INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner

Wacana MRT ke Tangsel Masih Sebatas Studi Kelayakan

INSTRAN.org - PT Mass Rapid Transit ( MRT) Jakarta akan melakukan feasibility study atau studi kelayakan perpanjangan rute MRT dari Lebak Bulus ke...

Mewujudkan Transportasi yang Terintegrasi di Wilayah Aglomerasi

INSTRAN.org - Untuk menciptakan transportasi yang nyaman di wilayah ibukota, Kementerian Perhubungan merasa perlu menangani kemacetan dengan...

Lima Anak Kecelakaan Naik Motor Masuk Tol, Polisi Panggil Ortu

INSTRAN.org - Polisi akan memanggil orang tua lima anak yang kecelakaan setelah naik sepeda motor memasuki jalur tol Jakarta-Tangerang pada Minggu, 11...

Resmi, Tol Pejagan-Pemalang dan Pemalang-Batang Beroperasi

INSTRAN.org - Dua seksi terakhir Tol Pejagan-Pemalang, yakni Seksi 3 dan 4 (Brebes Timur-Sewaka), resmi beroperasi. Pengoperasian ini dilakukan...

Kebakaran Kembali Hentikan Perjalanan KRL Duri-Tangerang

INSTRAN.org - Kebakaran yang terjadi di permukiman warga di sekitar Stasiun Taman Kota, menyebabkan gangguan perjalanan kereta rel listrik (KRL)...

  • Wacana MRT ke Tangsel Masih Sebatas Studi Kelayakan

    Selasa, 13 November 2018 14:48
  • Mewujudkan Transportasi yang Terintegrasi di Wilayah Aglomerasi

    Senin, 12 November 2018 14:26
  • Lima Anak Kecelakaan Naik Motor Masuk Tol, Polisi Panggil Ortu

    Senin, 12 November 2018 14:26
  • Resmi, Tol Pejagan-Pemalang dan Pemalang-Batang Beroperasi

    Jumat, 09 November 2018 13:47
  • Kebakaran Kembali Hentikan Perjalanan KRL Duri-Tangerang

    Jumat, 09 November 2018 13:41

Metropolitan

Wacana MRT ke Tangsel Masih Sebatas Studi Kelayakan
Selasa, 13 November 2018
INSTRAN.org - PT Mass Rapid Transit ( MRT) Jakarta akan melakukan feasibility study atau studi kelayakan perpanjangan rute MRT dari Lebak Bulus ke Tangerang Selatan.  Selanjutnya...
Mewujudkan Transportasi yang Terintegrasi di Wilayah Aglomerasi
Senin, 12 November 2018
INSTRAN.org - Untuk menciptakan transportasi yang nyaman di wilayah ibukota, Kementerian Perhubungan merasa perlu menangani kemacetan dengan melibatkan kawasan sekitar DKI Jakarta (Aglomerasi)... Selanjutnya...
Lima Anak Kecelakaan Naik Motor Masuk Tol, Polisi Panggil Ortu
Senin, 12 November 2018
INSTRAN.org - Polisi akan memanggil orang tua lima anak yang kecelakaan setelah naik sepeda motor memasuki jalur tol Jakarta-Tangerang pada Minggu, 11 November 2018. Dua sepeda motor yang dikendarai... Selanjutnya...
Resmi, Tol Pejagan-Pemalang dan Pemalang-Batang Beroperasi
Jumat, 09 November 2018
INSTRAN.org - Dua seksi terakhir Tol Pejagan-Pemalang, yakni Seksi 3 dan 4 (Brebes Timur-Sewaka), resmi beroperasi. Pengoperasian ini dilakukan bersamaan dengan peresmian sebagian ruas Tol... Selanjutnya...
Kebakaran Kembali Hentikan Perjalanan KRL Duri-Tangerang
Jumat, 09 November 2018
INSTRAN.org - Kebakaran yang terjadi di permukiman warga di sekitar Stasiun Taman Kota, menyebabkan gangguan perjalanan kereta rel listrik (KRL) lintas Duri-Tangerang, Jumat 9 November 2018. "Kami... Selanjutnya...
Ada Ganjil Genap, ERP Jakarta Jalan di Tempat? PDF Cetak E-mail
Kamis, 06 September 2018 14:10
INSTRAN.org - Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta mengatakan lelang electronic road pricing atau ERP masih berjalan hingga saat ini. 

Electronic road pricing atau jalan berbayar elektronik untuk kawasan Jalan Sudirman - Thamrin belum menunjukkan kemajuan yang kentara. Bahkan, lelang ERP kerap tertunda-tunda dengan berbagai kendala. 

Salah satu kendala proyek ERP yang membuat lelang ini berlarut-larut seperti penentuan pemenang tender yang terbilang lamban. Padahal rencana penerapan ERP telah ada sejak era Sutiyoso menjabat sebagai Gubernur DKI. Adapun uji coba ERP ini pernah dilakukan pada 2014.

"Lelang masih berjalan. Nanti saya cek dulu ke unit pelaksana jalan berbayar," kata Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah, Rabu 5 September 2018.

Proyek ERP di Jakarta memiliki dasar hukum yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 25 Tahun 2017 tentang Pengendalian Lalu Lintas dengan Pembatasan Kendaraan Bermotor Melalui Sistem Jalan Berbayar Elektronik. Kehadiran sistem ini bertujuan untuk mengurangi jumlah kendaraan yang masuk ke dalam kawasan ERP sehingga lalu lintas menjadi lancar.

Dishub menargetkan pemenang lelang ERP dapat terpilih pada Oktober 2018. Rencananya pada bulan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama pemenang tender akan melakukan penandatangan kontrak ERP. Dishub berhatap ERP ini dapat beroperasi pada 2019 di Jalan Sudirman - Thamrin. 

Menurut Pergub 25 Tahun 2017, ERP ini rencananya akan diperluas hingga beberapa jalan lain. Jalan tersebut antara lain Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Subroto, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Majapahit.

Sementara itu, pengamat transportasi Darmaningtyas menyebutkan inisiasi proyek ERP ini telah ada sejak 2003 silam. Namun, seiring dengan perjalanannya, proyek ini hanya berjalan di tempat karena proses tarik-ulur kebijakan antara Pemprov DKI dan KPPU.

Dia menilai penerapan ERP ini bersifat urgent karena Jakarta telah tertinggal dengan kota di negara-negara maju yang lebih dulu menggunakan konsep tersebut.

"Lebih dari sebanyak 3,5 juta kendaraan berpenumpang plat B di Ibu Kota, belum termasuk plat daerah yang lain. Pada tahun mendatang presentase kendaraan bermobil ini akan semakin tinggi," ujar Darmaningtyas.

Pengamat transportasi dari Universitas Soegijapranata Djoko Setijowarno mengatakan bahwa penerapan ERP harus segera terealisasi. Dengan demikian, berbagai pihak diminta untuk menahan diri untuk tidak menggagalkan proses lelang tersebut.

"Harus jalan terus. Terpenting adalah transparansi dan pengawasan," tutur Djoko.

Menurutnya, penerapan ERP ini lebih efektif mengurangi kemacetan dibandingkan dengan sistem ganjil genap. Hal ini karena adanya tarif yang harus dikeluarkan oleh pengguna kendaraan pribadi untuk masuk kawasan ERP.

"Hanya orang yang membayar tarif masuk ERP yang bisa masuk kawasan ini. Ini lebih bisa mengurangi kemacetan dan menumbuhkan kesadaran untuk beralih ke angkutan umum, terutama jika tarifnya mahal," ungkapnya.

Sebelumnya, ketika Sandiaga Uno masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI mengungkapkan ada tiga perusahaan yang lolos ke tahap prakualifikasi lelang ERP.

Dua dari tiga perusahaan yang lolos tahap prakualifikasi ini merupakan pengembang ERP yang pernah ikut lelang pada beberapa tahun lalu. "Sebanyak 3 peserta yang lulus prakualifikasi, (mereka) adalah perusahaan yang dinilai dari profil, pengalaman, kemampuan keuangan dan finansial."


Sumber : Tempo.co, Kamis 6 September 2018

https://metro.tempo.co/read/1124095/ada-ganjil-genap-erp-jakarta-jalan-di-tempat/full&view=ok

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1585
mod_vvisit_counterKemarin3723
mod_vvisit_counterMinggu ini9170
mod_vvisit_counterBulan ini51602
mod_vvisit_counterSemua4961417
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download