INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Kemacetan Lalu Lintas Depok Karena Transportasi Publik Buruk

INSTRAN.org – Tidak kenal hari, baik hari kerja maupun hari libur, hampir seluruh jalan di Kota Depok disesaki kendaraan. Kemacetan lalu lintas di...

Bus "Low Entry" Transjakarta Miliki Fitur Pencegah Kebakaran

INSTRAN.org -  PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan menambah 300 armada bus berjenis low entry pada tahun ini. Bus-bus tersebut dilengkapi...

Warga Jakarta Akan Gunakan Transjakarta Berbahan Aluminium, Ini Kelebihannya...

INSTRAN.org — PT Transjakarta sedang mempersiapkan 101 bus berbahan aluminium. Bus tersebut dirakit di Karoseri Nusantara Gemilang, Kudus, Jawa Tengah...

Larangan Motor Dicabut, Dishub DKI Akui Terjadi Kemacetan di MH Thamrin-Medan Merdeka Barat

INSTRAN.org — Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko tidak sepakat dengan pernyataan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes...

Tolak Permenhub 108, Pengemudi Taksi "Online" Demo di Depan Istana

INSTRAN.org - Pengemudi taksi online melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Rabu (14/2/2018).

  • Kemacetan Lalu Lintas Depok Karena Transportasi Publik Buruk

    Kamis, 15 Februari 2018 15:26
  • Bus "Low Entry" Transjakarta Miliki Fitur Pencegah Kebakaran

    Kamis, 15 Februari 2018 15:25
  • Warga Jakarta Akan Gunakan Transjakarta Berbahan Aluminium, Ini Kelebihannya...

    Kamis, 15 Februari 2018 15:24
  • Larangan Motor Dicabut, Dishub DKI Akui Terjadi Kemacetan di MH Thamrin-Medan Merdeka Barat

    Kamis, 15 Februari 2018 15:24
  • Tolak Permenhub 108, Pengemudi Taksi "Online" Demo di Depan Istana

    Rabu, 14 Februari 2018 15:19

Metropolitan

Kemacetan Lalu Lintas Depok Karena Transportasi Publik Buruk
Kamis, 15 Februari 2018
INSTRAN.org – Tidak kenal hari, baik hari kerja maupun hari libur, hampir seluruh jalan di Kota Depok disesaki kendaraan. Kemacetan lalu lintas di beberapa ruas jalan tak terelakkan. Selanjutnya...
Bus "Low Entry" Transjakarta Miliki Fitur Pencegah Kebakaran
Kamis, 15 Februari 2018
INSTRAN.org -  PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan menambah 300 armada bus berjenis low entry pada tahun ini. Bus-bus tersebut dilengkapi fitur pencegah kebakaran. Selanjutnya...
Warga Jakarta Akan Gunakan Transjakarta Berbahan Aluminium, Ini Kelebihannya...
Kamis, 15 Februari 2018
INSTRAN.org — PT Transjakarta sedang mempersiapkan 101 bus berbahan aluminium. Bus tersebut dirakit di Karoseri Nusantara Gemilang, Kudus, Jawa Tengah. Selanjutnya...
Larangan Motor Dicabut, Dishub DKI Akui Terjadi Kemacetan di MH Thamrin-Medan Merdeka Barat
Kamis, 15 Februari 2018
INSTRAN.org — Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko tidak sepakat dengan pernyataan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra yang menyebut kemacetan di Jalan... Selanjutnya...
Tolak Permenhub 108, Pengemudi Taksi "Online" Demo di Depan Istana
Rabu, 14 Februari 2018
INSTRAN.org - Pengemudi taksi online melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Rabu (14/2/2018). Selanjutnya...
Selama Uji Coba, Naik Angkot OK Otrip di Duren Sawit Bisa Tanpa Kartu Khusus PDF Cetak E-mail
Selasa, 16 Januari 2018 10:48
INSTRAN.org - Mulai Senin (15/1/2018) sore, masyarakat Jakarta Timur sudah bisa menjajal layanan OK Otrip dari Kampung Melayu menuju Duren Sawit. Selama 14 hari ke depan, masyarakat bisa menjadi penumpang tanpa harus memiliki kartu OK Otrip.

"Dari hari ini masyarakat sudah bisa merasakan naik OK Otrip, dan hingga akhir Januari kami izinkan masyarakat untuk merasakan meski belum memiliki kartu," ucap Direktur Pelayanan Pengembangan Bisnis & SDM PT Transjakarta Welfizon Yuza kepada media di Terminal Kampung Melayu, Senin (15/1/2018).

Jadi, lanjut Welfizon, bagi masyarakat yang belum punya kartu dan mau merasakan naik angkot OK Otrip akan ada petugas yang meminjamlan kartu untuk tapping saat naik dan ketika turun. Hal ini kita lakukan juga sabagai langkah sosialisasi.

Sementara bagi yang sudah punya kartu, menurut Welfizon, bisa langsung tapping dengan tarif nol rupiah selama masa uji coba.

Dengan program OK Otrip, warga yang selesai naik Transjakarta dan menyambung perjalanan dengan angkot OK Otrip tidak perlu melakukan pembayaran lagi. Hal itu berlaku untuk perjalanan dalam waktu maksimal tiga jam. 

"Misalnya kita naik Transjakrta dari Grogol kan sudah bayar Rp 3500. Lalu dari Kampung Melayu mereka sambung naik angkot menuju Duren Sawit. Nah, Ketika tapping di angkot itu sudah langsung nol rupiah selama tiga bulan ini," ucap Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph.

Selama perjalan menjajal OK Otrip, memang terlihat sedikit berbeda dengan naik angkot biasanya. Paling terasa adalah soal layanan dari sopir, mulai dari pakain yang berseragam sesuai operatornya, sampai cara mengambil dan menurunkan penumpang yang harus tertib di lokasi yang sudah disediakan.

"Memang kita sudah sediakan bus stop untuk menurunkan dan mengambil penumpang sehingga tidak bisa sembarang berhenti. Untuk operasi angkot OK Otrip Duren Sawit itu ada 42 titik dan sopir memang tidak diperbolehkan untuk mengetem, ada batas maksimal saat berhenti di bus stop," ucap Joseph.

Dari pantauan dilokasi, saat uji awal layanan ini memang masih sepi penumpang. Hal ini diakui Joseph karena masih perlu di lakukan sosialisasi ke masyarakat.


Sumber : Kompas.com, Selasa 16 Januari 2018

http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/16/06595231/selama-uji-coba-naik-angkot-ok-otrip-di-duren-sawit-bisa-tanpa-kartu

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini949
mod_vvisit_counterKemarin2849
mod_vvisit_counterMinggu ini17409
mod_vvisit_counterBulan ini40453
mod_vvisit_counterSemua4117153
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download