INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

Update PSBB Total Jakarta, TransJakarta Umumkan Jadwal Operasional Terbaru, Simak Lengkapnya

INSTRAN.org – Kamis, 17 September 2020 PT Transportasi Jakarta bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyepakati hasil koordinasi penerapan pola...

Daftar Jumlah Penumpang yang Boleh Diangkut Kendaraan Selama PSBB Jakarta

INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi jumlah penumpang transportasi saat pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) jilid II atau PSBB...

Penumpang Dibatasi, Organda Sumbar Ingin Menaikkan Tarif Angkutan Umum

INSTRAN.org - Pembatasan jumlah penumpang akibat pandemi Covid-19 dalam angkutan umum dinilai dapat merugikan usaha angkutan umum.

Jabodetabek 2029: 60% Warga Naik Transportasi Umum, Jakarta-Bekasi Cuma 1,5 Jam

INSTRAN.org - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menargetkan pada 2029 ada 60% masyarakat Jabodetabek menjadi pengguna angkutan umum. Wah...

Angkutan Umum yang Nyaman, Aman, dan Sehat itu Tanggung Jawab Siapa?

INSTRAN.org - Banyak masyarakat khususnya warga Jakarta enggan menggunakan angkutan umum karena moda transportasi ini tidak menawarkan kenyamanan dan...

  • Update PSBB Total Jakarta, TransJakarta Umumkan Jadwal Operasional Terbaru, Simak Lengkapnya

    Friday, 18 September 2020 11:14
  • Daftar Jumlah Penumpang yang Boleh Diangkut Kendaraan Selama PSBB Jakarta

    Friday, 18 September 2020 11:06
  • Penumpang Dibatasi, Organda Sumbar Ingin Menaikkan Tarif Angkutan Umum

    Friday, 18 September 2020 10:22
  • Jabodetabek 2029: 60% Warga Naik Transportasi Umum, Jakarta-Bekasi Cuma 1,5 Jam

    Thursday, 17 September 2020 09:50
  • Angkutan Umum yang Nyaman, Aman, dan Sehat itu Tanggung Jawab Siapa?

    Thursday, 17 September 2020 09:40

Metropolitan

Update PSBB Total Jakarta, TransJakarta Umumkan Jadwal Operasional Terbaru, Simak Lengkapnya
Friday, 18 September 2020
INSTRAN.org – Kamis, 17 September 2020 PT Transportasi Jakarta bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyepakati hasil koordinasi penerapan pola operasional terbaru untuk armada bus... Read more...
Daftar Jumlah Penumpang yang Boleh Diangkut Kendaraan Selama PSBB Jakarta
Friday, 18 September 2020
INSTRAN.org - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi jumlah penumpang transportasi saat pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) jilid II atau PSBB ketat.  Read more...
Penumpang Dibatasi, Organda Sumbar Ingin Menaikkan Tarif Angkutan Umum
Friday, 18 September 2020
INSTRAN.org - Pembatasan jumlah penumpang akibat pandemi Covid-19 dalam angkutan umum dinilai dapat merugikan usaha angkutan umum. Read more...
Jabodetabek 2029: 60% Warga Naik Transportasi Umum, Jakarta-Bekasi Cuma 1,5 Jam
Thursday, 17 September 2020
INSTRAN.org - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menargetkan pada 2029 ada 60% masyarakat Jabodetabek menjadi pengguna angkutan umum. Wah, bisa terwujud tidak ya? Read more...
Angkutan Umum yang Nyaman, Aman, dan Sehat itu Tanggung Jawab Siapa?
Thursday, 17 September 2020
INSTRAN.org - Banyak masyarakat khususnya warga Jakarta enggan menggunakan angkutan umum karena moda transportasi ini tidak menawarkan kenyamanan dan keamanan, bahkan kerap dinilai tidak bersih dan... Read more...
Pemerintah Diminta Kaji Ulang Pelonggaran Transportasi Udara PDF Print E-mail
Tuesday, 30 June 2020 11:18
INSTRAN.org – Operator Bandara, PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) memperkirakan jumlah penumpang pesawat akan meningkat pada bulan Juli. Tren ini diprediksi terjadi karena ditetapkannya pelonggaran aturan bepergian oleh pemerintah.

