INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Pakar Transportasi Beri Catatan untuk Rencana Tilang Elektronik

INSTRAN.org - Deddy Herlambang, pakar transportasi dari Institut Studi Transportasi, menyambut baik rencana polisi menerapkan sistem tilang elektronik¬...

Denda Tilang Elektronik Tidak Diurus 14 Hari, Kendaraan Diblokir

INSTRAN.org - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf menyampaikan, sistem tilang elektronik atau electronic traffic law...

Pelemparan Batu di Tol Jakarta - Cikampek Kembali Terjadi

INSTRAN.org - Pelemparan batu di tol Jakarta - Cikampek kembali terulang. Kali ini mobil milik Venni Vitriani, 27 tahun, yang kena lemparan batu...

Uji Terminal Jatijajar, BPTJ: Tak Boleh Ambil Penumpang di Pool

INSTRAN.org - Uji coba operasional Terminal Jatijajar dilakukan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bersama dengan Pemerintah Kota Depok,...

Uji Coba Terminal Jatijajar Depok Dimulai Siang Ini

INSTRAN.org - Terminal Jatijajar akan mula diuji coba siang ini, sekitar jam 13.00 WIB. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang...

  • Pakar Transportasi Beri Catatan untuk Rencana Tilang Elektronik

    Jumat, 21 September 2018 09:42
  • Denda Tilang Elektronik Tidak Diurus 14 Hari, Kendaraan Diblokir

    Rabu, 19 September 2018 14:35
  • Pelemparan Batu di Tol Jakarta - Cikampek Kembali Terjadi

    Rabu, 19 September 2018 14:34
  • Uji Terminal Jatijajar, BPTJ: Tak Boleh Ambil Penumpang di Pool

    Selasa, 18 September 2018 14:13
  • Uji Coba Terminal Jatijajar Depok Dimulai Siang Ini

    Senin, 17 September 2018 14:22

Metropolitan

Pakar Transportasi Beri Catatan untuk Rencana Tilang Elektronik
Jumat, 21 September 2018
INSTRAN.org - Deddy Herlambang, pakar transportasi dari Institut Studi Transportasi, menyambut baik rencana polisi menerapkan sistem tilang elektronik  atau Electronic Traffic Law Enforcement... Selanjutnya...
Denda Tilang Elektronik Tidak Diurus 14 Hari, Kendaraan Diblokir
Rabu, 19 September 2018
INSTRAN.org - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf menyampaikan, sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (E-TLE) mulai diuji coba pada awal Oktober... Selanjutnya...
Pelemparan Batu di Tol Jakarta - Cikampek Kembali Terjadi
Rabu, 19 September 2018
INSTRAN.org - Pelemparan batu di tol Jakarta - Cikampek kembali terulang. Kali ini mobil milik Venni Vitriani, 27 tahun, yang kena lemparan batu setelah melewati Pintu Tol Jatiwaringin, Jakarta. Selanjutnya...
Uji Terminal Jatijajar, BPTJ: Tak Boleh Ambil Penumpang di Pool
Selasa, 18 September 2018
INSTRAN.org - Uji coba operasional Terminal Jatijajar dilakukan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bersama dengan Pemerintah Kota Depok, Senin, 17 September 2018. Kepala Dinas... Selanjutnya...
Uji Coba Terminal Jatijajar Depok Dimulai Siang Ini
Senin, 17 September 2018
INSTRAN.org - Terminal Jatijajar akan mula diuji coba siang ini, sekitar jam 13.00 WIB. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono akan meresmikan uji coba itu. Selanjutnya...
Pengamat: Perhatian terhadap Transportasi Laut Masih Kurang PDF Cetak E-mail
Kamis, 05 Juli 2018 16:20
INSTRAN.org - Pengamat Transportasi Darmaningtyas menilai pemerintah masih kurang dalam memberi perhatian kepada manajemen dan penegakan aturan transportasi air. Hal ini diungkapkan Darmaningtyas menanggapi kecelakaan pelayaran yang terjadi dalam waktu dekat.

