INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Ini 5 Terobosan Transjakarta Sambut Asian Games 2018

INSTRAN.org - Perhelatan Asian Games 2018 yang tinggal lima hari lagi, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) gencar membenahi fasilitas dan berencana...

Transjakarta Layani Wisata Atlet Asian Games, Ini Daftar Rutenya

INSTRAN.org - Sebanyak 300 bus Transjakarta akan dioperasikan khusus untuk atlet dan ofisial Asian Games 2018 nanti. Ratusan bus itu akan mengantar...

LRT Jakarta Batal Ikut Asian Games, Bagaimana Reaksi Ahok?

INSTRAN.org - Proyek kereta ringan light rail transit (LRT) Jakarta tak lagi diperhitungkan dalam paket pekerjaan Asian Games. Lalu bagaimana reaksi...

Akhir Pekan Jalan Margonda Depok Tak Bergerak, Ini Data Macetnya

INSTRAN.org - Pemerintah Kota Depok tengah melakukan kajian mengenai kepadatan lalu lintas di Jalan Margonda Depok.  Hal itu untuk mendapatkan data...

Perluasan Ganjil Genap, Mobil Setmil Presiden Palsukan Plat Nomor

INSTRAN.org – Sebuah mobil pengguna tiga plat nomor berbeda terjaring dalam perluasan kawasan pelat nomor ganjil genap di kawasan Pondok Indah,...

  • Ini 5 Terobosan Transjakarta Sambut Asian Games 2018

    Rabu, 15 Agustus 2018 10:51
  • Transjakarta Layani Wisata Atlet Asian Games, Ini Daftar Rutenya

    Rabu, 15 Agustus 2018 10:49
  • LRT Jakarta Batal Ikut Asian Games, Bagaimana Reaksi Ahok?

    Senin, 13 Agustus 2018 13:02
  • Akhir Pekan Jalan Margonda Depok Tak Bergerak, Ini Data Macetnya

    Kamis, 09 Agustus 2018 15:04
  • Perluasan Ganjil Genap, Mobil Setmil Presiden Palsukan Plat Nomor

    Kamis, 09 Agustus 2018 15:03

Metropolitan

Ini 5 Terobosan Transjakarta Sambut Asian Games 2018
Rabu, 15 Agustus 2018
INSTRAN.org - Perhelatan Asian Games 2018 yang tinggal lima hari lagi, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) gencar membenahi fasilitas dan berencana menambah jumlah armada busnya.  Selanjutnya...
Transjakarta Layani Wisata Atlet Asian Games, Ini Daftar Rutenya
Rabu, 15 Agustus 2018
INSTRAN.org - Sebanyak 300 bus Transjakarta akan dioperasikan khusus untuk atlet dan ofisial Asian Games 2018 nanti. Ratusan bus itu akan mengantar tetamu dalam pesta olah raga Asia tersebut... Selanjutnya...
LRT Jakarta Batal Ikut Asian Games, Bagaimana Reaksi Ahok?
Senin, 13 Agustus 2018
INSTRAN.org - Proyek kereta ringan light rail transit (LRT) Jakarta tak lagi diperhitungkan dalam paket pekerjaan Asian Games. Lalu bagaimana reaksi dari mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja... Selanjutnya...
Akhir Pekan Jalan Margonda Depok Tak Bergerak, Ini Data Macetnya
Kamis, 09 Agustus 2018
INSTRAN.org - Pemerintah Kota Depok tengah melakukan kajian mengenai kepadatan lalu lintas di Jalan Margonda Depok.  Hal itu untuk mendapatkan data bagi penerapan sistem ganjil genap pada akhir... Selanjutnya...
Perluasan Ganjil Genap, Mobil Setmil Presiden Palsukan Plat Nomor
Kamis, 09 Agustus 2018
INSTRAN.org – Sebuah mobil pengguna tiga plat nomor berbeda terjaring dalam perluasan kawasan pelat nomor ganjil genap di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Mobil jenis Toyota Fortuner itu... Selanjutnya...
Kalau LRT Dibangun di Bawah Tanah, Mahal Nggak Ya? PDF Cetak E-mail
Selasa, 26 Juni 2018 14:56
INSTRAN.org - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menyatakan, proyek light rail transit (LRT) tidak dibangun di dalam tanah (underground) karena menimbang biaya. Sebab, biaya yang dikeluarkan akan lebih tinggi jika di atas tanah.

"Underground lebih mahal lah," kata Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Ridwan Djamaluddin di Gedung BPPT Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Memang, pihaknya tak memegang data terkait perbandingan antara LRT bawah tanah, sejajar dengan tanah, maupun di atas tanah (elevated). Namun, Ridwan mengatakan, selain masalah biaya ada pertimbangan teknis lain yang membuat pembangunan tidak di dalam tanah. Dia menyebutkan, karena informasi atau data di bawah tanah juga kurang lengkap.

"Selain biaya, sama masalahnya seperti membangun MRT, informasi bawah permukaan kita kurang lengkap, mesti disurvei," ujarnya.

"Kan harus digali, ada kabel, saluran air macam-macam," sambungnya.

Sementara, pihaknya mengatakan pembangunan LRT tidak dilakukan sejajar dengan tanah karena adanya LRT bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas.

"Terlalu banyak perlintasan, nanti jadi nggak efisien juga. Tujuannya mengurangi kepadatan lalu lintas kalau banyak perlintasan sebidang nanti salah satu LRT terhambat atau lalu lintas jalannya terhambat," ungkapnya.

Terpisah, Pengamat Tranportasi Darmaningtyas menjelaskan, pada umumnya membangun kereta di atas tanah (elevated) justru lebih murah jika dibandingkan dengan di bawah tanah. Bahkan, kata dia, nilai pembangunan di atas tanah separuhnya jika dibanding di bawah tanah. 

"Di mana-mana bangun di bawah lebih mahal seperti juga maintenance-nya. Yang normal itu separuhan, jadi katakan misalnya di atas itu misalnya membangun subway 1 km Rp 1 triliun, kalau bangun di atas rata-rata Rp 500 miliar. Jadi umumnya itu di atas itu, separuhnya dari bawah," jelasnya.

Namun, dia menuturkan, nilai itu hanya konstruksi. Sebab, ada faktor lain yang menunjang kemahalan pembangunan seperti pembebasan lahan, keamanan, dan lain-lain.

"Sekali lagi baru menghitung biaya konstruksinya, beton-betonnya itu, belum memasukkan item-item seperti pembebasan lahan, menjaga keamanan gitu-gitu lho," paparnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku curiga dan menduga ada mark up di proyek pembangunan light rapid transit (LRT) di Indonesia. Dia mempertanyakan kenapa tiang LRT tinggi-tinggi.

Menurut Fahri, pembangunan LRT di Indonesia terlihat ganjil. Keganjilan menurutnya pada pembangunan tiang pancang LRT yang disebutnya terlalu tinggi.

"Kenapa bikin LRT tiangnya tinggi-tinggi, ya kan. Bikin saja LRT di bawah tanah. Supaya nggak perlu ada biaya tiang. Tiangnya tinggi-tinggi, mahal banget itu," ujarnya. 


Sumber : detikFinance, Selasa 26 Jun 2018

https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4083856/kalau-lrt-dibangun-di-bawah-tanah-mahal-nggak-ya

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2042
mod_vvisit_counterKemarin3596
mod_vvisit_counterMinggu ini9668
mod_vvisit_counterBulan ini55798
mod_vvisit_counterSemua4664016
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download