Bu Risma, Angkutan Kota Ini Kondisinya Mengenaskan Cetak
INSTRAN.org - Upaya peremajaan angkutan kota di Surabaya tampaknya masih jauh dari harapan. Kondisi angkutan kota yang paling banyak dimanfaatkan warga Kota Pahlawan, saat ini banyak yang memprihatinkan. 

Seperti angkutan kota atau di Surabaya disebut lyn tak sedikit ditemukan yang sudah tak laik jalan tapi tetap dipaksakan untuk mengangkut penumpang.

Misalnya saja Lyn TV yang melayani rute Joyoboyo, Balongsari, hingga Manukan ini. Lyn warna coklat pada body keluaran tahun 1984 pun sudah berkarat. Belum lagi lubang yang tersebar dibeberapa bagian, mulai dari kap mesin hingga atap yang mengelupas.

Mobil plat kuning berjenis station wagon buatan Jepang ini menjadi andalan bagi para sopir untuk mengais rejeki. Biaya perawatan kendaraan yang berumur 3 dekade ini pun ditanggung berdua pemilik angkot dan sopir. 

Namun bila kerusakan besar, pendapatan sopir yang sudah dipotong setoran tak mampu menutupi biayanya, alhasil, pemilik atau juragan lyn harus mengucurkan dana untuk 'gerobak tuanya' ini agar bisa mengaspal di jalanan Kota Surabaya.

Namun, bila setoran sedang seret maka pemilik angkot akan melakukan beberapa "modifikasi" untuk menyulap kondisi mobil rentanya. Salah satu contoh Lyn TV yang disopiri Eko. 

Saat ditemui di Terminal Joyoboyo, Rabu (23/4/2014), Eko memamerkan 'keunikan' kendaraan yang setiap hari digunakan mencari nafkah. Eko lantas membuka kap mesin. Betapa mengejutkan! Sebuah jeriken terselip di antara ruwetnya kabel.

"Jeriken ini untuk tempat bensin, tidak di tanki," kata Eko sambil tertawa bangga.

Menurut Eko, tanki bensin di kendaraannya sudah tak bisa dimanfaatkan karena kerusakan yang sudah parah. "Pinter-pinter ngakali aja, apalagi juragan sudah tak punya uang lagi," tambah Eko. 

Nampaknya biaya reparasi murah adalah hal terpenting bagi para sopir lyn agar bisa terus mengaspal, meskipun mengabaikan keselamatan. 

Ironisnya, kondisi lyn yang sebenarnya sudah masuk kandang itu justru tetap diminati. Alasannya, penumpang pun tidak mempunyai pilihan lain.

"Ya, sebenarnya ngeri naik angkot ini karena berlubang dan berkarat, tapi bagaimana lagi tidak ada pilihan lain," ujar Khosim, salah satu penumpang.

Menyikapi kondisi angkutan kota yang tak laik pakai dan mengancam keselamatan penumpangnya itu tentunya sangat dibutuhkan sentuhan cepat Pemerintah Kota Surabaya.

Sumber Berita: Detik.com, Rabu, 23/04/2014 08:42 WIB

http://news.detik.com/read/2014/04/23/083226/2562635/475/2/bu-risma-angkutan-kota-ini-kondisinya-mengenaskan

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine