INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

"Jangan Protes Ada Ganjil Genap Saat Asian Games, Presiden Saja Mengalah"

INSTRAN.org — Direktur Transportasi Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) Ipung Purnomo mengatakan, atlet Asian Games akan diprioritaskan saat...

Simulasi Rute Asian Games, Kemayoran - Pondok Indah Bisa 30 Menit

INSTRAN.org - Simulasi waktu tempuh rute atlet Asian Games 2018 dari Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, ke venue cabang olah raga golf di Pondok...

Ada Tiga Penyebab Bus Transjabodetabek Premium Selalu Penuh

INSTRAN.org - Warga Bekasi kini mulai meminati bus Transjabodetabek Premium yang memiliki fasilitas relatif mewah.  “Sekarang asal jalan, pasti...

60 Polantas Dikerahkan Awasi Ganjil Genap di Jalan Pondok Indah

INSTRAN.org - Sebanyak 60 polisi lalu lintas (Polantas) disiapkan untuk mengawasi uji coba ganjil genap di Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Hari Ini, Pelanggar Ganjil Genap Dialihkan ke Rute Alternatif

INSTRAN.org - Pembatasan kendaraan ganjil genap di Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan masih banyak dilanggar pengendara mobil yang melintas di...

  • "Jangan Protes Ada Ganjil Genap Saat Asian Games, Presiden Saja Mengalah"

    Jumat, 20 Juli 2018 15:17
  • Simulasi Rute Asian Games, Kemayoran - Pondok Indah Bisa 30 Menit

    Jumat, 20 Juli 2018 15:16
  • Ada Tiga Penyebab Bus Transjabodetabek Premium Selalu Penuh

    Kamis, 19 Juli 2018 10:06
  • 60 Polantas Dikerahkan Awasi Ganjil Genap di Jalan Pondok Indah

    Rabu, 18 Juli 2018 14:26
  • Hari Ini, Pelanggar Ganjil Genap Dialihkan ke Rute Alternatif

    Rabu, 18 Juli 2018 14:25

Metropolitan

"Jangan Protes Ada Ganjil Genap Saat Asian Games, Presiden Saja Mengalah"
Jumat, 20 Juli 2018
INSTRAN.org — Direktur Transportasi Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) Ipung Purnomo mengatakan, atlet Asian Games akan diprioritaskan saat hendak menuju venue pertandingan.  Selanjutnya...
Simulasi Rute Asian Games, Kemayoran - Pondok Indah Bisa 30 Menit
Jumat, 20 Juli 2018
INSTRAN.org - Simulasi waktu tempuh rute atlet Asian Games 2018 dari Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, ke venue cabang olah raga golf di Pondok Indah, Jakarta Selatan, sukses memenuhi standar... Selanjutnya...
Ada Tiga Penyebab Bus Transjabodetabek Premium Selalu Penuh
Kamis, 19 Juli 2018
INSTRAN.org - Warga Bekasi kini mulai meminati bus Transjabodetabek Premium yang memiliki fasilitas relatif mewah.  “Sekarang asal jalan, pasti langsung penuh,” ujar Minarno, sopir bus dengan... Selanjutnya...
60 Polantas Dikerahkan Awasi Ganjil Genap di Jalan Pondok Indah
Rabu, 18 Juli 2018
INSTRAN.org - Sebanyak 60 polisi lalu lintas (Polantas) disiapkan untuk mengawasi uji coba ganjil genap di Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan. Selanjutnya...
Hari Ini, Pelanggar Ganjil Genap Dialihkan ke Rute Alternatif
Rabu, 18 Juli 2018
INSTRAN.org - Pembatasan kendaraan ganjil genap di Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan masih banyak dilanggar pengendara mobil yang melintas di jalan itu. Kendati belum ditilang, pengendara... Selanjutnya...
Pengamat: Perhatian terhadap Transportasi Laut Masih Kurang PDF Cetak E-mail
Kamis, 05 Juli 2018 16:20
INSTRAN.org - Pengamat Transportasi Darmaningtyas menilai pemerintah masih kurang dalam memberi perhatian kepada manajemen dan penegakan aturan transportasi air. Hal ini diungkapkan Darmaningtyas menanggapi kecelakaan pelayaran yang terjadi dalam waktu dekat.

