INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Grab Upayakan Taksi "Online" Resmi Bisa Lintasi Kawasan Ganjil-Genap

INSTRAN.org - Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menjelaskan, pihaknya sedang tengah berkoordinasi dengan Badan Pengelola...

Kesiapan Jalur Mudik Lebaran 2018

INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan memperkirakan akan terjadi kenaikan arus mudik pada musim mudik Lebaran 2018 ini sebesar 10-15% dibandingkan...

Ditilang, Sopir Angkot Ngotot "Ngetem" di Stasiun Tanjung Barat

INSTRAN.org - Seorang sopir angkot KWK T19 rute Pinang Ranti-Depok ngotot berhenti menunggu penumpang atau ngetem di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta...

Pro-Kontra Warga soal Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta

INSTRAN.org - Sejumlah pengendara mobil mengkritik rencana perluasan wilayah ganjil-genap selama pelaksanaan Asian Games 2018. 

MRT Jakarta - GoJek Teken MoU Studi Pembayaran Digital

INSTRAN.org - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dan GoJek Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait studi pengembangan pembayaran...

  • Grab Upayakan Taksi "Online" Resmi Bisa Lintasi Kawasan Ganjil-Genap

    Jumat, 25 Mei 2018 15:19
  • Kesiapan Jalur Mudik Lebaran 2018

    Jumat, 25 Mei 2018 09:52
  • Ditilang, Sopir Angkot Ngotot "Ngetem" di Stasiun Tanjung Barat

    Kamis, 24 Mei 2018 14:55
  • Pro-Kontra Warga soal Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta

    Kamis, 24 Mei 2018 14:53
  • MRT Jakarta - GoJek Teken MoU Studi Pembayaran Digital

    Rabu, 23 Mei 2018 14:21

Metropolitan

Grab Upayakan Taksi "Online" Resmi Bisa Lintasi Kawasan Ganjil-Genap
Jumat, 25 Mei 2018
INSTRAN.org - Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menjelaskan, pihaknya sedang tengah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) serta kepolisian terkait... Selanjutnya...
Kesiapan Jalur Mudik Lebaran 2018
Jumat, 25 Mei 2018
INSTRAN.org - Kementerian Perhubungan memperkirakan akan terjadi kenaikan arus mudik pada musim mudik Lebaran 2018 ini sebesar 10-15% dibandingkan mudik 2017. Adapun prediksi penggunaan masing-masing... Selanjutnya...
Ditilang, Sopir Angkot Ngotot "Ngetem" di Stasiun Tanjung Barat
Kamis, 24 Mei 2018
INSTRAN.org - Seorang sopir angkot KWK T19 rute Pinang Ranti-Depok ngotot berhenti menunggu penumpang atau ngetem di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, setelah ditilang aparat polisi dan Suku... Selanjutnya...
Pro-Kontra Warga soal Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta
Kamis, 24 Mei 2018
INSTRAN.org - Sejumlah pengendara mobil mengkritik rencana perluasan wilayah ganjil-genap selama pelaksanaan Asian Games 2018.  Selanjutnya...
MRT Jakarta - GoJek Teken MoU Studi Pembayaran Digital
Rabu, 23 Mei 2018
INSTRAN.org - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dan GoJek Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait studi pengembangan pembayaran tiket (mobile payment) dan bisnis di luar tiket atau... Selanjutnya...
Sejumlah Ojek Online Berharap Ada "Shelter"di Sekitar Stasiun PDF Cetak E-mail
Rabu, 06 Desember 2017 16:13
INSTRAN.org - Rencana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menertibkan berbagai jenis transportasi umum di sekitar stasiun kereta mendapat respon dari beberapa pengendara ojek online dan bajaj.

Pada dasarnya mereka mengaku setuju, namun dalam penerapannya diharapkan tidak tebang pilih.

"Kalau dibuatkan shelter sih oke-oke saja, jadi kita enggak dipinggir jalan, kapanasan dan kehujanan, tapi yang penting aturan jelas jangan berat sebelah," ucap Nurdin ojek online yang biasa mengambil penumpang di stasiun Manggarai, Selasa (5/12/2017)

Menurut Nurdin, selama ini banyak keberpihakan mengenai aturan penertiban, seperti mementingkan moda transportasi lain dibandingkan ojek online.

"Seperti ojek biasa atau bajaj, mereka punya lahan sendiri enggak diganggu sama petugas, giliran kita diusir-usir padahal sama-sama cari penumpang. Kalau bisa yang adil, penumpang sendiri yang nentuin dia mau apa kan," ujar Nurdin.

Irwan pengendara ojek online lainnya juga mengutarakan hal serupa. Menurutnya, mereka terpaksa mangkal di pinggir jalan karena memang banyak mendapatkan penumpang dari stasiun.

"Stasiun banyak penumpangnya dibanding kita harus mutar-mutar, karena itu pasti ramai sama ojek online," ucap Irwan.

"Karena enggak ada lahan, biasanya kami cari pinggir jalan, atau dekat warung buat basecamp. Kalau memang diberikan lahan yah bagus, kita enggak perlu kucing-kucingan lagi sama petugas kan," kata Irwan.

Sedangkan Iman, sopir bajaj di stasiun Tebet mengatakan kurang setuju dengan wacana tersebut. Ia menilai akan makin sedikit mendapatkan konsumen karena harus bergiliran.  

"Takutnya pakai sistem antrean, kalau begitu pasti bajaj susah dapat penumpang karena kebanyakan orang pilih naik ojek atau Trans kan, yah kurang setuju aja," ujar Imam yang mengaku sudah tiga tahun lebih mencari nafkah dengan menarik bajaj.

BPTJ berencana untuk mengatur transportasi penunjang di depan stasiun agar tidak terjadi kesemerawutan. Bekerja sama dengan DAOP1, BPTJ akan mencari lahan sebagai shelter berkumpulnya moda pendukung di seputar stasiun.


Sumber : Kompas.com, Selasa 05 Desember 2017

http://megapolitan.kompas.com/read/2017/12/05/22022921/sejumlah-ojek-online-berharap-ada-shelterdi-sekitar-stasiun

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini663
mod_vvisit_counterKemarin2934
mod_vvisit_counterMinggu ini17576
mod_vvisit_counterBulan ini81793
mod_vvisit_counterSemua4389775
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download