Sterilisasi Jalur Busway, Selanjutnya?
Oleh: Darmaningtyas
Direktur INSTRAN (Institut Studi Transportasi)
Dimuat di Koran Tempo, 10 Agustus 2010
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kepolisian Daerah Metro Java akhirnya melaksanakan program sterilisasi busway Transjakarta setelah lama jalur itu dikeluhkan tidak steril. Jalur busway yang tidak steril menyebabkan kinerja moda transportasi ini menurun dalam bentuk tertundanya perjalanan, tidak menentunya jarak kedatangan bus satu dengan lainnya (headway), serta masa tunggu penumpang di halte yang tidak menentu. Kondisi yang serba tidak menentu dapat membuat orang enggan naik Transjakarta. Dengan disterilkannya jalur, diharapkan kinerja busway Traasjakarta akan menjadi lebih baik sehingga Transjakarta dapat menjadi angkutan umum massal di Jakarta yang menarik.Yang penting adalah langkah-langkah strategis untuk membenahi Transjakarta setelah jalurnya steril.