"Ya memang harus diakui bahwa perhatian terhadap angkutan laut itu selama ini kurang," ujar Darmaningtyas kepada detikcom, Selasa (3/7/2018).

Menurutnya, pemerintah saat ini masih terfokus pada pelayaran berskala besar dalam program tol laut. Namun pemerintah kurang memperhatikan pelayaran rakyat yang justru beroperasi di luar standar opersional.

"Pemerintah sekarang baru memulai yang besar-besar dengan Tol Laut, sementara yang kasus-kasus seperti yang Kapal Arista 13 Juni lalu, terus (KM Sinar Bangun) di Danau Toba, itu kan pelayaran rakyat. Nah yang kurang, atau belum mendapat perhatian itu pelayaran rakyat," katanya.

Darminingtyas mengungkapkan, masih banyak permasalahan dalam pelayaran rakyat tidak memperoleh perhatian pemerintah. Salah satunya ketersediaan dermaga yang memadai di seluruh pulau-pulau. 

"Menurut saya tahun 2019 itu pemerintah sudah harus mengarahkan perhatiannya terhadap pelayaran rakyat. Tapi kan jumlahnya banyak itu, karena kan pulau-pulau kita ini kan jumlahnya 17.000 lebih, itu kan berarti setiap pulau kan minimal ada dua dermaga. Jadi paling tidak minimal itu ada 34.000 dermaga, untuk membangun itu kan membutuhkan dana besar," ungkapnya.

Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) itu pun menjelaskan, meski kecelakaan terjadi di tengah perairan, namun faktor dermaga turut mempengaruhi. Hal ini karena kecelakaan pelayaran yang terjadi sebagai akibat dari dampak sistemik aturan yang tidak ditegakkan.

"Itu sistemik, kenapa saya katakan sistemik, karena kan misalnya yang Kapal Arista yang tanggal 13, itu konon kan kapalnya kapal barang, berangkatnya dari pelabuhan ikan, bukan dari dermaga pelabuhan penumpang," jelasnya.

"Jadi kapalnya sudah tidak memenuhi standar, pelabuhannya tidak memenuhi standar, lalu tidak ada pelampung dan sebagainya, tidak ada manifes penumpang, jadi sistemik. Faktor cuaca itu kan sebetulnya (berhubungan) dengan teknologi sekarang, dengan peran BMKG," imbuhnya.

Untuk itu, faktor cuaca dikatakan Darmaningtyas tidak dapat sepenuhnya disebut menjadi penyebab kecelakaan pelayaran. Jika ada koordinasi yang baik dengan BMKG, maka kapal dapat dilarang berlayar karena cuaca buruk.

"Kan kalau sistemnya (koordinasi dengan BMKG) jalan bisa diketahui, apakah ini memungkinkan untuk berlayar atau tidak, kan begitu. Kalau zaman sekarang hampir tidak ter-update informasi dari BMKG, berarti kan teknologinya belum dimanfaatkan," tuturnya.

Darmaningtyas pun kembali menegaskan, kecelakaan pelayaran yang terjadi karena faktor sistemik. Banyak standar dan prosedur yang belum dijalankan dengan baik di pelayaran rakyat.

"Sistemik itu kapalnya belum memenuhi standar keselamatan, pelabuhannya atau dermaganya juga tidak memenuhi keselamatan, standar operasional prosedurnya itu juga nggak memenuhi standar keselamatan. Standar operasional prosedur keselamatan itu misalnya, sebelum naik penumpang diberi tahu di mana letak jaket pelampungnya, di mana menghadapi situasi darurat di air, itu standar operasional prosedur, nah itu tidak ada di pelayaran rakyat," ucapnya. 


Sumber : Detik.com, Rabu 04 Juli 2018

https://news.detik.com/berita/d-4097054/pengamat-perhatian-terhadap-transportasi-laut-masih-kurang?_ga=2.194102637.1327897470.1530782215-991299587.1527215714

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini3751
mod_vvisit_counterKemarin3810
mod_vvisit_counterMinggu ini18342
mod_vvisit_counterBulan ini66465
mod_vvisit_counterSemua4569100
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download