INSTITUT STUDI TRANSPORTASI

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home

Tambah Gerbong, Tak Selesaikan Masalah

E-mail Print PDF
Guna mengatasi keluhan penumpang yang berjubel pada jam sibuk kantor dan belum tepatnya jadwal keberangkatan KA Jabodetabek, PT Kereta Api Jabodetabek (KCJ) akan menambah rangkain kereta secara bertahap.  Untuk tahun ini, KCJ menargetkan penambahan gerbong hingga 98 unit atau setara dengan 7 sampai 8 rangkaian. Namun pengamat transportasi menilai, upaya penambahan gerbong sebagai kompensasi terhadap kurangnya kapasitas daya angkut kereta api hanya sebagai upaya sia-sia saja, karena masih banyak persoalan yang belum dituntaskan.

Pengamat transportasi Intras, Darmaningtyas, menegaskan penambahan gerbong saja tidak cukup untuk menjawab tantangan pengguna kereta api ke depan. Misalnya saja, penambahan gerbong tanpa diiringi dengan peningkatan kapasitas listrik tentu akan mubazir. Untuk apa mengoperasikan gerbong, tetapi tidak dapat dijalankan secara optimal? “Tidak cukup hanya gerbong, tetapi juga prasarana lainnya harus disiapkan seperti ketersediaan pasokan listrik dari PLN, serta kebijakan lainnya yang membuat layanan KRL berkembang pesat,” katanya.
Read more...
 

KRL Belum Memuaskan

E-mail Print PDF
JAKARTA(SI) – Pelayanan Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta, Bogor,  Depok, Tangerang,dan Bekasi (Jabodetabek) masih belum memuaskan.

Salah satu keluhan terhadap layanan KRL adalah soal ketepatan waktu. Survei Institut Studi Transportasi (Instran) terhadap 367 responden menyebutkan pelayanan KRL Jabodetabek belum maksimal.Ada 12 indikator untuk menilai tingkat pelayanan KRL. Tiga indikator menunjukkan tingkat ketidakpuasan pelanggan di atas 10%. 

Keterlambatan KRL menjadi persoalan yang paling dikeluhkan, yakni sebanyak 294 orang atau 19,8%.Urutan kedua kepadatan penumpang (berjejal), yakni 272 orang atau 18,4%. Pada urutan ketiga, yakni keluhan KRL kotor sebanyak 172 orang atau 11,6%. Direktur Eksekutif Instran, Darmaningtyas mengatakan, hasil survei juga menyebutkan bahwa responden menilai yang paling bertanggung jawab atas persoalan KRL adalah PT Kereta Api (KA). 
Read more...
 

Diskusi Terbuka Untuk Peningkatan Pelayanan KRL Jabodetabek yg lebih Manusiawi

E-mail Print PDF

Kemarin jam 11:36

Tempat : Hotel Red Top, Jakarta.

Waktu : 18 Maret 2010

Diselenggarakan : INSTRAN (Institut Studi Transportasi)

 

Bukan sekedar karena tema besarnya "Peningkatan Pelayanan KRL Jabodetabek yg lebih Manusiawi" yg menarik perhatian & minat saya utk datang ke acara tsb. Tapi lebih karena dijanjikan oleh panitia bahwa dalam diskusi tersebut akan dihadirkan representasi hampir semua stake-holder KRL Jabodetabek.

Dalam benak saya, jika forum itu cukup representatif maka kita bisa meminta banyak klarifikasi kepada berbagai pihak yg berwenang dalam soal carut marut per-KRL-an kita ini. Dan memang terbukti cukup lengkap pihak2 yang hadir, mulai dari operator; PT. KAI, PT. KCJ dan pihak regulator; Dephub/Dirtjend KA, Bapenas sampai wakil anggota legislatif (sayang sekali yg datang wakilnya wakil rakyat). Sementara dari sisi pengguna, meski tidak terlalu banyak tapi cukup variatif, ada om Sutarji (busway mania/penulis/roker cilebut), ada om Taufan (wartawan Tempo/roker pasming), om Alfred (aktifis Seli/BTW/roker citayam), ibu Andi Rahmah (aktifis LSM Pelangi/roker pasming), om Ahmad (aktifis LSM), om Galuh (Maska/roker bogor), om Daryatmo (YLKI), lalu saya sendiri dan om Anthony Ladjar (roker Tangerang) sbg perwakilan KRL Mania.

Read more...
 

UNDANGAN ROUND TABLE DISCUSSION

E-mail Print PDF
Kepada yth rekan-rekan semua, 
Dengan ini kami beritahukan bahwa Institut Studi Transportasi (INSTRAN) telah mengadakan survey penumpang kereta api Jabodetabek dengan menyebarkan kuesioner kepada kurang lebih 350 responden. Hasilnya, bekerjasama dengan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), secara silang akan kami cocokan kembali dengan melakukan round table discussion dengan mereka yang mewakili penumpang KRL Jabodetabek dari masing-masing kelas. Kegiatan Round Table Discussion tersebut akan dilaksanakan pada : 
  
Hari/Tanggal : Kamis, 18 Maret 2010
Waktu : 14.00 WIB s.d Selesai (dimulai dengan makan siang)
Tempat : Hotel Red Top, Ruang Emeral B, Lt. 3
  JL.Pecenongan No.72, Jakarta Pusat  10120
 
Karena undangan terbatas (50 orang), bagi yang tertarik untuk mengikuti acara tersebut agar konfimasi ke saudara Izzul (0813-4499408) dan Nova (0856-2826085) atau 021-79197057.
 
 

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Halte Busway Koridor IX dan X Paling Empuk Dijarah

E-mail Print PDF
Sudah sejak dua tahun lalu suara publik menyerukan agar busway koridor IX dan X dioperasikan. Namun pihak Pemprov DKI Jakarta bergeming. Akibatnya kini terang benderang dapat disaksikan. Halte-halte pada jalur busway koridor IX dan X yang dibangun dengan duit rakyat itu terbengkalai. Bahkan terancam puso dan menjadi sasaran paling empuk untuk dijarah maling.

Read more...
 


Page 5 of 9
Banner

Gallery

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday156
mod_vvisit_counterYesterday193
mod_vvisit_counterThis week1523
mod_vvisit_counterThis month1021
mod_vvisit_counterAll65445
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.


Get the Flash Player to see this player.

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Poll

Which content do you need from this website?
 

Online Guest

We have 13 guests online