"Ya memang harus diakui bahwa perhatian terhadap angkutan laut itu selama ini kurang," ujar Darmaningtyas kepada detikcom, Selasa (3/7/2018).

Menurutnya, pemerintah saat ini masih terfokus pada pelayaran berskala besar dalam program tol laut. Namun pemerintah kurang memperhatikan pelayaran rakyat yang justru beroperasi di luar standar opersional.

"Pemerintah sekarang baru memulai yang besar-besar dengan Tol Laut, sementara yang kasus-kasus seperti yang Kapal Arista 13 Juni lalu, terus (KM Sinar Bangun) di Danau Toba, itu kan pelayaran rakyat. Nah yang kurang, atau belum mendapat perhatian itu pelayaran rakyat," katanya.

Darminingtyas mengungkapkan, masih banyak permasalahan dalam pelayaran rakyat tidak memperoleh perhatian pemerintah. Salah satunya ketersediaan dermaga yang memadai di seluruh pulau-pulau. 

"Menurut saya tahun 2019 itu pemerintah sudah harus mengarahkan perhatiannya terhadap pelayaran rakyat. Tapi kan jumlahnya banyak itu, karena kan pulau-pulau kita ini kan jumlahnya 17.000 lebih, itu kan berarti setiap pulau kan minimal ada dua dermaga. Jadi paling tidak minimal itu ada 34.000 dermaga, untuk membangun itu kan membutuhkan dana besar," ungkapnya.

Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) itu pun menjelaskan, meski kecelakaan terjadi di tengah perairan, namun faktor dermaga turut mempengaruhi. Hal ini karena kecelakaan pelayaran yang terjadi sebagai akibat dari dampak sistemik aturan yang tidak ditegakkan.

"Itu sistemik, kenapa saya katakan sistemik, karena kan misalnya yang Kapal Arista yang tanggal 13, itu konon kan kapalnya kapal barang, berangkatnya dari pelabuhan ikan, bukan dari dermaga pelabuhan penumpang," jelasnya.

"Jadi kapalnya sudah tidak memenuhi standar, pelabuhannya tidak memenuhi standar, lalu tidak ada pelampung dan sebagainya, tidak ada manifes penumpang, jadi sistemik. Faktor cuaca itu kan sebetulnya (berhubungan) dengan teknologi sekarang, dengan peran BMKG," imbuhnya.

Untuk itu, faktor cuaca dikatakan Darmaningtyas tidak dapat sepenuhnya disebut menjadi penyebab kecelakaan pelayaran. Jika ada koordinasi yang baik dengan BMKG, maka kapal dapat dilarang berlayar karena cuaca buruk.

"Kan kalau sistemnya (koordinasi dengan BMKG) jalan bisa diketahui, apakah ini memungkinkan untuk berlayar atau tidak, kan begitu. Kalau zaman sekarang hampir tidak ter-update informasi dari BMKG, berarti kan teknologinya belum dimanfaatkan," tuturnya.

Darmaningtyas pun kembali menegaskan, kecelakaan pelayaran yang terjadi karena faktor sistemik. Banyak standar dan prosedur yang belum dijalankan dengan baik di pelayaran rakyat.

"Sistemik itu kapalnya belum memenuhi standar keselamatan, pelabuhannya atau dermaganya juga tidak memenuhi keselamatan, standar operasional prosedurnya itu juga nggak memenuhi standar keselamatan. Standar operasional prosedur keselamatan itu misalnya, sebelum naik penumpang diberi tahu di mana letak jaket pelampungnya, di mana menghadapi situasi darurat di air, itu standar operasional prosedur, nah itu tidak ada di pelayaran rakyat," ucapnya. 


Sumber : Detik.com, Rabu 04 Juli 2018

https://news.detik.com/berita/d-4097054/pengamat-perhatian-terhadap-transportasi-laut-masih-kurang?_ga=2.194102637.1327897470.1530782215-991299587.1527215714

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1288
mod_vvisit_counterKemarin2118
mod_vvisit_counterMinggu ini1288
mod_vvisit_counterBulan ini56948
mod_vvisit_counterSemua4775330
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download