INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Baner
Warga Tangerang Mulai Melirik Becak PDF Cetak E-mail
INSTRAN.org — Moda transportasi alternatif beroda tiga, yakni becak, banyak ditemui di Kota Tangerang dan sekitarnya. Banyak warga lebih suka memilih becak daripada ojek sepeda motor.

Pangkalan becak di Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna Tangerang, tepatnya di depan pusat pemerintahan Kota Tangerang, merupakan salah satu dari sekian banyak pangkalan becak di Tangerang.

Sekilas terlihat ada tujuh becak yang diparkir berderet dan beberapa sepeda motor yang juga milik tukang becak tersebut. Enin Bin Kemed (46), salah satu tukang becak di sana, menuturkan bahwa sebelum menarik becak, dia adalah tukang ojek motor. 

"Sekarang ngojek sepi, paling sehari cuma bisa dapat Rp 10.000. Buat bensin saja sudah pas-pasan," kata Enin kepada Kompas.com, Kamis (28/8/2014) pagi. 

Dibanding dengan kendaraan umum lainnya, kata Enin, ojek motor lebih sepi. Kini banyak orang yang beralih ke angkutan kota (angkot) yang juga tidak kalah banyaknya dengan ojek. Hal tersebut yang membuat Enin dan beberapa tukang ojek lainnya beralih ke becak.

Saat menarik becak, Enin dan tukang ojek yang sekaligus tukang becak di sana bisa meraup keuntungan hampir Rp 50.000. Namun, kalau sedang sepi pun, minimal Rp 20.000 bisa mereka kantongi dalam waktu sehari. Mereka beroperasi dari pukul 06.00 hingga 16.00. 

Setelah itu, yang lebih laris adalah tukang becak di Pasar Induk Tanah Tinggi. Mereka memang tidak mengangkut penumpang, tetapi barang dagangan untuk di pasar-pasar Tangerang. Enin menambahkan bahwa dia menyewa becaknya sehari dengan biaya Rp 4.000. 

Becak yang biasa dia bawa adalah kepunyaan salah satu pemilik bengkel becak di Tangerang. Bila ingin membeli becak, rentang harga yang ditawarkan adalah Rp 500.000 untuk kualitas standar hingga Rp 1,2 juta untuk kualitas yang bagus. 

Perbedaan harga tersebut tergantung dari bahan dan merek onderdil untuk becak tersebut. Pelanggan setia tukang becak biasanya adalah ibu-ibu yang ingin berangkat ke pasar dan anak-anak sekolah. 

Salah satu penumpang perempuan menuturkan bahwa lebih nyaman naik becak dibanding angkot atau ojek. "Enakan ini (becak) soalnya bisa duduk sendirian dan enggak ngebut-ngebut," tutur salah satu penumpang becak.

Sumber Berita: Kompas.com, Kamis, 28 Agustus 2014 | 12:13 WIB

http://megapolitan.kompas.com/read/2014/08/28/12131621/Warga.Tangerang.Mulai.Melirik.Becak

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Sudah beredar

Baner
Penulis : Darmaningtyas Tebal buku : xxi+344 hal Penerbit : INSTRAN-Pustaka Yashiba Harga : Rp.50.000; Pemesanan via pos ditambah ongkos kirim sesuai ketentuan tarif. Hub: Ratim/Nova, 021-79197057

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1444
mod_vvisit_counterKemarin3310
mod_vvisit_counterMinggu ini29327
mod_vvisit_counterBulan ini48004
mod_vvisit_counterSemua7260974
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download