Truk Tabrak Bus di Afsel, 29 Tewas, 8 Kritis, dan 12 Terluka Print

INSTRAN.org— Sebuah kecelakaan lalu lintas di Afrika Selatan, Senin (11/11/2013), menewaskan puluhan orang dan melukai puluhan yang lain. Kecelakaan, ujar juru bicara pemerintah, terjadi di salah satu "jalur maut" yang sudah terkenal.


"Jumlah (korban tewas) sekarang 29, " kata Juru Bicara Departemen Keselamatan Provinsi Mpumalanga, Joseph Mabuza, Senin. Sebelumnya, informasi awal menyebutkan kecelakaan memakan 26 korban jiwa.

Insiden mematikan ini bermula dari tabrakan antara bus dan truk di dekat kota Kwaggafontein, sekitar 100 kilometer di timur ibu kota Afrika Selatan, Pretoria. Tiga korban yang sebelumnya mengalami cedera berat, meninggal di rumah sakit. Saat ini, 8 orang masih kritis dan 12 orang lain luka ringan.

Kecelakaan terjadi ketika bus dalam perjalanan dari Pretoria. "Lokasi tabrakan bus dengan truk adalah di jalur yang membelok," kata Mabuza. Menurut dia, sopir truk berusaha menghindari mobil yang berhenti dengan membanting kemudi ke kanan, tetapi langsung disambut bus yang melaju dari arah berlawanan.

Mabuza belum dapat memastikan apakah sopir truk maupun bus selamat dari kecelakaan itu. Para korban luka dibawa ke rumah sakit di dekat KwaMhlanga. Perusahaan yang mengoperasikan bus itu pun tak segera dipublikasikan.

Lokasi kecelakaan dikenal sebagai Jalan Moloto, merupakan salah satu jalan terpanjang di kota itu, sekaligus merupakan "jalur maut" karena kerap terjadi kecelakaan di sana. Setiap hari sekitar 50.000 orang bepergian dan melintasi ruas sempit dan berlubang itu, menggunakan bus rute 635.

Di kawasan tersebut, angkutan umum sering kedapatan kelebihan muatan dengan sopir tak cakap yang punya kecenderungan mengemudi dengan kecepatan tinggi. Bulan lalu, kecelakaan di ruas jalan yang sama menyebabkan 18 orang terluka, dengan deretan kecelakaan lain tercatat.

Tahun lalu, pemimpin keagamaan setempat sampai menggelar layanan doa untuk keselamatan jalan tersebut. Sebuah stasiun radio bahkan sampai membuat program siaran khusus yang mengangkat kerawanan jalan tersebut, dengan seorang menteri menyatakan komitmennya untuk memperbaiki ruas itu.

Kecelakaan dengan korban jiwa banyak masih sering terjadi di Afrika Selatan. Pada September 2013, misalnya, sebuah truk dengan muatan berat menabrak keramaian lalu lintas dan menewaskan 27 orang. Lalu, pada Maret 2013, sebuah bus tingkat menabrak bus di dekat Cape Town menewaskan 24 orang.

 

Sumber berita: kompas.com, 12 November 2013

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine