INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner
KA Kamandaka jurusan Purwokerto-Semarang resmi diluncurkan PDF Cetak E-mail

INSTRAN.org - Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (PT KAI) secara resmi meluncurkan KA Ekonomi AC Kamandaka jurusan Purwokerto-Tegal-Semarang pergi pulang (pp). Peresmian perjalanan perdana KA Kamandaka tersebut ditandai dengan penyiraman air dan pemecahan kendi ke lokomotif oleh Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono didampingi Direktur Komersial PT KAI Sulistyo Wimbo Hardjito dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Stasiun Purwokerto, Senin, pukul 05.00 WIB.


Saat memberi sambutan sebelum melepas keberangkatan KA Kamanda, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan akan segera menyelesaikan jalur ganda (double track) di wilayah pantai utara (pantura) Jawa yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya.

"Insya Allah tahun ini kita selesaikan double track pantura," katanya.

Sementara untuk jalur ganda lintas selatan, kata dia, hingga saat ini yang telah terselesaikan ruas Cirebon-Purwokerto dan Kutoarjo-Yogyakarta-Solo, sedangkan ruas Purwokerto-Kroya Kutoarjo akan segera dikerjakan.

Menurut dia, pekerjaan jalur ganda Purwokerto-Kroya-Kutoarjo terkendala oleh keberadaan sejumlah terowongan.

"Namun, kami menargetkan seluruh pekerjaan jalur ganda dapat diselesaikan pada tahun 2016," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang mengatakan bahwa Kemenhub pada tahun 2014 juga akan menyelesaikan revitalisasi jalur KA antara Tuntang dan Ambarawa.

Menurut dia, hal itu dilakukan guna melayani wisatawan yang hendak mengunjungi Museum Kereta Api Ambarawa.

"Museum Kereta Api Ambarawa merupakan satu-satunya museum di Indonesia yang menyajikan sejarah perkeretaapian, masak wisatawan yang akan ke museum untuk melihat sejarah perkeretaapian malah naik bus. Oleh karenanya, Insya Allah tahun ini jalur Tuntang-Ambarawa bisa diselesaikan sehingga wisatawan dapat naik kereta," katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa dibukanya rute perjalanan KA jurusan Purwokerto-Tegal-Semarang akan mempermudah akses transportasi.

"Mudah-mudahan jalur Purwokerto-Semarang dapat dimanfaatkan dengan baik. Dengan kereta, saya kira bisa menembus waktu lebih cepat," katanya.

Di tempat yang sama, Direktur Komersial PT KAI Sulistyo Wimbo Hardjito mengatakan bahwa pihaknya berharap adanya dukungan atas dibukanya rute baru Purwokerto-Tegal-Semarang pp ini.

"Kami ingin memberikan alternatif perjalanan dari Purwokerto ke Semarang pada pagi hari," katanya.

Menurut dia, KA Kamandaka pada siang hari akan melayani rute Semarang-Tegal pp dengan nama KA Kaligung sebelum diberangkatkan kembali dari Stasiun Tawang Semarang menuju Purwokerto pada sore hari.

Ia mengharapkan KA Kamandaka akan semakin lebih baik dan cocok di hati masyarakat.

Saat ditemui dalam perjalanan menuju Semarang, Wimbo mengatakan bahwa frekuensi perjalanan KA Kamandaka jurusan Purwokerto-Tegal-Semarang pp ini tidak menutup kemungkinan ditingkatkan.

"Tergantung permintaan dari masyarakat. Utamanya, kami membidik penumpang dari Tegal ke Semarang yang memang cukup besar," katanya.

Menurut dia, PT KAI akan terus berupaya meningkatkan pelayanan termasuk membentuk "lop" Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta.

Salah seorang penumpang KA Kamandaka, Sumindar (54) mengaku senang dengan beroperasinya KA Kamandaka jurusan Purwokerto-Tegal-Semarang pp.

"Selama ini kalau akan ke Semarang, saya menggunakan jasa travel. Ongkos travel sebesar Rp80 ribu, sedangkan KA Kamandaka hanya Rp70 ribu, sehingga lebih murah," kata dia yang juga guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Cikebrok, Purwokerto.

Selain itu, kata dia, perjalanan menggunakan kereta api jauh lebih cepat jika dibanding dengan travel.

"Kalau naik travel, rata-rata paling cepat tujuh jam. Apalagi kalau sudah siang, pasti ketemu kemacetan," katanya.

KA Ekonomi AC Kamandaka diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pukul 05.00 WIB dan tiba di Stasiun Semarang Tawang pukul 10.11 WIB.

Selanjutnya, KA tersebut akan diberangkatkan kembali dari Stasiun Semarang Tawang pukul 16.15 WIB dan tiba di Stasiun Purwokerto pukul 20.50 WIB. (*)

Sumber berita: antaranews.com, 17 Februari 2014

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1456
mod_vvisit_counterKemarin3310
mod_vvisit_counterMinggu ini29339
mod_vvisit_counterBulan ini48016
mod_vvisit_counterSemua7260985
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download