Pesawat Meksiko Jatuh di Laut Florida, 2 Orang Masih Hilang Print

INSTRAN.org — Penjaga Pantai Amerika Serikat menangguhkan pencarian dua orang hilang dari pesawat Meksiko yang jatuh ke Samudra Atlantik, di lepas pantai Florida, Selasa (19/11/2013).


Dalam konferensi pers di Dania Beach dengan Coast Guard dan konsulat Meksiko, Kamis (21/11/2013), Komandan Pasukan Penjaga Pantai Amerika, Letnan Cmdr Gabe Somma, mengatakan, jajarannya akan membantu Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) menyelidiki insiden ini, tetapi tak akan lagi mencari korban yang hilang.

"Tak ada tanda-tanda korban selamat," kata Somma. Menurut dia, bertahan hidup di lautan dalam kondisi cuaca saat ini pun tak mungkin. Pencarian yang dilakukan selama dua hari telah mencakup area seluas lebih dari 6.400 kilometer persegi.

Pesawat jet itu jatuh pada Selasa malam saat pilot mencoba membawa pesawat kembali ke Bandara Internasional Lauderdale, Hollywood. Dua pilot, satu dokter, dan satu perawat ada di dalam pesawat. Pesawat Learjet 35 itu jatuh sekitar 1,6 kilometer dari lepas pantai Florida.

Para kru sebelumnya telah menurunkan pasien mereka di Florida. Pesawat dalam perjalanan pulang ke Cozumel, Meksiko, ketika pilot melaporkan kegagalan mesin.

Pada Selasa malam, dua jasad sudah ditemukan dari reruntuhan. Pasukan penjaga pantai berkomitmen membantu otoritas keselamatan transportasi menyelidiki insiden ini. Penyelidikan mencakup pengangkutan lebih dari setengah ton puing pesawat.

Penyidik NTSB Brian Rayner mengatakan belum dapat memastikan penyebab jatuhnya pesawat. Dari puing yang terkumpul tak terlihat ada bekas api, dan semua puing konsisten dengan dampak benturan ke permukaan air.

Reruntuhan mesin tak bisa dikumpulkan sejauh ini, demikian pula rekaman suara dari dalam kokpit. Para penyidik belum dapat memastikan apakah pesawat itu dilengkapi dengan kotak hitam yang merekam pembicaraan kru selama penerbangan. "Pada tahap penyelidikan ini, semua fokus pada pengumpulan bukti," kata Rayner.

Departemen Perhubungan Meksiko mengidentifikasi pilot pesawat naas itu sebagai Jose Hiram Galvan de la O dan Josue Buendia Moreno. Sementara itu, penumpang mereka adalah Fernando Senties Nieto dan Mariana Gonzalez Isunza. Belum diumumkan jasad siapa yang sudah ditemukan dan siapa yang masih hilang.

Perusahaan pengelola pesawat transportasi medis ini mengatakan, pasien yang mereka jemput berasal dari Kosta Rika. Francisco de la Lama, Wakil Konsul Jenderal Meksiko di Miami, mengatakan, anggota keluarga dari keempat korban telah datang ke Florida Selatan. "Seperti yang dapat Anda bayangkan, mereka sangat terpukul," kata dia.

Otoritas penerbangan Amerika (FAA) pada Juni 2013 telah memperingatkan adanya potensi masalah pada pesawat Learjet 35. Pekerja pemeliharaan menemukan retakan di kolom kontrol pesawat Learjet 35A (C-21A). Dari lima pesawat yang diperiksa, semuanya memiliki celah di kolom yang melekat dengan lantai. Peringatan ini dianggap tak berbahaya sampai ada arahan lebih lanjut.

Sumber berita: kompas.com, 22 November 2013

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine