dibutuhkan"

    Rabu, 22 November 2017 15:02
  • Kata Pengemudi Ojek Online yang Dicap Biang Macet karena Sering Ngetem

    Rabu, 22 November 2017 15:01
  • Sutiyoso Titipkan Pembangunan 2 Koridor Transjakarta pada Anies-Sandi

    Rabu, 22 November 2017 15:00
  • DKI Berencana Naikkan Tarif Parkir bagi Penunggak Pajak Kendaraan

    Selasa, 21 November 2017 15:00
  • Ada Pekerjaan LRT, Lalu Lintas di Cawang-Dukuh Atas Direkayasa

    Selasa, 21 November 2017 14:59

Metropolitan

"Ojek Online seperti Anak Haram, Tak Diakui tetapi Dibutuhkan"
Rabu, 22 November 2017
INSTRAN.org - Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) bersama komunitas ojek online di DKI Jakarta mendesak pemerintah dan perusahan-perusahan aplikator untuk mengakui keberadaannya bukan sebagai mitra saja. Selanjutnya...
Kata Pengemudi Ojek Online yang Dicap Biang Macet karena Sering Ngetem
Rabu, 22 November 2017
INSTRAN.org - Fenomena ojek online yang diklaim bikin macet akibat suka mangkal alias ngetem sembarangan menjadi sorotan warga. Pengemudi ojek online mengakui kerap ngetem sembarangan karena tuntutan... Selanjutnya...
Sutiyoso Titipkan Pembangunan 2 Koridor Transjakarta pada Anies-Sandi
Rabu, 22 November 2017
INSTRAN.org - Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menitipkan pembangunan dua Koridor transjakarta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Saat ini,... Selanjutnya...
DKI Berencana Naikkan Tarif Parkir bagi Penunggak Pajak Kendaraan
Selasa, 21 November 2017
INSTRAN.org - Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menaikkan tarif parkir bagi penunggak pajak kendaraan... Selanjutnya...
Ada Pekerjaan LRT, Lalu Lintas di Cawang-Dukuh Atas Direkayasa
Selasa, 21 November 2017
INSTRAN.org - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mulai melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Cawang, Jakarta Timur. Hal ini dilakukan terkait adanya pemasangan U-Shape Girder dan Pier Head Light Rail... Selanjutnya...
Diduga Mabuk, Dua Pemotor Tewas Setelah Tabrak Trotoar PDF Cetak E-mail
Selasa, 06 September 2016 11:08
INSTRAN.org - Dua pengendara sepeda motor tewas seketika usai terlibat kecelakaan tunggal dengan menabrak separator jalan dan gardu listrik yang ada di Jalan Gading Nias Raya (depan Ruko Blok EN), Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Selasa (6/9) pagi hari tadi.

Diduga kuat pengendara sepeda motor yang berboncengan dengan rekannya tersebut dalam kondisi mabuk. Akibatnya sepeda motor tidak terkendali dan akhirnya menabrak trotoar bahu jalan dan terlempar lagi menabrak gardu listrik.

Kanit Laka Lantas Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara, AKP Sigit Purwanto,‎ ‎mengatakan kecelakaan maut yang menimpa dua korban tersebut terjadi pukul 05.00 WIB pagi tadi. Ini merupakan kecelakaan tunggal yang disebabkan kelalaian pengemudi sepeda motor.

"Kejadian kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, saat ‎pengendara sepeda motor tersebut melintas dengan kecepatan cukup tinggi (60-80 km/jam) dari arah barat (Mal Artha Gading) menuju timur (Mal Kelapa Gading)," ujar Sigit, Selasa (6/9) pagi kepada Suara Pembaruan saat dihubungi.

Saat melaju di pertengahan Jalan Gading Nias Raya itulah tiba-tiba sepeda motor korban tidak terkendali dan oleng ke arah kiri. Sepeda motor lalu menabrak trotoar pembatas bahu jalan dan korban terempas dari jok sepeda motornya menabrak sebuah gardu listrik.

"Setelah terempas dan menabrak gardu listrik, kedua korban mengalami luka bocor pada bagian kepalanya dan banyak kehilangan darah. Saat itu kondisi jalan sedang cukup sepi karena belum banyak pengguna jalan yang melintas," tambah Sigit.

Setelah anggota Lantas Wilayah Jakarta Utara melakukan identifikasi, sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi B 3819 UBP itu rupanya dikemudikan oleh ‎Riduanto Siringgo-Ringgo (34), warga Jalan Swasembada Timur IX Nomor 35, RT10/RW10, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Saat itu‎, Riduanto sedang memboncengi seorang pria yang belum diketahui identitasnya atau Mr. X, yang memiliki ciri-ciri berusia sekitar 35 tahun dengan tinggi 168 centimeter (cm), dan menggunakan celana jins warna biru, jaket hijau dengan tulisan Brimob.

"Kedua korban baik yang mengemudikan sepeda motor maupun yang dibonceng sama-sama langsung tewas di lokasi. Dugaan awal ini disebabkan karena faktor kelalaian akibat korban mengkonsumsi atau terpengaruh minuman beralkohol atau narkoba, tapi itu nanti akan diselidiki lebih lanjut dalam pengembangan kasus laka ini," tandasnya.

Polisi juga sudah meminta keterangan dari dua orang saksi yang saat itu berada di sekitar lokasi usai kejadian, yakni Maman dan Kusnanto. Keduanya adalah warga di sekitar lokasi kejadian yang saat melintas melihat langsung kecelakaan yang menimpa kedua korban naas itu.

Sepeda motor yang m‎engalami kerusakan kemudian langsung dievakuasi menuju Markas Satlantas Wilayah Jakarta Utara di Jalan Gunung Sahari Raya, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Polisi juga membawa kedua korban sekitar pukul 06.15 WIB ke RSCM untuk menjalani proses autopsi dan menghubungi pihak keluarga untuk mengurus administrasi jenazah.‎

Sumber: Berita Satu, Selasa 6 September 2016
 
http://www.beritasatu.com/megapolitan/383829-diduga-mabuk-dua-pemotor-tewas-setelah-tabrak-trotoar.html

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
LAST_UPDATED2
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini365
mod_vvisit_counterKemarin2393
mod_vvisit_counterMinggu ini6952
mod_vvisit_counterBulan ini47180
mod_vvisit_counterSemua3917961
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download