Diketahui, sejak 8 Juni lalu Kementerian Perhubunhan (Kemenhub) sudah melonggarkan kapasitas penumpang dengan menambah ke kapasitas 70 persen di transportasi udara, setelah sebelumnya hanya 50%. Lalu, pada 1 Juli nanti rencananya juga Kemenhub akan menambah menjadi 85% kapasitas.

Menanggapi hal ini, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk mengkaji kembali aturan pelonggaran sejumlah ketentuan yang semula diberlakukan untuk mencegah penularan virus covid-19 bagi penumpang di moda transportasi udara.

"Jika terjadi peningkatan penyebaran covid-19, pemerintah harus memperketat kembali aturan tersebut guna mencegah terjadinya penularan dan penyebaran covid-19 melalui kluster moda transportasi udara," kata Bamsoet dalam keterangan persnya, Senin (29/6).

Ia juga mendorong pemerintah bersama Tim Gugus Tugas Covid-19, bekerja sama dengan aparat untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang pesawat pada bulan depan. Selain itu, petugas perlu memperketat penjagaan dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di area Bandara maupun di dalam pesawat.

Menurutnya, pemerintah harus meminta kepada seluruh maskapai penerbangan untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan dan penjagaan jarak dengan menyiapkan sarana prasarana pendukung. Semua maskapai wajib melakukan pengaturan tempat duduk di dalam kabin pesawat sesuai dengan ketetapan pemerintah.

"Ya kan ini sebagai upaya dalam meminimalkan terjadinya penularan atau penyebaran covid-19 di dalam pesawat. Jadi harus sama-sama kita patuhi," ucapnya.

Ramai Aktivitas
Pelonggaran pembatasan yang dilakukan selama beberapa pekan terakhir ini berdampak pada ramainya aktivitas masyarakat di berbagai tempat. Namun, masih belum seluruh masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan covid-19.

Untuk itu, ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar disiplin menggunakan masker jika berada di luar rumah dan tetap menjaga jarak aman satu sama lain selama melakukan aktivitas pada era kelaziman baru dan mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap remeh ancaman virus corona yang sudah banyak menelan korban.

"Masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, karena bandara dan pesawat merupakan salah satu area publik yang berpotensi menjadi tempat penularan sekaligus penyebaran virus covid-19," paparnya

Selain bandara dan pesawat, Bamsoet juga menyoroti tiga titik yang dianggap rawan terjadi penularan covid-19 di tengah kelaziman baru. Tiga titik yang dimaksud adalah area perkantoran, pasar tradisional dan di rumah makan.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah dan Tim Gugus Tugas Covid-19 harus terus memantau dan mengawasi tiga titik tersebut, dan tetap memberikan penerangan kepada masyarakat seperti memperhatikan instruksi tentang menjaga jarak, memperhatikan pengaturan tempat kerja, mematuhi pengaturan terhadap operasional pasar.

"Dalam rangka mencegah terjadinya kerumunan massa di setiap rumah makan khususnya saat jam istirahat siang, guna mencegah terjadinya penularan ataupun penyebaran covid-19," papar politisi Partai Golkar itu.

Lebih lanjut, ia juga mendesak pemerintah dan aparat untuk mempertegas serta memperketat aturan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan di tempat dan fasilitas umum, untuk meminimalkan risiko penyebaran covid-19 yang lebih masif. 


Sumber : ValidNews.id, 29 Juni 2020

https://www.validnews.id/Pemerintah-Diminta-Kaji-Ulang-Pelonggaran-Transportasi-Udara-MjG

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday466
mod_vvisit_counterYesterday1077
mod_vvisit_counterThis week9371
mod_vvisit_counterThis month29417
mod_vvisit_counterAll7089600
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download