INSTITUT STUDI TRANSPORTASI

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home

Menjaga Konsistensi Kebijakan Transportsi

E-mail Print PDF
MENJAGA KONSISTENSI KEBIJAKAN TRANSPORTASI 
Oleh Darmaningtyas
Dimuat di Koran Investor Daily, 23 Oktober 2009

Pemerintah, dalam hal ini Departemen Perhubungan, tengah mengkaji perubahan Keputusan Menteri (KM) No 9 Tahun 2002 tentang Tarif Penumpang Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Kelas Ekonomi. Dapat dipastikan akan ada banyak pihak yang rugi bila revisi ini sampai dilakukan.
Revisi tersebut dimaksud­kan untuk mengakomo­dasi kagian Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) agar fuel sur­charge masuk ke dalam komponen tarif. KPPU menilai ada kartel oleh 13 maskapai dalam pengenaan fuel surcharge (Investor Daily, 10/10). Guna menghindari kartel tersebut, KPPU mengusulkan adanya kom­ponen fuel surcharge dalam penetap­an tarif pesawat.
Read more...
 

MAJU MUNDUR PEMBANGUNAN MRT

E-mail Print PDF
MAJU MUNDUR PEMBANGUNAN MRT
Oleh : Darmaningtyas
Ketua INSTRAN dan Bidang Advokasi MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia)
Dimuat di Koran Bisnis Indonesia, 16 Oktober 2009 
 
Rencana pembangunan moda transportasi mass rapit transit (MRT) di Jakarta terus mengalami penundaan dengan berbagai sebab. Salah satu sebab itu adalah munculnya gugatan dari Indonesia Procurement Watch (IPW) atau Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) terhadap hasil lelang pembuatan desain dasar proyek MRT yang dimenangkan oleh PT nippon Koei. LKPP menilai PT Nippon Koei telah melanggar ketentuan dalam dokumen pengadaan barang/jasa, karena berkirim surat kepada Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan dan Menteri Perhubungan Republik Indonesia yang (konon) isinya menyebutkan kelebihan yang dimiliki oleh PT Nippon Koei dan menjelekkan peserta lain. Surat itu dinilai dapat mempengaruhi keputusan panitia tender untuk memenangkannya. 
Read more...
 

Transjakarta Dinilai Buruk

E-mail Print PDF
Pelayanan transportasi massal bus Transjakarta dinilai masih buruk. Masih banyak persoalan yang hingga kini belum tertangani. Perlu penanganan segera untuk meningkatkan pelayanan. 

Peneliti dari Institut Studi Transportasi A Izzul Waro mengatakan, ada beberapa penilaian yang menunjukkan buruknya pelayanan bus Transjakarta di antaranya koridor IV hingga VII yang masih menggunakan sistem pertiketan manual. Menurut dia, kondisi ini dapat menimbulkan persoalan seperti tingkat kebocoran. ”Semestinya dua tahun kepemimpinan Foke (Fauzi Bowo) persoalan ini semakin berkurang,”kata Izzul kemarin. Selain itu, sulitnya melakukan monitoring juga karena petugas harus melakukan pemeriksaan manual terhadap karcis yang terjual dan yang dimasukkan ke dalam boks. Berbeda jika penjualan tiket menggunakan sistem elektronik. Petugas mudah melakukan penghitungan dan kontrol terhadap penjualan tiket. Dia mencontohkan tiket elektronik untuk Transjogja.Pengadaannya hanya menelan biaya yang relatif murah sekitar Rp1,2 miliar dan dikerjakan oleh tenaga ahli lokal. Menurut dia, tidak sulit bagi Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan itu karena memiliki potensi tersebut. ”Banyak manfaat yang bisa diambil jika penjualan tiket menggunakan teknologi,” jelasnya. Selain itu, belum selesainya persoalan negosiasi tarif untuk koridor IV hingga VII dengan konsorsium yang hingga kini karena menunggu keputusan dari Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menimbulkan persoalan tersendiri bagi Pemprov DKI Jakarta. Ini terkait perbedaan harga per kilometer yang harus dibayarkan pada konsorsium dengan hasil tender. 
Read more...
 

PRESS RELEASE

E-mail Print PDF
PRESS-CONFERENCE
DUA TAHUN JAKARTA DI BAWAH AHLINYA,
BUSWAY BERJALAN MUNDUR
Sekretariat KPBB, Gedung Ranuza Lt. 3 Jl. Timor No. 10 Menteng Jakarta

Kinerja pemerintahan Gubernur Fauzi Bowo dan Prijanto dalam dua tahun ini salah satunya dapat dilihat dari kondisi transportasi di Jakarta yang tidak memperlihatkan kemajuan, tapi justru kemunduran. Penilaian ini terutama bila dikaitkan dengan perkembangan pembangunan busway Transjakarta yang selama dua tahun ini justru terhenti sama sekali. Akibatnya, jangankan ekstensifikasi melalui penambahan koridor baru, koridor yang sudah terbangun dua tahun lalu pun belum dioperasikan. Di bawah ini ada beberapa daftar masalah yang seharusnya sudah beres dilakukan oleh Pemda DKI Jakarta, tapi nyatanya belum dibereskan.
Belum selesainya persoalan negosiasi tarif Koridor 4 – 7 dengan konsorsium. Perbedaan tarif tersebut sekarang masih ditangani BANI dan belum diputuskan. Selama belum ada keputusan dari BANI, maka belum dapat dikatakan selesai, sebab itu berarti masih tetap ada perbedaan harga perkilometer antara yang harus dibayarkan kepada konsorsium dengan hasil tender.  
Read more...
 

JALAN RUSAK MENYAMBUT LEBARAN

E-mail Print PDF
Oleh : DARMANINGTYAS
Dimuat di Koran Tempo, 20 Agustus 2009

Memasuki bulan Puasa adalah memasuki kesibukan bertransportasi, terutama menjelang dan setelah datangnya hari raya Idul Fitri atau yang lebih dikenal dengan libur Lebaran. Kesibukan libur Lebaran selalu menyita perhatian semua pihak karena volume bertransportasi pada saat itu akan mengalami lonjakan sangat tajam. Di sisi lain kondisi jalan nasional sering tidak mendukung karena banyak yang rusak. 
Kerusakan jalan nasional itu sudah lama dirasakan oleh warga, tapi belum pernah teratasi secara komprehensif. Penanganan terjadi secara sporadis dan pada waktu yang tidak tepat. Perbaikan kerusakan jalan di lintas timur Sumatra dan Pantai Utara (Pantura) Jawa misalnya, selalu terjadi menjelang hari raya Lebaran. Ini jelas tidak tepat karena kondisi jalan belum keras, sudah dilewati oleh kendaraan melebihi kapasitas, sehingga otomatis jalan menjadi tidak kuat, terlebih proses pembangunannya berjalan asal-asalan (asal dikerjakan, asal selesai, dan asal dapat dilalui selama Lebaran). 
Read more...
 


Page 8 of 9
Banner

Gallery

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday156
mod_vvisit_counterYesterday193
mod_vvisit_counterThis week1523
mod_vvisit_counterThis month1021
mod_vvisit_counterAll65445
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.


Get the Flash Player to see this player.

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Poll

Which content do you need from this website?
 

Online Guest

We have 13 guests online