INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

Jl HR Rasuna Said Jaksel Rusak, Tukang Ojek: Pemotor Sering Jatuh

INSTRAN.org - Jl HR Rasuna Said Jakarta Selatan rusak. Pengguna jalan menyatakan kerusakan jalan ini pernah membuat pengendara sepeda motor terjatuh...

Nasib Transportasi Pesawat, Kereta Hingga Kapal Setahun Corona

INSTRAN.org - Pandemi COVID-19 belum juga hilang dari muka bumi. Sudah setahun virus yang berasal dari Wuhan, China ini terus memakan korban. Semua...

Ada Pengetatan, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Kembali Turun

INSTRAN.org - Jumlah penumpang angkutan umum, baik udara, laut, maupun kereta api, masih menunjukkan adanya penurunan. Apalagi ada varian baru virus...

Pengamat Sorot Investasi Miras, Singgung Kecelakaan Lalin

INSTRAN.org - Sejumlah pihak banyak menentang terkait keputusan Presiden Joko Widodo  (Jokowi) yang membuka keran investasi minuman keras atau miras....

Jaklingko akan luncurkan aplikasi pembayaran transportasi terintegrasi

INSTRAN.org - PT Jaklingko Indonesia akan meluncurkan aplikasi seluler yang mengintegrasikan sistem pembayaran layanan transportasi umum di Jakarta,...

  • Jl HR Rasuna Said Jaksel Rusak, Tukang Ojek: Pemotor Sering Jatuh

    Tuesday, 02 March 2021 11:52
  • Nasib Transportasi Pesawat, Kereta Hingga Kapal Setahun Corona

    Tuesday, 02 March 2021 10:16
  • Ada Pengetatan, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Kembali Turun

    Monday, 01 March 2021 19:49
  • Pengamat Sorot Investasi Miras, Singgung Kecelakaan Lalin

    Monday, 01 March 2021 19:42
  • Jaklingko akan luncurkan aplikasi pembayaran transportasi terintegrasi

    Friday, 26 February 2021 13:49

Metropolitan

Jl HR Rasuna Said Jaksel Rusak, Tukang Ojek: Pemotor Sering Jatuh
Tuesday, 02 March 2021
INSTRAN.org - Jl HR Rasuna Said Jakarta Selatan rusak. Pengguna jalan menyatakan kerusakan jalan ini pernah membuat pengendara sepeda motor terjatuh di malam hari. Read more...
Nasib Transportasi Pesawat, Kereta Hingga Kapal Setahun Corona
Tuesday, 02 March 2021
INSTRAN.org - Pandemi COVID-19 belum juga hilang dari muka bumi. Sudah setahun virus yang berasal dari Wuhan, China ini terus memakan korban. Semua negara termasuk Indonesia bergotong royong... Read more...
Ada Pengetatan, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Kembali Turun
Monday, 01 March 2021
INSTRAN.org - Jumlah penumpang angkutan umum, baik udara, laut, maupun kereta api, masih menunjukkan adanya penurunan. Apalagi ada varian baru virus corona di beberapa negara yang membuat pemerintah... Read more...
Pengamat Sorot Investasi Miras, Singgung Kecelakaan Lalin
Monday, 01 March 2021
INSTRAN.org - Sejumlah pihak banyak menentang terkait keputusan Presiden Joko Widodo  (Jokowi) yang membuka keran investasi minuman keras atau miras. Salah satu penolakan diungkap pengamat... Read more...
Jaklingko akan luncurkan aplikasi pembayaran transportasi terintegrasi
Friday, 26 February 2021
INSTRAN.org - PT Jaklingko Indonesia akan meluncurkan aplikasi seluler yang mengintegrasikan sistem pembayaran layanan transportasi umum di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Read more...
Dikeluhkan Sistem Dua Peron di Stasiun Duri untuk Rute Duri-Tangerang PDF Print E-mail
Tuesday, 03 April 2018 14:28
INSTRAN.org - Sistem dua peron untuk kereta commuterline lintas Duri - Tangerang di Stasiun Duri telah berlaku sejak pekan lalu. 

Pada Senin (2/4/2018) pukul 17.36 - 18.45 WIB, penumpang kereta rel listrik (KRL) dari Stasiun Duri menuju Tangerang diarahkan untuk menunggu di peron 4 pada pukul 17.36 WIB. Tak lama kemudian, KRL tujuan Tangerang tiba dan sekitar 10 menit kemudian arahan dari petugas meminta agar penumpang yang tak kebagian tempat berpindah peron. 

"Tujuan Tangerang berikutnya, silahkan menunggu di peron 5," kata seorang petugas lewat alat pengeras suara. 

Beberapa penumpang yang tak kebagian tempat langsung berpindah ke peron 5. Mereka menggunakan dua alternatif jalan, yaitu eskalator satu lajur dari peron 4 dan jalan tapak passing yang berada di arah utara stasiun, tepatnya di ujung peron.

"Ini sih pindah-pindah peron terus," ujar seorang perempuan sambil berlari menuju eskalator. 

Di peron 5, penumpang harus menunggu kedatangan kereta tujuan Tangerang selanjutnya selama sekitar 30 menit. Saat mereka menunggu, Kereta Api (KA) Bandara telah melintas dua kali di peron 4.  

Sita (33), seorang karyawan swasta mengatakan telah menggunakan KRL sejak Juli 2017. "Dulu (peron) 4 Tangerang, (peron) 5 (kereta) bandara saja. Sekarang dibagi gini jadi pecah," kata Sita. 

Ia turun di peron 5 dan sengaja berdiam diri menepi untuk menghindari desakan penumpang lainnya yang mengantre naik eskalator dan lift. 

"Dulu pernah kegencet di tengah-tengah eskalator. Yang parah lagi pertama kali dioper ke sini, dari (peron) 4 ke (peron) 5, ada yang pingsan, kata orang lima (orang)," tambahnya. 

Kepala Stasiun Duri, Widy Aries Subiyanto, mengatakan keputusan pembagian penumpang Duri - Tangerang dalam dua peron untuk mengurai kepadatan penumpang.

Peron 4 melayani KRL dengan ukuran 8 - 10 gerbong, sedangkan Peron 5 melayani 12 gerbong. "Sekarang bergantian, masuk dari (peron) 5, selanjutnya (masuk dari peron) 4. Begitu juga sebaliknya," kata Widy.


Sumber : Kompas.com, Senin 2 April 2018

https://megapolitan.kompas.com/read/2018/04/02/21491551/dikeluhkan-sistem-dua-peron-di-stasiun-duri-untuk-rute-duri-tangerang

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
Last Updated on Tuesday, 03 April 2018 14:29
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday752
mod_vvisit_counterYesterday1499
mod_vvisit_counterThis week2251
mod_vvisit_counterThis month2251
mod_vvisit_counterAll7371981
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download