Demi Angkut Pelajar, Angkot di Tangerang Baru Mogok Siang Cetak
INSTRAN.org - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Angkutan Darat (Organda) mengimbau seluruh pengusaha dan sopir angkutan umum se-Indonesia untuk menghentikan operasional mulai Rabu (19/11/2014) sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga BBM bersubsidi. Meski demikian, angkutan umum di Tangerang tetap melayani penumpang pada pagi hari. 

"Kita tetap mengajak pengusaha angkot dan sopir bawa penumpang pagi-pagi, buat mereka yang sekolah tetap bisa naik. Siangnya baru operasional berhenti," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Organda Tangerang, Dan Persada, pagi ini. 

Bentuk mogok yang dilakukan, kata Dan, dengan tidak membawa kendaraan angkutan umum keluar ke jalan. Bila masih ada angkutan umum yang keluar, sopir disarankan untuk menepi. 

Lamanya mogok dilakukan hanya sampai sore menjelang malam hari. Bsok, tutur Dan, operasional angkutan umum akan kembali normal. 

Dan menyayangkan kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi, premium dan solar. Menurut dia, harus ada kebijakan tersendiri bagi angkutan umum sehingga tidak terbebani dampak dari kenaikan harga BBM. 

"Kita kan angkutan umum, harusnya pemerintah lebih memperhatikan kita. Kasihan pengusaha angkot sudah megap-megap, sebelum harga BBM naik suku cadang saja sudah naik," keluh dia. 

Kenaikan harga BBM bersubsidi resmi ditentukan dan telah diumumkan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi, Senin (16/11/2014) malam dan mulai berlaku pukul 00.00 WIB Selasa (17/11/2014). Harga premium dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500. Sedangkan harga solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500.

Sumber Berita: Kompas.com, Rabu, 19 November 2014 | 09:16 WIB

http://megapolitan.kompas.com/read/2014/11/19/0916530/Demi.Angkut.Pelajar.Angkot.di.Tangerang.Baru.Mogok.Siang

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine