Berhati-hatilah Jika Anda melintas dl Jembatan layang atau flyover (FO) Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi. Jakarta Selatan. Jika tidak waspada, dan serampangan membawa kendaraan. Jembatan layang lni bak Jebakan maut yang bisa menyebabkan nyawa melayang. Banyak pengguna kendaraan yang terkecoh dan terjebak begitu menuruni Jalan Jembatan layang ini. Awalnya terasa lebar, tapi begitu turunan Jalan Jadi sempit karena terpecah di pertigaan yang mengarah ke Latuharhary Menteng, hal tersebut dikemukakan oleh Firman (44), warga Jalan Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat, saat ditemui Warta Kota Selasa (2/3) pagi.
Flyover Rasuna Said yang mengarah dari Kuningan ke Imam Bonjol dibangun sekitar setahun lalu. Lajur Jalan di ruas lni ada empat, namun begitu memasuki ruas menurun dijembatan layang, empat lajur tersebut dipecah menjadi dua, satu lajur belokan tajam ke arah Latuharhari dan satu lagi lurus ke arah Menteng dan Imam Bonjol.Sebagai pembatas pertigaan Jalan turunan flyover dibangun taman berbetuk segitiga. Keberadaan taman lni yang diklaim warga sebagai penyempit ruas Jalan menjelang turunan flyover . Tak Jarang, pengendara yang baru sekali melewati flyover Rasuna Said sering terkecoh dengan penyempitan ruas Jalan tersebut. Selain itu, di pertigaan turunan flyover tidak ada sama sekali rambu lalu lintas. Dishub semestinya memasang rambu penunjuk arah atau rambu peringatan agar pengemudi mobil dan pengendara motor berhati-hati.
Setiap bulan, selalu terjadi kecelakaan tunggal yang dialami pengendara motor ataupun mobil. Tak Jarang Juga banyak penyeberang jalan tertabrak kendaraan yang melaju dari turunan flyover Rasuna Said. Hal ini disampaikan oleh rekan Firman, Tata (68), Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Johnson Simamora menjelaskan, dugaan sementara kecelakaan yang dialami Rio dkk karena out of control (lepas kendali)Para korban Juga tidak pakai sabuk pengaman dan membawa kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Untuk sementara kami masih menunggu hasil tes urine dan tes darah dua korban yang masih dirawat. Kami belum tahu apakah mereka mengkonsumsi narkoba atau tidak." ucap Johnson,
Sumber Berita: Warta Kota, 03/03/2010
| Comments |
|
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3

















