INSTRAN.org | NGO on Transport Issues

  • Indonesian
  • English
Banner

Puncak Arus Mudik Lebaran 2021 Diprediksi Hari Ini

INSTRAN.org - Kepolisian memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2021 bakal terjadi Selasa (11/5) hari ini atau Rabu (12/5) besok. Polri diketahui...

Mudik Lokal-Ziarah Ditiadakan

INSTRAN.org — Momen Lebaran di Jabodetabek tahun ini berbeda. Di tengah larangan mudik nonaglomerasi dan ancang-ancang warga piknik lintas wilayah,...

Masa Larangan Mudik, Jalan Tol Lebih Lengang

INSTRAN.org - Larangan mudik berlaku mulai dari 6 Mei 2021 sampai 17 Mei 2021. Selama masa pelarangan mudik, arus lalu lintas turun drastis. Namun,...

Mudik Lokal Dilarang, Ini Lokasi Penyekatan dan Pemeriksaan

INSTRAN.org - Pemerintah menyatakan untuk melarang mudik lokal di satu wilayah aglomerasi. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya...

Ribuan Kendaraan Gagal Meninggalkan Jakarta pada Hari Pertama Mudik

INSTRAN.org — Personel gabungan Operasi Ketupat di wilayah Jakarta Raya  memutarbalikkan 1.456 kendaraan pada hari pertama penyekatan mudik Lebaran...

  • Puncak Arus Mudik Lebaran 2021 Diprediksi Hari Ini

    Tuesday, 11 May 2021 13:19
  • Mudik Lokal-Ziarah Ditiadakan

    Tuesday, 11 May 2021 16:50
  • Masa Larangan Mudik, Jalan Tol Lebih Lengang

    Monday, 10 May 2021 10:52
  • Mudik Lokal Dilarang, Ini Lokasi Penyekatan dan Pemeriksaan

    Monday, 10 May 2021 10:14
  • Ribuan Kendaraan Gagal Meninggalkan Jakarta pada Hari Pertama Mudik

    Friday, 07 May 2021 16:00

Metropolitan

Mudik Lokal-Ziarah Ditiadakan
Tuesday, 11 May 2021
INSTRAN.org — Momen Lebaran di Jabodetabek tahun ini berbeda. Di tengah larangan mudik nonaglomerasi dan ancang-ancang warga piknik lintas wilayah, pemerintah daerah di wilayah Jabodetabek-Cianjur... Read more...
Puncak Arus Mudik Lebaran 2021 Diprediksi Hari Ini
Tuesday, 11 May 2021
INSTRAN.org - Kepolisian memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2021 bakal terjadi Selasa (11/5) hari ini atau Rabu (12/5) besok. Polri diketahui telah mendirikan 381 pos penyekatan untuk mencegah... Read more...
Masa Larangan Mudik, Jalan Tol Lebih Lengang
Monday, 10 May 2021
INSTRAN.org - Larangan mudik berlaku mulai dari 6 Mei 2021 sampai 17 Mei 2021. Selama masa pelarangan mudik, arus lalu lintas turun drastis. Namun, angkutan logistik tetap berjalan stabil. Read more...
Mudik Lokal Dilarang, Ini Lokasi Penyekatan dan Pemeriksaan
Monday, 10 May 2021
INSTRAN.org - Pemerintah menyatakan untuk melarang mudik lokal di satu wilayah aglomerasi. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyiapkan check point untuk memeriksa Surat Izin... Read more...
Ribuan Kendaraan Gagal Meninggalkan Jakarta pada Hari Pertama Mudik
Friday, 07 May 2021
INSTRAN.org — Personel gabungan Operasi Ketupat di wilayah Jakarta Raya  memutarbalikkan 1.456 kendaraan pada hari pertama penyekatan mudik Lebaran pada Kamis (6/5/2021) kemarin. Ini terjaring... Read more...
6–17 Mei Dilarang Mudik, Instran: Masyarakat Bisa Saja Mudik Sebelum atau Sesudahnya PDF Print E-mail
Thursday, 08 April 2021 10:45
INSTRAN.org - Pemerintah harus bersiap untuk mewaspadai dan mengantisipasi lonjakan penumpang yang menggunakan transportasi umum sebelum dan sesudah larangan mudik Lebaran yang ditetapkan pada 6–17 Mei 2021.

Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang mengatakan larangan mudik yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy bisa membuat masyarakat berasumsi hanya mengurangi pergerakan pada periode tersebut.

"Berarti selama 12 hari inilah masyarakat dilarang mudik lebaran. Jadi sebelum tanggal itu atau setelah tanggal tersebut bisa saja masyarakat mudik, artinya sama saja Covid-19 tetap bisa ikut mudik bila tanpa protokol kesehatan yang ketat," ujarnya, Rabu (7/4/2021).

Di sisi lain, pelarangan mudik tersebut, bagai duka nestapa bagi bisnis transportasi angkutan umum baik untuk moda angkutan darat, udara, laut dan perkeretaapian. Bagi operator angkutan umum hari lebaran dan tahun baru bisa diharapkan memanen penumpang.

Menurutnya, sesuai dengan laporan Organisasi Angkutan Darat (Organda), imbas pandemi pada 2020 membuat operator merugi hingga Rp15,9 triliun tiap bulan. Angkutan umum darat memang paling banyak merugi karena kalah bersaing dengan kendaraan pribadi dan angkutan pelat hitam sebagai akibat berhasilnya pembangunan jalan tol.

"Jadi sebaiknya memang pada 2021 ini mudik khusus menggunakan angkutan umum diizinkan tetapi prokes tetap dilakukan secara super ketat dan adanya sanksi tegas bila ada pelanggaran prosedur kesehatan," imbunya

Menurutnya kondisi tahun ini berbeda dibandingkan dengan kondisi pada 2020 lalu. Kala itu, sebutnya, mudik memang layak dilarang karena semua pihak belum siap menerima kondisi pandemi Covid-19.

Namun Deddy berpendapat saat ini semua pihak telah siap menerima kebiasaan baru menghindari Covid-19. Saat ini petugas pelayanan umum termasuk petugas frontliner di sektor transportasi telah divaksinasi.

Tak hanya itu, deteksi menggunakan angkutan umum juga lebih baik daripada tahun lalu yang hanya diwajibkan rapid test antibodi yang kurang akurasinya. Sementara sekarang untuk tes wajib minimal menggunakan rapid test antigen dan gnose yang akurasinya jauh lebih tepat daripada rapid antibodi.

Lebih Terjamin
Jadi, tekannya, mudik menggunakan angkutan umum massal jauh lebih terjamin prosedur kesehatan bagi penggunanya karena penumpang diwajibkan rapid test antigen atau GeNose. Bahkan kapasitas sarana transportasinya dapat ditingkatkan sampai 100 persen pun tidak bermasalah sebab masa berlaku GeNose dan rapid antigen masing - masing berdurasi 1–3 hari perjalanan dengan penumpang yang hasilnya non-reaktif Covid-19.

"Justru mudik yang menggunakan kendaraan pribadi baik mobil dan sepeda motor tidak terjamin kesehatannya dan tidak terpantau pelacakannya sehingga dapat menyebarkan Covid-19 sesuai destinasinya karena tidak ada kewajiban test antigen atau GeNose," imbuhnya.

Dia yakin mudik dengan menggunakan angkutan umum massal yang mewajibkan tes antigen atau GeNose jauh lebih terjamin prokes nya dan dapat terpantau dengan dimilikinya data-data penumpang di operator angkutan umum.


Sumber : HarianJogja.com, 7 April 2021

https://news.harianjogja.com/read/2021/04/07/500/1068338/617-mei-dilarang-mudik-instran-masyarakat-bisa-saja-mudik-sebelum-atau-sesudahnya

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine
 

Has been published

Banner
Writer : Darmaningtyas Thickness : xxi+344 pages Publisher : INSTRAN-Pustaka Yashiba Price : USD 10 Postal purchased please call: Izzul Waro, +6221-79197057-info@instran.org

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1123
mod_vvisit_counterYesterday2532
mod_vvisit_counterThis week9768
mod_vvisit_counterThis month25418
mod_vvisit_counterAll7580566
Terima kasih atas kunjungannya

This page require Adobe Flash 9.0 (or higher) plug in.

Download Buku

 

 

 

 

 

 

 

Download

 

 

 

 

 

 

 

Download